<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skenario Kedatangan Pesawat di Bandara Soetta Cegah Covid-19</title><description>Pengelola bandara langsung melakukan evaluasi setelah adanya penumpukan penumpang di area kedatangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19"/><item><title>Skenario Kedatangan Pesawat di Bandara Soetta Cegah Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 02:00 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19-iDCxCyceX7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/337/2211977/skenario-kedatangan-pesawat-di-bandara-soetta-cegah-covid-19-iDCxCyceX7.jpg</image><title>Pesawat Garuda Indonesia (Foto: Okezone) </title></images><description>TANGERANG - Kedatangan empat pesawat secara bersamaan pada Kamis 7 Mei 2020 membuat pihak Bandara Soekarno Hatta (Soetta) melakukan skenario kedatangan pesawat. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi antrean dan penumpukan penumpang saat proses pemeriksaan kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Senior Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, bahwa pengelola bandara langsung melakukan evaluasi setelah adanya penumpukan penumpang di area kedatangan.

&quot;Soal kedatangan empat pesawat secara bersama itu menjadi evaluasi bagi kita, karena jika itu pada situasi normal, hal itu tentu biasa saja, tapi ini kan sedang ada musibah. Di mana, kita perlu menerapkan physical ditancing, makanya kita akan coba melakukan skenario kedatangan pesawat,&quot; ujarnya, Minggu (10/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Gelombang Kedatangan TKI, Bandara Soetta Diminta Siapkan Protokol Kesehatan&amp;nbsp;

Febri menjelaskan, skenario yang akan dijalankan adalah dengan cara pembagian gate. Petugas nantinya akan mengarahkan pesawat untuk masuk ke gate yang berbeda. Sehingga jika ada pesawat yang mendarat bersamaan, tidak akan terjadi penumpukan penumpang.

&quot;Kalau datang bersamaan lagi, kita akan bagi gate misal, ada yang dekat dengan proses pemeriksaan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) atau kita tempatkan di gate paling ujung, yang penting pada saat proses penumpang masuk ke dalam terminal, tidak ada penumpukan atau antrean panjang,&quot; jelas Febri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sidak Teminal Pulo Gebang, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Apresiasi Kepatuhan Warga&amp;nbsp;
Tak hanya itu, penumpang juga diimbau untuk mengisi Health Alert Card (HAC) atau kartu kewaspadaan kesehatan saat di dalam pesawat. Karena salah satu faktor yang menyebabkan adanya penumpukan penumpang adalah banyaknya penumpang yang belum mengisi HAC mereka. Sehingga saat proses pemeriksaan butuh waktu lebih untuk mengisi HAC.

&quot;Yang menjadi faktor antrean panjang itu juga karena masih banyak penumpang yang belum isi alert card, sehingga saat proses pemeriksaan, butuh waktu lumayan banyak lagi untuk isi itu, ditambah prosedur jaga jarak 1 meter juga sebagai aturan physical distancing juga membuat antrean makin panjang. Makanya, disini kami meminta kepada pihak maskapai untuk terus mengarahkan penumpang mengisi alert card di dalam pesawat,&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>TANGERANG - Kedatangan empat pesawat secara bersamaan pada Kamis 7 Mei 2020 membuat pihak Bandara Soekarno Hatta (Soetta) melakukan skenario kedatangan pesawat. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi antrean dan penumpukan penumpang saat proses pemeriksaan kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Senior Manager of Branch Communication and Legal PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang mengatakan, bahwa pengelola bandara langsung melakukan evaluasi setelah adanya penumpukan penumpang di area kedatangan.

&quot;Soal kedatangan empat pesawat secara bersama itu menjadi evaluasi bagi kita, karena jika itu pada situasi normal, hal itu tentu biasa saja, tapi ini kan sedang ada musibah. Di mana, kita perlu menerapkan physical ditancing, makanya kita akan coba melakukan skenario kedatangan pesawat,&quot; ujarnya, Minggu (10/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Gelombang Kedatangan TKI, Bandara Soetta Diminta Siapkan Protokol Kesehatan&amp;nbsp;

Febri menjelaskan, skenario yang akan dijalankan adalah dengan cara pembagian gate. Petugas nantinya akan mengarahkan pesawat untuk masuk ke gate yang berbeda. Sehingga jika ada pesawat yang mendarat bersamaan, tidak akan terjadi penumpukan penumpang.

&quot;Kalau datang bersamaan lagi, kita akan bagi gate misal, ada yang dekat dengan proses pemeriksaan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) atau kita tempatkan di gate paling ujung, yang penting pada saat proses penumpang masuk ke dalam terminal, tidak ada penumpukan atau antrean panjang,&quot; jelas Febri.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sidak Teminal Pulo Gebang, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Apresiasi Kepatuhan Warga&amp;nbsp;
Tak hanya itu, penumpang juga diimbau untuk mengisi Health Alert Card (HAC) atau kartu kewaspadaan kesehatan saat di dalam pesawat. Karena salah satu faktor yang menyebabkan adanya penumpukan penumpang adalah banyaknya penumpang yang belum mengisi HAC mereka. Sehingga saat proses pemeriksaan butuh waktu lebih untuk mengisi HAC.

&quot;Yang menjadi faktor antrean panjang itu juga karena masih banyak penumpang yang belum isi alert card, sehingga saat proses pemeriksaan, butuh waktu lumayan banyak lagi untuk isi itu, ditambah prosedur jaga jarak 1 meter juga sebagai aturan physical distancing juga membuat antrean makin panjang. Makanya, disini kami meminta kepada pihak maskapai untuk terus mengarahkan penumpang mengisi alert card di dalam pesawat,&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
