<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Tertular dari Kakaknya, Bocah 10 Tahun Asal Muratara Positif Covid-19</title><description>Hasil itu didapat berdasarkan tes swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19"/><item><title>Diduga Tertular dari Kakaknya, Bocah 10 Tahun Asal Muratara Positif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2020 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19-4xwVsnnHqs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/08/610/2211046/diduga-tertular-dari-kakaknya-bocah-10-tahun-asal-muratara-positif-covid-19-4xwVsnnHqs.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>MURATARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muaratara, Suyatno Tunut menginformasikan, seorang anak berinisial&amp;nbsp; R (10), warga Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, dinyatakan positif terjangkit corona.
Hasil itu didapat berdasarkan tes swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. R adlaah hasil tracking Kasus 148, yakni L (30) pasien positif dari Lubuklinggau. R merupakan adik L.
Kondisi R saat ini sehat dan yang bersangkutan sedang menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sehat.
&quot;Sementara hasil tes swab dua orang lagi, Lik dan Lis, orang tua dari L dan R hasinya negatif,&quot; kata Suyatno dalam rilisnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ruang Isolasi di RSUZA Banda Aceh Kebanjiran, Pasien Covid-19 Dievakuasi
Satu keluarga ini sudah dikarantina di Rumah Sehat, sejak Minggu Hasil Swab Test lainnya atas nama S, pasien HD asal Nibung juga negatif.

Gugus Tugas mengharapkan bantuan dan kerja sama dari keluarga dan warga sekitar, yang merasa pernah kontak dengan pasien dalam rentang 14 hari terakhir, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika diperlukan, harus dilakukan rapid test maupun swab test.
Gugus Tugas mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik dan bersama-sama mendukung pasien dan keluarganya.</description><content:encoded>MURATARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Muaratara, Suyatno Tunut menginformasikan, seorang anak berinisial&amp;nbsp; R (10), warga Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir, dinyatakan positif terjangkit corona.
Hasil itu didapat berdasarkan tes swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang. R adlaah hasil tracking Kasus 148, yakni L (30) pasien positif dari Lubuklinggau. R merupakan adik L.
Kondisi R saat ini sehat dan yang bersangkutan sedang menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sehat.
&quot;Sementara hasil tes swab dua orang lagi, Lik dan Lis, orang tua dari L dan R hasinya negatif,&quot; kata Suyatno dalam rilisnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ruang Isolasi di RSUZA Banda Aceh Kebanjiran, Pasien Covid-19 Dievakuasi
Satu keluarga ini sudah dikarantina di Rumah Sehat, sejak Minggu Hasil Swab Test lainnya atas nama S, pasien HD asal Nibung juga negatif.

Gugus Tugas mengharapkan bantuan dan kerja sama dari keluarga dan warga sekitar, yang merasa pernah kontak dengan pasien dalam rentang 14 hari terakhir, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Jika diperlukan, harus dilakukan rapid test maupun swab test.
Gugus Tugas mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak panik dan bersama-sama mendukung pasien dan keluarganya.</content:encoded></item></channel></rss>
