<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Terlilit Utang, Tukang Sate Nekat Merampok   </title><description>Seorang wanita penjual sate keliling nekat merampok dengan menyekap korbannya menggunakan kain sprei.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok"/><item><title>Gara-Gara Terlilit Utang, Tukang Sate Nekat Merampok   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2020 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi KR Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok-pCa7sGRwoN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/04/512/2208870/gara-gara-terlilit-utang-tukang-sate-nekat-merampok-pCa7sGRwoN.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
KLATEN - Seorang wanita penjual sate keliling nekat merampok dengan menyekap korbannya menggunakan kain sprei. Pelaku mengaku kalap karena bingung terlilit utang yang harus segera dilunasinya.

Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rythas Hasibuan didampingi Kasubag Humas Iptu Nahrowi mengemukakan, pelaku Sum (43) mengontrak rumah di Mojo Wetan Tegalrejo Sawit Boyolali. Sedangkan korban yakni Dewi Kusumo (40) tinggal di Sidowayah Polanharjo Klaten.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat berjualan di tempat kejadian. Dua hari kemudian, pelaku melihat pintu rumah korban terbuka dan korban sedang mengambil air wudhu.

Pelaku langsung masuk menyelinap ke kamar korban dan bersembunyi di kolong tempat tidur. Saat korban masuk, pelaku langsung menyekap korban menggunakan kain sprei.

Selanjutnya, pelaku mempreteli perhiasan berupa gelang dan kalung yang dikenakan korban. Selain itu, pelaku juga mengambil uang tunai Rp 1 juta dalam dompet korban yang ditaruh diatas lemari. Kejahatan itu terungkap, sekitar pukul 06.00, saat warga melihat pintu rumah korban masih tertutup, padahal biasanya sudah terbuka.

Selanjutnya warga melakukan pengecekan, dan mendapati pintu rumah korban bagian samping sudah terbuka. Warga segera masuk ke dalam, melihat korban dalam keadaan telentang di lantai disekap dengan menggunakan kain sprei.</description><content:encoded>
KLATEN - Seorang wanita penjual sate keliling nekat merampok dengan menyekap korbannya menggunakan kain sprei. Pelaku mengaku kalap karena bingung terlilit utang yang harus segera dilunasinya.

Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rythas Hasibuan didampingi Kasubag Humas Iptu Nahrowi mengemukakan, pelaku Sum (43) mengontrak rumah di Mojo Wetan Tegalrejo Sawit Boyolali. Sedangkan korban yakni Dewi Kusumo (40) tinggal di Sidowayah Polanharjo Klaten.

Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat berjualan di tempat kejadian. Dua hari kemudian, pelaku melihat pintu rumah korban terbuka dan korban sedang mengambil air wudhu.

Pelaku langsung masuk menyelinap ke kamar korban dan bersembunyi di kolong tempat tidur. Saat korban masuk, pelaku langsung menyekap korban menggunakan kain sprei.

Selanjutnya, pelaku mempreteli perhiasan berupa gelang dan kalung yang dikenakan korban. Selain itu, pelaku juga mengambil uang tunai Rp 1 juta dalam dompet korban yang ditaruh diatas lemari. Kejahatan itu terungkap, sekitar pukul 06.00, saat warga melihat pintu rumah korban masih tertutup, padahal biasanya sudah terbuka.

Selanjutnya warga melakukan pengecekan, dan mendapati pintu rumah korban bagian samping sudah terbuka. Warga segera masuk ke dalam, melihat korban dalam keadaan telentang di lantai disekap dengan menggunakan kain sprei.</content:encoded></item></channel></rss>
