<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Penumpang KRL Bogor-Jakarta Positif Covid-19</title><description>Sebanyak tiga penumpang KRL Commuter Line yang menjalani swab test massal di Stasiun Bogor beberapa waktu dinyatakan positif covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19"/><item><title>3 Penumpang KRL Bogor-Jakarta Positif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19-alK0DwipYs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/338/2208642/3-penumpang-krl-bogor-jakarta-positif-covid-19-alK0DwipYs.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>BOGOR - Sebanyak tiga penumpang KRL Commuter Line yang menjalani swab test massal di Stasiun Bogor beberapa waktu dinyatakan positif covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melalui postingan di akun Instagram pribadinya Minggu (3/5/2020) malam.
&quot;Baru saja mendapatkan kabar tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta dinyatakan positif Covid-19. Transportasi publik dan kerumunan jadi pusat penyebaran virus dari Orang Tanpa Gejala&quot; tulis Bima.
&quot;Pemkot akan lebih ketat kawal PSBB dan meminta Kementerian Perhubungan mengevaluasi kebijakan operasional kereta api,&quot; sambung tulisannya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat bersama Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, PT KAI menggelar swab test massal di Stasiun Bogor, Kota Bogor pada Senin 27 April 2020 lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;DKI Susun Regulasi Pembatasan Orang Datang ke Ibu Kota Setelah Lebaran
Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Jawa Barat Iskandar mengatakan swab tes massal yang diikuti 350 orang ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran virus corona dalam angkutan KRL.
&quot;Hari ini swab test massal 350 orang. Kita harapkan tes ini dapat menggambarkan kondisi penumpag KRL yang ada,&quot; kata Iskandar, kepada wartawan. (kha)
Menurutnya, hal ini sangat diperlukan untuk mengingat tingkat resiko penyebaran virus corona dalam moda transportasi KRL Commuter cukup tinggi baik terhadap penumpang maupun petugas.
&quot;Kalau ada yang positif kami lakukan penanganan lebih lanjut, karena pemetaan KRL ini sangat diperlukan. Hasilnya akan keluar dalam 3-4 hari ke depan dari Labkesda Jawa Barat,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>BOGOR - Sebanyak tiga penumpang KRL Commuter Line yang menjalani swab test massal di Stasiun Bogor beberapa waktu dinyatakan positif covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto melalui postingan di akun Instagram pribadinya Minggu (3/5/2020) malam.
&quot;Baru saja mendapatkan kabar tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta dinyatakan positif Covid-19. Transportasi publik dan kerumunan jadi pusat penyebaran virus dari Orang Tanpa Gejala&quot; tulis Bima.
&quot;Pemkot akan lebih ketat kawal PSBB dan meminta Kementerian Perhubungan mengevaluasi kebijakan operasional kereta api,&quot; sambung tulisannya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat bersama Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, PT KAI menggelar swab test massal di Stasiun Bogor, Kota Bogor pada Senin 27 April 2020 lalu.
Baca Juga:&amp;nbsp;DKI Susun Regulasi Pembatasan Orang Datang ke Ibu Kota Setelah Lebaran
Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Jawa Barat Iskandar mengatakan swab tes massal yang diikuti 350 orang ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran virus corona dalam angkutan KRL.
&quot;Hari ini swab test massal 350 orang. Kita harapkan tes ini dapat menggambarkan kondisi penumpag KRL yang ada,&quot; kata Iskandar, kepada wartawan. (kha)
Menurutnya, hal ini sangat diperlukan untuk mengingat tingkat resiko penyebaran virus corona dalam moda transportasi KRL Commuter cukup tinggi baik terhadap penumpang maupun petugas.
&quot;Kalau ada yang positif kami lakukan penanganan lebih lanjut, karena pemetaan KRL ini sangat diperlukan. Hasilnya akan keluar dalam 3-4 hari ke depan dari Labkesda Jawa Barat,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
