<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Belasan Warga Tanah Datar Dikarantina</title><description>Sebanyak 13 warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat sejak Senin 4 Mei 2020 malam lalu menjalani karantina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina"/><item><title>Kontak dengan Pasien Positif Covid-19, Belasan Warga Tanah Datar Dikarantina</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2020 22:25 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Singgalang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina-7wA3AOu17f.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/05/340/2209738/kontak-dengan-pasien-positif-covid-19-belasan-warga-tanah-datar-dikarantina-7wA3AOu17f.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>TANAH DATAR &amp;ndash; Sebanyak 13 warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat sejak Senin 4 Mei 2020 malam lalu menjalani karantina di Islamic Center, Pagaruyuang. Mereka berasal dari berbagai nagari dan terpantau memiliki kontak dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
&quot;Kita melakukan tracing terhadap pihak-pihak yang melakukan kontak dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Guna memutus mata rantai penularan, kita lakukan isolasi dulu,&quot;&amp;rsquo; ujar Sekda Kabupaten Tanah Datar, Irwandi mengutip dari Harian Singgalang, Selasa (5/5/2020).
Menurutnya, setelah dibenahi sesuai ketentuan, Islamic Center yang berada di komplek perkantoran bupati itu cukup representatif, terutama untuk melakukan hal-hal terkait dengan proses isolasi warga.
Setelah dibenahi Dinas PUPR, ujar Irwandi, kini gedung Islamic Center sudah memiliki 27 kamar isolasi, sebanyak 15 kamar di lantai dua dan 12 kamar di lantai satu. Ruang karantina juga terdiri dari beberapa blok yang masing-masingnya memiliki jumlah kamar bervariasi.
&quot;Setiap kamar diisi satu pasien. Di dalamnya ada fasilitas tempat tidur, penyejuk ruangan, televisi, tong sampah, jemuran kain, kursi, meja, dan mobiler lainnya. Kita juga menyiapkan delapan unit kamar mandi dan enam buah toilet,&quot; tuturnya.

Sebanyak 13 orang penghuni pertama gedung karantina itu sudah memasuki kamar masing-masing usai salat magrib. Mereka berasal dari Panyalaian, Batipuah, dan Sungayang.
Penyebaran terhadap 13 orang yang dikarantina itu, menurut Juru Bicara Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tanah Datar, Roza Mardiah, berasal dari pasangan suami istri (pasutri) di Nagari Panyalaian yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara satu orang dari Sungayang yang turut diisolasi adalah yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang dimakamkan di Sungayang beberapa waktu lalu.
&quot;Selama dikarantina akan diambil sampel swab mereka guna diuji di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand. Mereka yang menjalani karantina ini masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Jadi akan dilakukan dua kali tes swab,&quot; ujar Roza.</description><content:encoded>TANAH DATAR &amp;ndash; Sebanyak 13 warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat sejak Senin 4 Mei 2020 malam lalu menjalani karantina di Islamic Center, Pagaruyuang. Mereka berasal dari berbagai nagari dan terpantau memiliki kontak dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
&quot;Kita melakukan tracing terhadap pihak-pihak yang melakukan kontak dekat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Guna memutus mata rantai penularan, kita lakukan isolasi dulu,&quot;&amp;rsquo; ujar Sekda Kabupaten Tanah Datar, Irwandi mengutip dari Harian Singgalang, Selasa (5/5/2020).
Menurutnya, setelah dibenahi sesuai ketentuan, Islamic Center yang berada di komplek perkantoran bupati itu cukup representatif, terutama untuk melakukan hal-hal terkait dengan proses isolasi warga.
Setelah dibenahi Dinas PUPR, ujar Irwandi, kini gedung Islamic Center sudah memiliki 27 kamar isolasi, sebanyak 15 kamar di lantai dua dan 12 kamar di lantai satu. Ruang karantina juga terdiri dari beberapa blok yang masing-masingnya memiliki jumlah kamar bervariasi.
&quot;Setiap kamar diisi satu pasien. Di dalamnya ada fasilitas tempat tidur, penyejuk ruangan, televisi, tong sampah, jemuran kain, kursi, meja, dan mobiler lainnya. Kita juga menyiapkan delapan unit kamar mandi dan enam buah toilet,&quot; tuturnya.

Sebanyak 13 orang penghuni pertama gedung karantina itu sudah memasuki kamar masing-masing usai salat magrib. Mereka berasal dari Panyalaian, Batipuah, dan Sungayang.
Penyebaran terhadap 13 orang yang dikarantina itu, menurut Juru Bicara Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tanah Datar, Roza Mardiah, berasal dari pasangan suami istri (pasutri) di Nagari Panyalaian yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Sementara satu orang dari Sungayang yang turut diisolasi adalah yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 yang dimakamkan di Sungayang beberapa waktu lalu.
&quot;Selama dikarantina akan diambil sampel swab mereka guna diuji di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand. Mereka yang menjalani karantina ini masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Jadi akan dilakukan dua kali tes swab,&quot; ujar Roza.</content:encoded></item></channel></rss>
