<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bisnis Souvenir Haji Bangkrut, Ibu Ini Jualan Kerudung Anti-Corona</title><description>Sehingga selain bisa digunakan untuk menutup kepala, di kerudung tersebut ada masker.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona"/><item><title>Bisnis Souvenir Haji Bangkrut, Ibu Ini Jualan Kerudung Anti-Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 23:43 WIB</pubDate><dc:creator>Bambang Sugiarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona-hos5Ld14Rj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerudung anti-corona jadi kebbangkitan bisnis Ibu Rika di Jember (Foto : iNews/Bambang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/519/2211295/bisnis-souvenir-haji-bangkrut-ibu-ini-jualan-kerudung-anti-corona-hos5Ld14Rj.jpg</image><title>Kerudung anti-corona jadi kebbangkitan bisnis Ibu Rika di Jember (Foto : iNews/Bambang)</title></images><description>JEMBER&amp;nbsp; &amp;ndash; Rika, warga Jalan Gajah Mada, Jember, Jawa Timur sempat putus asa setelah pandemi virus corona atau Covid-19 melanda Indonesia. Pasalnya, bisnis yang biasa ia geluti, yakni berjualan souvenir haji dan umroh bangkrut akibat tak ada yang membeli barang dagangannya.

Tak habis akal, ibu dua anak itu memutar otaknya untuk tetap bertahan hidup di tengah terjangan badai pandemic corona seperti saat ini. Akhirnya, ia memutuskan untuk menjual kerudung anti-corona. Di mana kerudung itu memiliki keunikan tersendiri, yaitu memiliki penutup hidung dan mulut persis masker.

&amp;ldquo;Sehingga selain bisa digunakan untuk menutup kepala, di kerudung tersebut ada masker,&amp;rdquo; kata Rika kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Menurut dia, menjual kerudung corona pada bulan Ramadhan mendatangkan keungtungan tersendiri. Sebab, banyak orang yang membeli karena ingin memakainya saat lebaran nanti. &amp;ldquo;Apalagi menjelang lebaran permintaan makin bertambah banyak,&amp;rdquo; ujarnya.

Gaya hidup di tengah pandemi Covid-19, kata dia, mengharuskan orang untuk ke luar rumah mengenakan masker. Sehingga, pembeli merasa tak perlu repot-repot mencari masker ketika sudah membeli dagangannya tersebut.

&amp;ldquo;Ternyata permintaan jilbab anti corona meningkat. Pembeli tak hanya datang langsung di gerainya, namun juga memesan lewat online. Harga satu jilbab corona bervariasi, dari mulai Rp 80 ribu hingga ratusan ribu per item,&amp;rdquo; kata dia.

Baca Juga :&amp;nbsp;Perampok Beraksi di Depok, Satpam Perumahan Dibacok dan Satu Warga Tertembak

Ia mengaku penjualan hasil menjual kerudung corona itu cukup membantu perekonomian keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Di tengah kesibukan melayani para pembeli, dirinya pun tak lupa kewajibannya sebagai ibu rumah tangga.

&amp;ldquo;Selain harus mengasuh anak dan menyuapi makan, saya juga masih harus menyapu rumah dan menata dagangan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JEMBER&amp;nbsp; &amp;ndash; Rika, warga Jalan Gajah Mada, Jember, Jawa Timur sempat putus asa setelah pandemi virus corona atau Covid-19 melanda Indonesia. Pasalnya, bisnis yang biasa ia geluti, yakni berjualan souvenir haji dan umroh bangkrut akibat tak ada yang membeli barang dagangannya.

Tak habis akal, ibu dua anak itu memutar otaknya untuk tetap bertahan hidup di tengah terjangan badai pandemic corona seperti saat ini. Akhirnya, ia memutuskan untuk menjual kerudung anti-corona. Di mana kerudung itu memiliki keunikan tersendiri, yaitu memiliki penutup hidung dan mulut persis masker.

&amp;ldquo;Sehingga selain bisa digunakan untuk menutup kepala, di kerudung tersebut ada masker,&amp;rdquo; kata Rika kepada wartawan, Jumat (8/5/2020).

Menurut dia, menjual kerudung corona pada bulan Ramadhan mendatangkan keungtungan tersendiri. Sebab, banyak orang yang membeli karena ingin memakainya saat lebaran nanti. &amp;ldquo;Apalagi menjelang lebaran permintaan makin bertambah banyak,&amp;rdquo; ujarnya.

Gaya hidup di tengah pandemi Covid-19, kata dia, mengharuskan orang untuk ke luar rumah mengenakan masker. Sehingga, pembeli merasa tak perlu repot-repot mencari masker ketika sudah membeli dagangannya tersebut.

&amp;ldquo;Ternyata permintaan jilbab anti corona meningkat. Pembeli tak hanya datang langsung di gerainya, namun juga memesan lewat online. Harga satu jilbab corona bervariasi, dari mulai Rp 80 ribu hingga ratusan ribu per item,&amp;rdquo; kata dia.

Baca Juga :&amp;nbsp;Perampok Beraksi di Depok, Satpam Perumahan Dibacok dan Satu Warga Tertembak

Ia mengaku penjualan hasil menjual kerudung corona itu cukup membantu perekonomian keluarganya dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Di tengah kesibukan melayani para pembeli, dirinya pun tak lupa kewajibannya sebagai ibu rumah tangga.

&amp;ldquo;Selain harus mengasuh anak dan menyuapi makan, saya juga masih harus menyapu rumah dan menata dagangan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
