<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tidak Ada Kasus Positif Covid-19, Kota Sawahlunto Tetap Ikut PSBB</title><description>Kota Sawahlunto tetap mengikuti PSBB Sumbar meski tidak ada warganya positif corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb"/><item><title>Tidak Ada Kasus Positif Covid-19, Kota Sawahlunto Tetap Ikut PSBB</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2020 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb-WcxbbsPN19.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penerapan PSBB mencegah persebaran virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/07/340/2210583/tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb-WcxbbsPN19.jpg</image><title>Penerapan PSBB mencegah persebaran virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>SAWAHLUNTO &amp;ndash; Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan tetap mengikuti penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), meskipun tidak ada warganya yang terkonfirmasi positif terpapar corona virus disease (covid-19).
Hal ini diambil sebagai langkah bersama melaksanakan PSBB yang diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga:   Cari Alumni Ijtima Gowa, Ganjar: Jangan Takut, Tidak Kami Marahi&amp;nbsp;
 
&quot;Sawahlunto tetap ikut melaksanakan PSBB sebagai langkah antisipasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati,&quot; kata Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Kamis (7/5/2020).
Ia mengatakan, pelaksanaan mengikuti PSBB ini dikarenakan tidak ada yang bisa memperkirakan situasi yang berkembang dalam penularan covid-19. &quot;Sekarang Sawahlunto masih nihil, namun situasi ke depan tidak bisa dipastikan,&quot; ujarnya.

Deri menyebut posko pemeriksaan sudah didirikan di beberapa lokasi. Antara lain di batas Kota Kebun Jeruk dari arah Kabupaten Solok dan dekat perbatasan dengan Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung. Tujuannya untuk meningkatkan pengawasan arus orang keluar-masuk pada masa perpanjangan PSBB.
Baca juga:   Terapkan PSBB, Status Kota Tegal Kembali Hijau Covid-19&amp;nbsp;
 
Sampai Rabu 6 Mei, total orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Sawahlunto tercatat 79. Sebanyak 2 orang masih dalam proses pemantauan, sementara 77 lainnya sudah selesai.
Sedangkan untuk orang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit hingga hari ini berjumlah 2.064.
Sementara itu Gubernur Sumatera Barat telah menetapkan perpanjangan PSBB berlaku pada 6 sampai 29 Mei.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wMS82Ni8xMjEyODgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>SAWAHLUNTO &amp;ndash; Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan tetap mengikuti penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), meskipun tidak ada warganya yang terkonfirmasi positif terpapar corona virus disease (covid-19).
Hal ini diambil sebagai langkah bersama melaksanakan PSBB yang diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Baca juga:   Cari Alumni Ijtima Gowa, Ganjar: Jangan Takut, Tidak Kami Marahi&amp;nbsp;
 
&quot;Sawahlunto tetap ikut melaksanakan PSBB sebagai langkah antisipasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati,&quot; kata Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Kamis (7/5/2020).
Ia mengatakan, pelaksanaan mengikuti PSBB ini dikarenakan tidak ada yang bisa memperkirakan situasi yang berkembang dalam penularan covid-19. &quot;Sekarang Sawahlunto masih nihil, namun situasi ke depan tidak bisa dipastikan,&quot; ujarnya.

Deri menyebut posko pemeriksaan sudah didirikan di beberapa lokasi. Antara lain di batas Kota Kebun Jeruk dari arah Kabupaten Solok dan dekat perbatasan dengan Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung. Tujuannya untuk meningkatkan pengawasan arus orang keluar-masuk pada masa perpanjangan PSBB.
Baca juga:   Terapkan PSBB, Status Kota Tegal Kembali Hijau Covid-19&amp;nbsp;
 
Sampai Rabu 6 Mei, total orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Sawahlunto tercatat 79. Sebanyak 2 orang masih dalam proses pemantauan, sementara 77 lainnya sudah selesai.
Sedangkan untuk orang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit hingga hari ini berjumlah 2.064.
Sementara itu Gubernur Sumatera Barat telah menetapkan perpanjangan PSBB berlaku pada 6 sampai 29 Mei.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wMS82Ni8xMjEyODgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
