<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>16 Alumni Ijtima Ulama Gowa Positif Covid-19, Brebes Jadi Zona Merah</title><description>Sebanyak 16 orang di Brebes, Jawa Tengah yang tercatat sebagai alumni Ijtima Ulama Gowa, dinyatakan positif Covid-19</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah"/><item><title>16 Alumni Ijtima Ulama Gowa Positif Covid-19, Brebes Jadi Zona Merah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2020 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah-kZvR81flQN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/06/512/2210234/16-alumni-ijtima-ulama-gowa-positif-covid-19-brebes-jadi-zona-merah-kZvR81flQN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Sebanyak 16 orang di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), yang tercatat sebagai alumni Ijtima Ulama Gowa, dinyatakan positif Covid-19. Dengan kasus tersebut, maka Brebes kini menjadi menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

&amp;ldquo;Kemarin Brebes satu-satunya kabupaten yang masih kuning, belum ada merahnya, dan hari ini merahnya ada. Ada di klaster Gowa, maka klaster Gowa akan menjadi perhatian kita,&amp;rdquo; kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (6/5/2020).

Ganjar memberikan perhatian serius kepada kasus penyebaran Covid-19 klaster Gowa. Dia meminta seluruh bupati dan wali kota untuk melakukan pendataan lebih rinci terhadap orang-orang yang sempat terlibat dengan Ijtima Ulama di Gowa.

&quot;Saya meminta bupati/wali kota dan khususnya Dinas Kesehatan masing-masing daerah untuk mencari, mengejar sampai dapat mereka-mereka yang kemarin ikut Ijtima Ulama Gowa. Cari betul-betul, agar bisa dicek kesehatannya,&quot; tegasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8wMy8xLzEyMTIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dari data sementara, terdapat sekira 1.500 warga Jateng yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, namun mereka sudah terlanjur sampai di lokasi dan berinteraksi dengan sesama peserta.

&quot;Itu (1.500 orang) akan kami cari satu per satu termasuk tracing kontak selama ini. Saya mohon kepada siapa pun panjenengan yang kemarin ikut ke Gowa, tolong bantu kami dengan lapor dan mengarantina diri. Sebab kalau tidak, ini bisa menjadi outbreaks baru di Jateng,&quot; tandasnya.

Ganjar mengatakan, akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyelesaikan ini. Pihaknya juga akan membentuk tim khusus untuk mencari mereka yang mengikuti acara Ijtima Ulama Gowa.

&quot;Termasuk kami memanfaatkan program Jogo Tonggo untuk bisa membantu memberikan informasi apakah di desanya masing-masing ada orang-orang itu,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Sebanyak 16 orang di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), yang tercatat sebagai alumni Ijtima Ulama Gowa, dinyatakan positif Covid-19. Dengan kasus tersebut, maka Brebes kini menjadi menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

&amp;ldquo;Kemarin Brebes satu-satunya kabupaten yang masih kuning, belum ada merahnya, dan hari ini merahnya ada. Ada di klaster Gowa, maka klaster Gowa akan menjadi perhatian kita,&amp;rdquo; kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Rabu (6/5/2020).

Ganjar memberikan perhatian serius kepada kasus penyebaran Covid-19 klaster Gowa. Dia meminta seluruh bupati dan wali kota untuk melakukan pendataan lebih rinci terhadap orang-orang yang sempat terlibat dengan Ijtima Ulama di Gowa.

&quot;Saya meminta bupati/wali kota dan khususnya Dinas Kesehatan masing-masing daerah untuk mencari, mengejar sampai dapat mereka-mereka yang kemarin ikut Ijtima Ulama Gowa. Cari betul-betul, agar bisa dicek kesehatannya,&quot; tegasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8wMy8xLzEyMTIzOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dari data sementara, terdapat sekira 1.500 warga Jateng yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, namun mereka sudah terlanjur sampai di lokasi dan berinteraksi dengan sesama peserta.

&quot;Itu (1.500 orang) akan kami cari satu per satu termasuk tracing kontak selama ini. Saya mohon kepada siapa pun panjenengan yang kemarin ikut ke Gowa, tolong bantu kami dengan lapor dan mengarantina diri. Sebab kalau tidak, ini bisa menjadi outbreaks baru di Jateng,&quot; tandasnya.

Ganjar mengatakan, akan bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk menyelesaikan ini. Pihaknya juga akan membentuk tim khusus untuk mencari mereka yang mengikuti acara Ijtima Ulama Gowa.

&quot;Termasuk kami memanfaatkan program Jogo Tonggo untuk bisa membantu memberikan informasi apakah di desanya masing-masing ada orang-orang itu,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
