<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Waria di Kulonprogo Kenang Sang Maestro Didi Kempot</title><description>Kepergian sang maestro campursari, Didi Kempot menyisakan duka mendalam di hati para penggemarnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot"/><item><title>Begini Cara Waria di Kulonprogo Kenang Sang Maestro Didi Kempot</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2020 04:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot-A4Ra2DS53u.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Para waria di Kulonprogo, DIY mengenang sang maestro Didi Kempot (Foto: Harian Jogja)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/06/510/2209802/begini-cara-waria-di-kulonprogo-kenang-sang-maestro-didi-kempot-A4Ra2DS53u.JPG</image><title>Para waria di Kulonprogo, DIY mengenang sang maestro Didi Kempot (Foto: Harian Jogja)</title></images><description>KULONPROGO - Wafatnya sang maestro campursari, Didi Kempot menyisakan duka mendalam di hati para penggemarnya. Kesedihan itu dilampiaskan dengan beragam hal oleh mereka, tak terkecuali komunitas Waria Kulonprogo (Warkop).
Warkop punya cara tersendiri meluapkan rasa kepergian sang maestro. Para waria memilih untuk menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kain ke sejumlah pengunjung di kompleks Alun-alun Kulonprogo.
&quot;Kami sangat sedih atas kehilangan mas Didi,&quot; ucap salah seorang waria, Ike Wikwik Ambyar, melansir Harian Jogja, Rabu (6/5/2020).
Ike mengaku punya pengalaman tak terlupakan dengan almarhum Didi Kempot. Kesan itu begitu membekas lantaran saat itu sang maestro mengajaknya berduet menyanyikan sebuah lagu.
&quot;Enggak terlupakan, duet bareng bersama Mas Didi Kempot langsung di atas panggung disaksikan ribuan penonton,&quot; kenang Ike.
Mendiang Didi Kempot kata dia, merupakan pribadi yang sangat ramah. Ia ingat betul pertemuannya 2019 di belakang panggung, kala itu dirinya yang sedang duduk di ruang tunggu tiba-tiba disapa oleh maestro campursari itu. &quot;Lho mbak ambyar toh,&quot; ujar Ike menirukan bagaimana Didi Kempot menyapa dirinya.

Setelah sapaan itu, Ike mengaku lama berbincang dengan almarhum membicarakan berbagai hal.
&quot;Sangat baik dan ramah orangnya waktu ngobrol, low-profile tidak sombong sama sekali, terus waktu mau naik panggung saya dikasih kode untuk ikut duet di akhir lagu 'Pamer Bojo',&quot; tuturnya.
Sementara, aksi sosial mengenang Didi Kempot dengan membagikan masker ini disambut baik oleh para pengunjung Alun-alun Kulonprogo. Indah Rahayu, salah satu pengunjung yang mendapat masker mengaku senang dan mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan para waria Kulonprogo ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNS82LzEyMTI5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>KULONPROGO - Wafatnya sang maestro campursari, Didi Kempot menyisakan duka mendalam di hati para penggemarnya. Kesedihan itu dilampiaskan dengan beragam hal oleh mereka, tak terkecuali komunitas Waria Kulonprogo (Warkop).
Warkop punya cara tersendiri meluapkan rasa kepergian sang maestro. Para waria memilih untuk menggelar aksi sosial dengan membagikan masker kain ke sejumlah pengunjung di kompleks Alun-alun Kulonprogo.
&quot;Kami sangat sedih atas kehilangan mas Didi,&quot; ucap salah seorang waria, Ike Wikwik Ambyar, melansir Harian Jogja, Rabu (6/5/2020).
Ike mengaku punya pengalaman tak terlupakan dengan almarhum Didi Kempot. Kesan itu begitu membekas lantaran saat itu sang maestro mengajaknya berduet menyanyikan sebuah lagu.
&quot;Enggak terlupakan, duet bareng bersama Mas Didi Kempot langsung di atas panggung disaksikan ribuan penonton,&quot; kenang Ike.
Mendiang Didi Kempot kata dia, merupakan pribadi yang sangat ramah. Ia ingat betul pertemuannya 2019 di belakang panggung, kala itu dirinya yang sedang duduk di ruang tunggu tiba-tiba disapa oleh maestro campursari itu. &quot;Lho mbak ambyar toh,&quot; ujar Ike menirukan bagaimana Didi Kempot menyapa dirinya.

Setelah sapaan itu, Ike mengaku lama berbincang dengan almarhum membicarakan berbagai hal.
&quot;Sangat baik dan ramah orangnya waktu ngobrol, low-profile tidak sombong sama sekali, terus waktu mau naik panggung saya dikasih kode untuk ikut duet di akhir lagu 'Pamer Bojo',&quot; tuturnya.
Sementara, aksi sosial mengenang Didi Kempot dengan membagikan masker ini disambut baik oleh para pengunjung Alun-alun Kulonprogo. Indah Rahayu, salah satu pengunjung yang mendapat masker mengaku senang dan mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan para waria Kulonprogo ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNS82LzEyMTI5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
