<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Prank Ferdian Paleka: Bukan untuk Naikkan Subscriber</title><description>Tidak ada motif untuk menaikan subcriber seperti yang diberitakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber"/><item><title>Motif Prank Ferdian Paleka: Bukan untuk Naikkan Subscriber</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber-T7Q3eqv98u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ferdian Paleka saat gelar perkara di Mapolda Jabar (Foto: Okezone/CDB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/525/2211105/motif-prank-ferdian-paleka-bukan-untuk-naikkan-subscriber-T7Q3eqv98u.jpg</image><title>Ferdian Paleka saat gelar perkara di Mapolda Jabar (Foto: Okezone/CDB)</title></images><description>BANDUNG - Ferdian Paleka mengaku aksi prank yang dilakukannya kepada para waria, hanya sebagai bahan hiburan di chanel Youtube-nya. Tidak ada motif untuk menaikan subcriber seperti yang diberitakan.

&quot;Hanya hiburan saja, enggak ada buat naikin subcriber,&quot; kata dia, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).

Adapun tujuannya kepada para waria, karena menurut dia, tidak seharusnya di bulan ramadhan, para waria tetap bekerja. &quot;Kalau menurut saya di bulan ramadhan ini waria gak boleh, makanya saya ngelakuin itu,&quot; katanya.

Soal siapa yang menginisial pembuatan konten tersebut, Ferdian menegaskan konten tersebut dinisiasi oleh ketiganya, diantaranya dia sendiri, Tubagus Faradinnar, dan Aidil.

&quot;Yang menginisiasi juga saya, kita semua,&quot; kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wOC8xLzEyMTMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Sempat beredar akun media sosial instagramnya meminta maaf, Ferdian mengatakan hal tersebut hoax. Karena sejak videonya viral, ia mengaku sudah tidak menggunakan medsos.

&quot;Sejak tanggal tiga kemarin saya gak pakai medsos lagi. Kalau yang video minta maaf, itu tahun lalu, waktu ada masalah dengan selebgram,&quot; katanya.

Dengan tertangkap oleh polisi, Ferdian meminta maaf kepada seluruh masyarakat, atas kegaduhan yang ia buat. Ia mengak u khilaf dan menyesal atas perbuatannya itu.

&quot;Saya minta maaf kepada rakyat Indonesia khususnya rakya Bandung, dan transpuan yang telah saya prank, dengan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal. Semoga saya dimaafkan,&quot; kata Ferdian.
</description><content:encoded>BANDUNG - Ferdian Paleka mengaku aksi prank yang dilakukannya kepada para waria, hanya sebagai bahan hiburan di chanel Youtube-nya. Tidak ada motif untuk menaikan subcriber seperti yang diberitakan.

&quot;Hanya hiburan saja, enggak ada buat naikin subcriber,&quot; kata dia, saat ungkap kasus di Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/5/2020).

Adapun tujuannya kepada para waria, karena menurut dia, tidak seharusnya di bulan ramadhan, para waria tetap bekerja. &quot;Kalau menurut saya di bulan ramadhan ini waria gak boleh, makanya saya ngelakuin itu,&quot; katanya.

Soal siapa yang menginisial pembuatan konten tersebut, Ferdian menegaskan konten tersebut dinisiasi oleh ketiganya, diantaranya dia sendiri, Tubagus Faradinnar, dan Aidil.

&quot;Yang menginisiasi juga saya, kita semua,&quot; kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wOC8xLzEyMTMxMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Sempat beredar akun media sosial instagramnya meminta maaf, Ferdian mengatakan hal tersebut hoax. Karena sejak videonya viral, ia mengaku sudah tidak menggunakan medsos.

&quot;Sejak tanggal tiga kemarin saya gak pakai medsos lagi. Kalau yang video minta maaf, itu tahun lalu, waktu ada masalah dengan selebgram,&quot; katanya.

Dengan tertangkap oleh polisi, Ferdian meminta maaf kepada seluruh masyarakat, atas kegaduhan yang ia buat. Ia mengak u khilaf dan menyesal atas perbuatannya itu.

&quot;Saya minta maaf kepada rakyat Indonesia khususnya rakya Bandung, dan transpuan yang telah saya prank, dengan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal. Semoga saya dimaafkan,&quot; kata Ferdian.
</content:encoded></item></channel></rss>
