<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Razia Masker di Pasar Gede Solo, Banyak Pedagang &amp; Pembeli Tidak Menggunakannya</title><description>Banyak pedagang dan pembeli di Pasar Gede Kota Solo tidak mengenakan masker di tengah pandemi corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-pembeli-tidak-menggunakannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-pembeli-tidak-menggunakannya"/><item><title>Razia Masker di Pasar Gede Solo, Banyak Pedagang &amp; Pembeli Tidak Menggunakannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-pembeli-tidak-menggunakannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-pembeli-tidak-menggunakannya</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-dan-pembeli-tidak-menggunakannya-kiuaNmAuyJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Razia masker di Pasar Gede Solo. (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/512/2208864/razia-masker-di-pasar-gede-solo-banyak-pedagang-dan-pembeli-tidak-menggunakannya-kiuaNmAuyJ.jpg</image><title>Razia masker di Pasar Gede Solo. (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Razia penggunaan masker digelar Dinas Perdagangan di Pasar Gede, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah. Sambil membawa papan imbauan menggunakan masker, petugas blusukan menyisir setiap sudut Pasar Gede. Mereka mencari para pedagang maupun pembeli yang belum mengenakan masker.
Kepala Dinas Perdagangan Heru Sunardi mengatakan razia masker di pasar tradisional terbesar di Kota Solo ini dilakukan sebagai upaya Pemkot untuk memutus persebaran corona virus disease (covid-19), khususnya di tempat-tempat perdagangan yang banyak terjadi interaksi.

&quot;Operasi penyisiran masker di pasar tradisional ini sebagai upaya memutus mata rantai persebaran virus corona,&quot; papar Heru di lokasi kegiatan, Senin (4/5/2020).
Upaya lain yang dilakukan Dinas Perdagangan dalam membantu Pemkot Solo mencegah persebaran virus corona adalah dengan memberikan 44 ribu masker bagi para pedagang di pasar tradisional yang ada di Solo, termasuk membebaskan retribusi selama 4 bulan.
&quot;Sudah membagikan 44 ribu masker kepada para pedagang di pasar tradisional di Kota Solo,&quot; jelasnya.
Bila nantinya masih saja ada pedagang yang belum mengenakan masker, maka sanksi tegas akan dijatuhkan. Bagi pedagang diminta keluar pasar untuk mencari dan memakai masker.
&quot;Sedangkan untuk pembeli sanksi yang akan dijatuhkan yaitu tidak diizinkan masuk pasar,&quot; terangnya.



Ia menambahkan, hasil razia masker di pasar yang sudah memasuki hari kedua ini ditemukan masih banyak pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker. Kesadaran mereka untuk melindungi diri dirasa masih sangat kurang.
&quot;Hasil razia selama dua hari di 10 pasar tradisional masih saja ada pengunjung yang tidak pakai masker,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Razia penggunaan masker digelar Dinas Perdagangan di Pasar Gede, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah. Sambil membawa papan imbauan menggunakan masker, petugas blusukan menyisir setiap sudut Pasar Gede. Mereka mencari para pedagang maupun pembeli yang belum mengenakan masker.
Kepala Dinas Perdagangan Heru Sunardi mengatakan razia masker di pasar tradisional terbesar di Kota Solo ini dilakukan sebagai upaya Pemkot untuk memutus persebaran corona virus disease (covid-19), khususnya di tempat-tempat perdagangan yang banyak terjadi interaksi.

&quot;Operasi penyisiran masker di pasar tradisional ini sebagai upaya memutus mata rantai persebaran virus corona,&quot; papar Heru di lokasi kegiatan, Senin (4/5/2020).
Upaya lain yang dilakukan Dinas Perdagangan dalam membantu Pemkot Solo mencegah persebaran virus corona adalah dengan memberikan 44 ribu masker bagi para pedagang di pasar tradisional yang ada di Solo, termasuk membebaskan retribusi selama 4 bulan.
&quot;Sudah membagikan 44 ribu masker kepada para pedagang di pasar tradisional di Kota Solo,&quot; jelasnya.
Bila nantinya masih saja ada pedagang yang belum mengenakan masker, maka sanksi tegas akan dijatuhkan. Bagi pedagang diminta keluar pasar untuk mencari dan memakai masker.
&quot;Sedangkan untuk pembeli sanksi yang akan dijatuhkan yaitu tidak diizinkan masuk pasar,&quot; terangnya.



Ia menambahkan, hasil razia masker di pasar yang sudah memasuki hari kedua ini ditemukan masih banyak pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker. Kesadaran mereka untuk melindungi diri dirasa masih sangat kurang.
&quot;Hasil razia selama dua hari di 10 pasar tradisional masih saja ada pengunjung yang tidak pakai masker,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
