<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi Dilantik Kapolri, Masalah Karhutla Jadi Tantangan Kapolda Kalsel</title><description>Dia berharap jenderal asal Tanah Karo, Sumatera Utara itu dapat menangani secara maksimal persoalan karhutla.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel"/><item><title>Resmi Dilantik Kapolri, Masalah Karhutla Jadi Tantangan Kapolda Kalsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel-0qTZQeYD1r.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta (Foto: Okezone.com/Muhammad Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/337/2210994/resmi-dilantik-kapolri-masalah-karhutla-jadi-tantangan-kapolda-kalsel-0qTZQeYD1r.JPG</image><title>Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta (Foto: Okezone.com/Muhammad Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis resmi melantik Irjen Pol Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu merupakan lanjutan dari Surat Telegram (TR) bernomor ST/1337/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020.
Usai dilantik, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK menyambut baik dan berharap Nico dapat merangkul dan mengayomi semua pihak di Kalimantan Selatan (Kalsel).
&amp;ldquo;Harapan kami sebagai wakil rakyat, Pak Nico bisa bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan DPRD,&amp;rdquo; kata Supian, Jumat (8/5/2020).
Selain itu, Supian juga berharap kepada jenderal asal Tanah Karo, Sumatera Utara itu dapat menangani secara maksimal persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Kota Seribu Sungai itu.
Dia meminta Nico dapat melanjutkan kepemimpinan Kapolda Kalsel sebelumnya Irjen Yazid Fanani yang sering turun langsung ke masyarakat baik dalam kegiatan acara formal informal maupun menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
&amp;ldquo;Saya yakin beliau (Nico Afinta) mampulah untuk bersinergi menjaga kondusifitas dan keamanan di Kalimantan Selatan,&amp;rdquo; tukasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan segala permasalahan yang ada di Kalsel akan menjadi tugas kapolda baru.
&amp;ldquo;Saya yakin Pak Nico yang memiliki jam terbang tinggi dalam dunia reserse dan pernah menjadi Kapolresta Medan yang cukup rawan bisa menjadi kondusif setelah ditanganinya,&amp;rdquo; kata Edi dikonfirmasi terpisah.
Edi menambahkan, kerja Kapolresta Medan, sama beratnya dengan Kapolda Kalsel mengingat rawan gangguan kamtibmas. &amp;ldquo;Dalam pengamatan kami masyarakat Kalsel sambut baik kedatangan kapolda baru. Insya Allah Kalsel kondusif,&quot; tandasnya.Sekadar diketahui, Nico Afinta merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992. Selama berkarier di Kepolisian, banyak kasus yang sudah ditanganinya.
Di antaranya, saat menjabat Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya. Nico bersama timnya berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 1 ton di Anyer, Banten, pada Kamis, 13 Juli 2017. Dari penyelidikan yang dilakukan selama dua bulan tersebut, ada empat orang WNA yang diamankan.
Irjen Pol Nico Afinta/Kanan (Foto: Ist)
Selanjutnya, sewaktu menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Nico Afinta dipercaya mengepalai tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Pada akhir Desember 2019, kepolisian mengumumkan telah menangkap dua tersangka yang ternyata merupakan anggota Brimob, yakni Ronny Bugis dan Rahmat.</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis resmi melantik Irjen Pol Nico Afinta sebagai Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu merupakan lanjutan dari Surat Telegram (TR) bernomor ST/1337/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020.
Usai dilantik, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK menyambut baik dan berharap Nico dapat merangkul dan mengayomi semua pihak di Kalimantan Selatan (Kalsel).
&amp;ldquo;Harapan kami sebagai wakil rakyat, Pak Nico bisa bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan DPRD,&amp;rdquo; kata Supian, Jumat (8/5/2020).
Selain itu, Supian juga berharap kepada jenderal asal Tanah Karo, Sumatera Utara itu dapat menangani secara maksimal persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Kota Seribu Sungai itu.
Dia meminta Nico dapat melanjutkan kepemimpinan Kapolda Kalsel sebelumnya Irjen Yazid Fanani yang sering turun langsung ke masyarakat baik dalam kegiatan acara formal informal maupun menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat.
&amp;ldquo;Saya yakin beliau (Nico Afinta) mampulah untuk bersinergi menjaga kondusifitas dan keamanan di Kalimantan Selatan,&amp;rdquo; tukasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan segala permasalahan yang ada di Kalsel akan menjadi tugas kapolda baru.
&amp;ldquo;Saya yakin Pak Nico yang memiliki jam terbang tinggi dalam dunia reserse dan pernah menjadi Kapolresta Medan yang cukup rawan bisa menjadi kondusif setelah ditanganinya,&amp;rdquo; kata Edi dikonfirmasi terpisah.
Edi menambahkan, kerja Kapolresta Medan, sama beratnya dengan Kapolda Kalsel mengingat rawan gangguan kamtibmas. &amp;ldquo;Dalam pengamatan kami masyarakat Kalsel sambut baik kedatangan kapolda baru. Insya Allah Kalsel kondusif,&quot; tandasnya.Sekadar diketahui, Nico Afinta merupakan jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992. Selama berkarier di Kepolisian, banyak kasus yang sudah ditanganinya.
Di antaranya, saat menjabat Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya. Nico bersama timnya berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 1 ton di Anyer, Banten, pada Kamis, 13 Juli 2017. Dari penyelidikan yang dilakukan selama dua bulan tersebut, ada empat orang WNA yang diamankan.
Irjen Pol Nico Afinta/Kanan (Foto: Ist)
Selanjutnya, sewaktu menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Nico Afinta dipercaya mengepalai tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Pada akhir Desember 2019, kepolisian mengumumkan telah menangkap dua tersangka yang ternyata merupakan anggota Brimob, yakni Ronny Bugis dan Rahmat.</content:encoded></item></channel></rss>
