<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Ke-3 Layanan Transportasi Dibuka, Bandara Soetta Terpantau Sepi</title><description>Beberapa maskapai juga satu per satu mulai membuka kembali layanan penerbangan yang sebelumnya ditutup untuk umum.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi"/><item><title>Hari Ke-3 Layanan Transportasi Dibuka, Bandara Soetta Terpantau Sepi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi</guid><pubDate>Minggu 10 Mei 2020 01:07 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi-6aW2d8Lwfl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Isty Maulidia) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/10/338/2211655/hari-ke-3-layanan-transportasi-dibuka-bandara-soetta-terpantau-sepi-6aW2d8Lwfl.jpg</image><title>Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Isty Maulidia) </title></images><description>TANGERANG - Izin layanan transportasi umum kembali dibuka Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sejak Kamis 7 Mei 2020 lalu. Namun, layanan transportasi hanya diperbolehkan untuk penumpang yang memiliki kepentingan tertentu seperti perjalanan bisnis, dan repatriasi. Beberapa maskapai juga satu per satu mulai membuka kembali layanan penerbangan yang sebelumnya ditutup untuk umum.

Berdasarkan data yang didapat Okezone, dua maskapai sudah mulai beroperasi melayani penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Yaitu maskapai Garuda Indonesia yang beroperasi sejak hari Kamis lalu, dan Citylink yang beroperasi sejak Jumat 8 Mei. Sementara maskapai dari Lion Grup akan beroperasi mulai Minggu, esok hari.

Namun, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, situasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta cenderung sepi. Penumpang yang check in juga tak banyak, bahkan tak ada antrean sama sekali. Konter check in yang pada hari biasa dibuka seluruhnya, hari ini hanya di buka sebagian.

Para penumpang tersebut diperbolehkan untuk melakukan check in setelah semua persyaratan untuk terbang dipenuhi. Mulai dari surat tugas dari instansi terkait, hingga memiliki surat keterangan bebas dari Covid-19. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga melayani calon penumpang yang belum melakukan rapid test.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8xMy8xLzEyMTI0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Salah satu calon penumpang asal Garut, Muhammad Afandi mengaku untuk bisa check in dirinya harus menyertakan banyak dokumen terkait kepentingan perjalanannya kali ini. Ia juga mengaku bahwa sesampainya di terminal 3, ia diarahkan untuk mengisi kartu kewaspadaan kesehatan.

&quot;Saya mau ke Medan karena orang tua saya meninggal. Ke sini bawa surat keterangan kematian ibu saya, surat kesehatan dari dokter, terus tadi diarahkan untuk ke meja KKP isi formulir dan lain lain,&quot; ujarnya saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soetta.

Tak hanya itu, setelah kartu kewaspadaan kesehatan diisi, kartu tersebut akan diperiksa oleh petugas KKP yang berjaga. Jika belum pernah melakukan rapid test, maka petugas akan langsung melakukan rapid test dan jika hasilnya negatif, maka petugas akan memberikan surat surat keterangan bebas Covid-19.

&quot;Saya belum pernah rapid test, oleh petugas juga ditanya kondisi kesehatan saat ini. Alhamdulillah hasilnya tadi negatif,&quot; lajut Affandi.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Senior Manager Branch Communication &amp;amp; Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga menjelaskan bahwa pemeriksaan rapid test oleh KKP Bandara Soetta juga dilakukan terhadap penumpang di dalam penerbangan repatriasi WNI yang baru mendarat di Soekarno-Hatta.

&amp;ldquo;Ketika mendarat di Soekarno-Hatta, penumpang pesawat di dalam penerbangan repatriasi diwajibkan antara lain mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC), pemeriksaan suhu tubuh,  lalu menjalani rapid test untuk pendeteksian dini terkait Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>TANGERANG - Izin layanan transportasi umum kembali dibuka Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sejak Kamis 7 Mei 2020 lalu. Namun, layanan transportasi hanya diperbolehkan untuk penumpang yang memiliki kepentingan tertentu seperti perjalanan bisnis, dan repatriasi. Beberapa maskapai juga satu per satu mulai membuka kembali layanan penerbangan yang sebelumnya ditutup untuk umum.

Berdasarkan data yang didapat Okezone, dua maskapai sudah mulai beroperasi melayani penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Yaitu maskapai Garuda Indonesia yang beroperasi sejak hari Kamis lalu, dan Citylink yang beroperasi sejak Jumat 8 Mei. Sementara maskapai dari Lion Grup akan beroperasi mulai Minggu, esok hari.

Namun, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, situasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta cenderung sepi. Penumpang yang check in juga tak banyak, bahkan tak ada antrean sama sekali. Konter check in yang pada hari biasa dibuka seluruhnya, hari ini hanya di buka sebagian.

Para penumpang tersebut diperbolehkan untuk melakukan check in setelah semua persyaratan untuk terbang dipenuhi. Mulai dari surat tugas dari instansi terkait, hingga memiliki surat keterangan bebas dari Covid-19. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga melayani calon penumpang yang belum melakukan rapid test.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNC8xMy8xLzEyMTI0Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Salah satu calon penumpang asal Garut, Muhammad Afandi mengaku untuk bisa check in dirinya harus menyertakan banyak dokumen terkait kepentingan perjalanannya kali ini. Ia juga mengaku bahwa sesampainya di terminal 3, ia diarahkan untuk mengisi kartu kewaspadaan kesehatan.

&quot;Saya mau ke Medan karena orang tua saya meninggal. Ke sini bawa surat keterangan kematian ibu saya, surat kesehatan dari dokter, terus tadi diarahkan untuk ke meja KKP isi formulir dan lain lain,&quot; ujarnya saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soetta.

Tak hanya itu, setelah kartu kewaspadaan kesehatan diisi, kartu tersebut akan diperiksa oleh petugas KKP yang berjaga. Jika belum pernah melakukan rapid test, maka petugas akan langsung melakukan rapid test dan jika hasilnya negatif, maka petugas akan memberikan surat surat keterangan bebas Covid-19.

&quot;Saya belum pernah rapid test, oleh petugas juga ditanya kondisi kesehatan saat ini. Alhamdulillah hasilnya tadi negatif,&quot; lajut Affandi.
&amp;nbsp;
Sementara itu, Senior Manager Branch Communication &amp;amp; Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga menjelaskan bahwa pemeriksaan rapid test oleh KKP Bandara Soetta juga dilakukan terhadap penumpang di dalam penerbangan repatriasi WNI yang baru mendarat di Soekarno-Hatta.

&amp;ldquo;Ketika mendarat di Soekarno-Hatta, penumpang pesawat di dalam penerbangan repatriasi diwajibkan antara lain mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC), pemeriksaan suhu tubuh,  lalu menjalani rapid test untuk pendeteksian dini terkait Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
