<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Salurkan Bansos Khusus, Mensos Tunggu Data dari Pemda</title><description>Mensos masih menunggu pemutakhiran data dari Pemda sebelum menyalurkan bansos khusus kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda"/><item><title>Belum Salurkan Bansos Khusus, Mensos Tunggu Data dari Pemda</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda-xL2DOBCZ6A.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos Juliari P Batubara. (Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/337/2211194/belum-salurkan-bansos-khusus-mensos-tunggu-data-dari-pemda-xL2DOBCZ6A.jpeg</image><title>Mensos Juliari P Batubara. (Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan, pihaknya masih menunggu pemutakhiran data dari Pemda sebelum menyalurkan bansos khusus kepada masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).

Bansos khusus tersebut akan diberikan kepada 9 juta warga yang terdampak corona di Indonesia. Setiap kepala keluarga akan mendapat Rp600 per bulan selama tiga bulan.

&quot;Siapakah 9 juta KK ini? Kami mendapatkan data atau meminta data 9 juta KK ini dari daerah. Dari daerah tingkat 2 yaitu Pemkab dan Pemkot,&quot; kata Juliari dalam teleconference di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/4/2020).

Juliari menerangkan, pihaknya akan memberikan kelonggaran kepada Pemda dalam memberikan data yang terdampak Covid-19.

&quot;DTKS kami seperti yang disampaikan Pak Menko tadi hanyalah menjadi referensi. Tidak harus menggunakan DTKS sebagai satu-satunya data untuk penerima bansos tunai,&quot; tuturnya.



Politikus PDIP itu berharap, Pemda bisa memberikan data akurat soal penerima bansos khusus tersebut. Tahap pertama, Kemensos akan mengucurkan Rp471,2 miliar atau sebanyak 9% dari penerima bansos khusus.

&quot;Untuk yang melalui kantor pos, pt pos indonesia per hari ini sedang jalan untuk sejumlah 1,8 juta KK,&quot; ucapnya.

Juliari melanjutkan, pihaknya baru menerima 7,8 juta KK dari target 9 juta penerima bansos khusus. Ia pun mengimbau Pemda segera merampungkan pendataan.

Baca Juga : Mensos Pastikan Bansos untuk Warga Jakarta Sudah Tersalurkan

&quot;Perintah Presiden agar tahapan ketiga ini untuk penyaluran bansos tunai dan bansos sembako bisa selesai sebelum Idul Fitri,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Pandemi Corona, Jumlah PKH Dinaikkan Jadi 20 Juta KPM

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan, pihaknya masih menunggu pemutakhiran data dari Pemda sebelum menyalurkan bansos khusus kepada masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).

Bansos khusus tersebut akan diberikan kepada 9 juta warga yang terdampak corona di Indonesia. Setiap kepala keluarga akan mendapat Rp600 per bulan selama tiga bulan.

&quot;Siapakah 9 juta KK ini? Kami mendapatkan data atau meminta data 9 juta KK ini dari daerah. Dari daerah tingkat 2 yaitu Pemkab dan Pemkot,&quot; kata Juliari dalam teleconference di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/4/2020).

Juliari menerangkan, pihaknya akan memberikan kelonggaran kepada Pemda dalam memberikan data yang terdampak Covid-19.

&quot;DTKS kami seperti yang disampaikan Pak Menko tadi hanyalah menjadi referensi. Tidak harus menggunakan DTKS sebagai satu-satunya data untuk penerima bansos tunai,&quot; tuturnya.



Politikus PDIP itu berharap, Pemda bisa memberikan data akurat soal penerima bansos khusus tersebut. Tahap pertama, Kemensos akan mengucurkan Rp471,2 miliar atau sebanyak 9% dari penerima bansos khusus.

&quot;Untuk yang melalui kantor pos, pt pos indonesia per hari ini sedang jalan untuk sejumlah 1,8 juta KK,&quot; ucapnya.

Juliari melanjutkan, pihaknya baru menerima 7,8 juta KK dari target 9 juta penerima bansos khusus. Ia pun mengimbau Pemda segera merampungkan pendataan.

Baca Juga : Mensos Pastikan Bansos untuk Warga Jakarta Sudah Tersalurkan

&quot;Perintah Presiden agar tahapan ketiga ini untuk penyaluran bansos tunai dan bansos sembako bisa selesai sebelum Idul Fitri,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Pandemi Corona, Jumlah PKH Dinaikkan Jadi 20 Juta KPM

</content:encoded></item></channel></rss>
