<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Positif Covid-19, Kemenhub : KRL Tetap Beroperasi dengan Pembatasan Penumpang</title><description>KRL tetap boleh beroperasi, dengan pembatasan penumpang yang ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang"/><item><title>3 Positif Covid-19, Kemenhub : KRL Tetap Beroperasi dengan Pembatasan Penumpang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang-O1NUnxqgxF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang KRL. (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/337/2209353/3-positif-covid-19-kemenhub-krl-tetap-beroperasi-dengan-pembatasan-penumpang-O1NUnxqgxF.jpg</image><title>Penumpang KRL. (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menyatakan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek tetap beroperasi, meski ada ditemukannya 3 penumpang KRL perjalanan Jakarta-Bogor positif virus corona atau Covid-19. Hal tersebut karena  moda transportasi massal itu masih dibutuhkan masyarakat dalam beraktivitas.
&quot;KRL tetap boleh beroperasi, namun dengan pembatasan penumpang yang ketat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya membantu masyarakat pengguna KRL untuk tidak terpapar Covid-19 dan juga membantu mereka untuk tidak terkapar secara ekonomi,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).
Ia mengaku, pihaknya telah menerbitkan Permenhub No 18/2020 untuk mengatur penumpang di dalam KRL maupun stasiun. Selain itu, mewajibkan PT KCI untuk melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
&quot;Akan diketatkan maksimal per gerbong  60 penumpang,&quot; ujarnya.
Ia menyebut telah melakukan segala upaya untuk mencegah penumpang tidak terpapar Covid-19.

&quot;Perlu dipahami bahwa  penularan Covid-19 bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di di KRL,&quot; katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengevaluasi kebijakan operasional KRL usai ditemukannya tiga penumpang moda transportasi tersebut positif corona (Covid-19).



PT KCI menggelar tes swab massal dengan 325 penumpang secara acak pada 27 Maret 2020. Hasilnya, tiga penumpang dinyatakan positif Covid-19.
&quot;Baru saja mendapatkan kabar bahwa tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta dinyatakan positif Covid-19,&quot; kata Bima Arya melalui akun Instagram pribadinya, Minggu 3 Mei malam.
Bima Arya yang juga penyintas Covid-19 itu menilai, saat ini transportasi publik dan kerumunan orang menjadi pusat penyebaran corona.

Baca Juga : 3 Penumpang KRL Positif Corona, Ridwan Kamil: PSBB Bisa Gagal

&quot;Transportasi publik dan kerumunan jadi pusat penyebaran virus dari orang tanpa gejala,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Wawalkot Bogor: Penumpang KRL Positif Corona 2 Warga Jakarta dan 1 Bandung Barat

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati menyatakan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek tetap beroperasi, meski ada ditemukannya 3 penumpang KRL perjalanan Jakarta-Bogor positif virus corona atau Covid-19. Hal tersebut karena  moda transportasi massal itu masih dibutuhkan masyarakat dalam beraktivitas.
&quot;KRL tetap boleh beroperasi, namun dengan pembatasan penumpang yang ketat. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berupaya membantu masyarakat pengguna KRL untuk tidak terpapar Covid-19 dan juga membantu mereka untuk tidak terkapar secara ekonomi,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/5/2020).
Ia mengaku, pihaknya telah menerbitkan Permenhub No 18/2020 untuk mengatur penumpang di dalam KRL maupun stasiun. Selain itu, mewajibkan PT KCI untuk melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
&quot;Akan diketatkan maksimal per gerbong  60 penumpang,&quot; ujarnya.
Ia menyebut telah melakukan segala upaya untuk mencegah penumpang tidak terpapar Covid-19.

&quot;Perlu dipahami bahwa  penularan Covid-19 bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di di KRL,&quot; katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengevaluasi kebijakan operasional KRL usai ditemukannya tiga penumpang moda transportasi tersebut positif corona (Covid-19).



PT KCI menggelar tes swab massal dengan 325 penumpang secara acak pada 27 Maret 2020. Hasilnya, tiga penumpang dinyatakan positif Covid-19.
&quot;Baru saja mendapatkan kabar bahwa tiga penumpang KRL Bogor-Jakarta dinyatakan positif Covid-19,&quot; kata Bima Arya melalui akun Instagram pribadinya, Minggu 3 Mei malam.
Bima Arya yang juga penyintas Covid-19 itu menilai, saat ini transportasi publik dan kerumunan orang menjadi pusat penyebaran corona.

Baca Juga : 3 Penumpang KRL Positif Corona, Ridwan Kamil: PSBB Bisa Gagal

&quot;Transportasi publik dan kerumunan jadi pusat penyebaran virus dari orang tanpa gejala,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Wawalkot Bogor: Penumpang KRL Positif Corona 2 Warga Jakarta dan 1 Bandung Barat

</content:encoded></item></channel></rss>
