<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Ditutup Imbas Corona, Pedagang Gelar Dagangan di Teras Rumah</title><description>Salah seorang pedagang mengaku terpaksa menggelar dagangannya di teras rumah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah"/><item><title>Pasar Ditutup Imbas Corona, Pedagang Gelar Dagangan di Teras Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 09:33 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah-FYE7TbnhdC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pedagang gelar dagangannya di teras rumah karena pasar tradisional ditutup imbas corona. (Foto : Okezone.com/Nanang Fahrurozi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/340/2209288/pasar-ditutup-imbas-corona-pedagang-gelar-dagangan-di-teras-rumah-FYE7TbnhdC.jpg</image><title>Pedagang gelar dagangannya di teras rumah karena pasar tradisional ditutup imbas corona. (Foto : Okezone.com/Nanang Fahrurozi)</title></images><description>MERANGIN &amp;ndash; Para pedagang pasar tradisional di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, menggelar dagangannya di teras rumah. Hal itu lantaran ditutupnya pasar tradisonal guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Usai pasar tradisional ditutup pemerintah desa, ratusan pedagang pun menggelar dagangannya di teras-teras rumah yang berada di pinggir jalan.

Penutupan pasar oleh pemerintah desa ini bukan tak beralasan. Itu karena sebagian besar pedagang berasal dari luar kecamatan hingga pemerintah terpaksa menutup aktivitas pasar karena sudah ada warga Merangin yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Salah satu pedagang ikan asal Bangko, Siman mengatakan, ia tetap berdagang karena tuntutan ekonomi.

&quot;Ya bagaimana lagi karena ini semua tuntutan hidup. Kalau tidak jualan, kita dapat penghasilan dari mana? Disuruh di rumah, tapi tidak ada bantuan dari pemerintah,&quot; kata Siman, Selasa (5/5/2020).

Sementara itu, salah satu warga, Siti mengaku saat berbelanja membeli kebutuhan pokok hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga : Satu Keluarga di Kobar Positif Covid-19, Termasuk Balita 1 Tahun

&quot;Kami belanja untuk satu hingga tiga hari. Ya kalau pasar ditutup kita makan apa, sudah penghasilan tidak ada ini pasar ditutup, sementara pemerintah tidak ada memberikan bantuan terutama sembako. Kita kan setiap hari perlu makan,&quot; tutur Siti.

Baca Juga : Pasutri di Malang Positif Corona, Semua Tetangga 1 RT Diisolasi

</description><content:encoded>MERANGIN &amp;ndash; Para pedagang pasar tradisional di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, menggelar dagangannya di teras rumah. Hal itu lantaran ditutupnya pasar tradisonal guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Usai pasar tradisional ditutup pemerintah desa, ratusan pedagang pun menggelar dagangannya di teras-teras rumah yang berada di pinggir jalan.

Penutupan pasar oleh pemerintah desa ini bukan tak beralasan. Itu karena sebagian besar pedagang berasal dari luar kecamatan hingga pemerintah terpaksa menutup aktivitas pasar karena sudah ada warga Merangin yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Salah satu pedagang ikan asal Bangko, Siman mengatakan, ia tetap berdagang karena tuntutan ekonomi.

&quot;Ya bagaimana lagi karena ini semua tuntutan hidup. Kalau tidak jualan, kita dapat penghasilan dari mana? Disuruh di rumah, tapi tidak ada bantuan dari pemerintah,&quot; kata Siman, Selasa (5/5/2020).

Sementara itu, salah satu warga, Siti mengaku saat berbelanja membeli kebutuhan pokok hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga : Satu Keluarga di Kobar Positif Covid-19, Termasuk Balita 1 Tahun

&quot;Kami belanja untuk satu hingga tiga hari. Ya kalau pasar ditutup kita makan apa, sudah penghasilan tidak ada ini pasar ditutup, sementara pemerintah tidak ada memberikan bantuan terutama sembako. Kita kan setiap hari perlu makan,&quot; tutur Siti.

Baca Juga : Pasutri di Malang Positif Corona, Semua Tetangga 1 RT Diisolasi

</content:encoded></item></channel></rss>
