<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Warga Blitar Tewas Usai Minum Miras</title><description>Dari informasi yang dihimpun, delapan orang ini melakukan awalnya menggelar pesta miras di rumah salah satu warga berinisial M</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras"/><item><title>8 Warga Blitar Tewas Usai Minum Miras</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2020 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras-4161lNuhDe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/06/519/2210277/8-warga-blitar-tewas-usai-minum-miras-4161lNuhDe.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BLITAR &amp;ndash; Sejumlah warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dilaporkan meninggal dunia usai menenggak minuman diduga minuman keras (miras).

Dari informasi yang dihimpun, delapan orang ini melakukan awalnya menggelar pesta miras di rumah salah satu warga berinisial M, pada Sabtu 2 Mei 2020.

Usai melakukan pesta miras inilah delapan orang warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, bergantian mengeluhkan sakit hingga meninggal dunia. Para korban meninggal dunia dengan rentang waktu berbeda mulai Minggu 3 Mei 2020 hingga terakhir Selasa malam 5 Mei 2020, baik meninggal di rumah maupun saat tengah menjalani di RSUD Mardi Waluyo Blitar.

&quot;Kabar yang kami terima, yang meninggal dunia totalnya ada 8 orang. Sementara 3 orang yang ikut pesta miras saat ini dalam perawatan di rumah sakit,&amp;rdquo; ujar Kepala Desa Rejowinangun Bhagas Wigasto kepada media, Rabu (6/5/2020).

Pesta miras lanjut Bhagas, dilakukan pada Sabtu (2/5/2020) malam. Korban berjatuhan setelah ada korban meninggal keesokan paginya. Korban meninggal terus berlanjut hingga Selasa (5/5/2020) malam.

&quot;Kabarnya mereka membeli miras jenis MJ ke seorang penjual di Desa Plosorejo. Namanya Lengkong,&amp;rdquo; ucapnya.

Selanjutnya dua korban terakhir meninggal dunia pada Selasa malam masih berada di ruang jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jenazah rencananya akan dilakukan autopsi sambil menunggu berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Kediri.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani menyatakan, telah mendapatkan laporan adanya miras yang menewaskan sejumlah orang.

&amp;ldquo;Yang jelas ada dua yang meninggal,yang satu kritis dan yang lain masih kami dalami. Selain dua yang meninggal ini ada lima lagi juga meninggal. Meninggalnya ini karena memang dia minum, minuman lain, atau karena penyakit lain,&amp;rdquo; terang Fanani.


</description><content:encoded>BLITAR &amp;ndash; Sejumlah warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar dilaporkan meninggal dunia usai menenggak minuman diduga minuman keras (miras).

Dari informasi yang dihimpun, delapan orang ini melakukan awalnya menggelar pesta miras di rumah salah satu warga berinisial M, pada Sabtu 2 Mei 2020.

Usai melakukan pesta miras inilah delapan orang warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, bergantian mengeluhkan sakit hingga meninggal dunia. Para korban meninggal dunia dengan rentang waktu berbeda mulai Minggu 3 Mei 2020 hingga terakhir Selasa malam 5 Mei 2020, baik meninggal di rumah maupun saat tengah menjalani di RSUD Mardi Waluyo Blitar.

&quot;Kabar yang kami terima, yang meninggal dunia totalnya ada 8 orang. Sementara 3 orang yang ikut pesta miras saat ini dalam perawatan di rumah sakit,&amp;rdquo; ujar Kepala Desa Rejowinangun Bhagas Wigasto kepada media, Rabu (6/5/2020).

Pesta miras lanjut Bhagas, dilakukan pada Sabtu (2/5/2020) malam. Korban berjatuhan setelah ada korban meninggal keesokan paginya. Korban meninggal terus berlanjut hingga Selasa (5/5/2020) malam.

&quot;Kabarnya mereka membeli miras jenis MJ ke seorang penjual di Desa Plosorejo. Namanya Lengkong,&amp;rdquo; ucapnya.

Selanjutnya dua korban terakhir meninggal dunia pada Selasa malam masih berada di ruang jenazah RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Jenazah rencananya akan dilakukan autopsi sambil menunggu berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Kediri.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani menyatakan, telah mendapatkan laporan adanya miras yang menewaskan sejumlah orang.

&amp;ldquo;Yang jelas ada dua yang meninggal,yang satu kritis dan yang lain masih kami dalami. Selain dua yang meninggal ini ada lima lagi juga meninggal. Meninggalnya ini karena memang dia minum, minuman lain, atau karena penyakit lain,&amp;rdquo; terang Fanani.


</content:encoded></item></channel></rss>
