<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Pastikan Usut Penyalur ABK WNI di Kapal China</title><description>Saat ini, Dit Tipidum Bareskrim Polri melalui Satgas TPPO sudah melakukan pemeriksaan terhadap 14 ABK WNI tersebut.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china"/><item><title>Polri Pastikan Usut Penyalur ABK WNI di Kapal China</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china-UQblqk7iMR.png" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Foto: Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/337/2212018/polri-pastikan-usut-penyalur-abk-wni-di-kapal-china-UQblqk7iMR.png</image><title>Kadiv Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Foto: Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono memastikan pihaknya akan mengusut pihak penyalur ABK Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga diperbudak saat bekerja di Kapal China.

&quot;Semua yang terkait diperiksa,&quot; kata Argo saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Saat ini, Dit Tipidum Bareskrim Polri melalui Satgas TPPO sudah melakukan pemeriksaan terhadap 14 ABK WNI tersebut.

Argo menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan dari keterangan para pihak pelapor, dalam hal ini kuasa hukum dan pihak terkait. &quot;Lidik meminta keterangan pelapor,&quot; ujar eks Karo Penmas Divisi Humas Polri tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Derita ABK WNI di Kapal China: Makan Umpan Ikan Bau, Minum Air Laut &amp;amp; Kerja 48 Jam&amp;nbsp;
Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan bahwa Satgas TPPO mengusut proses keberangkatan dari para WNI yang menjadi ABK di Kapal China.
&amp;nbsp;
Ferdy menjelaskan, pendalaman itu dilakukan dalam pemeriksaan perdana pada ABK tersebut. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengusut adanya dugaan perbudakan WNI yang menjadi ABK di Kapal China.

&quot;Semua ABK akan dilakukan pemeriksaan untuk ungkap proses keberangkatan,&quot; kata Ferdy saat dikonfirmasi Okezone terpisah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Temuan Tim Hukum 14 ABK WNI Terkait Dugaan Perbudakan di Kapal China</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono memastikan pihaknya akan mengusut pihak penyalur ABK Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga diperbudak saat bekerja di Kapal China.

&quot;Semua yang terkait diperiksa,&quot; kata Argo saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Saat ini, Dit Tipidum Bareskrim Polri melalui Satgas TPPO sudah melakukan pemeriksaan terhadap 14 ABK WNI tersebut.

Argo menambahkan, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan dari keterangan para pihak pelapor, dalam hal ini kuasa hukum dan pihak terkait. &quot;Lidik meminta keterangan pelapor,&quot; ujar eks Karo Penmas Divisi Humas Polri tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Derita ABK WNI di Kapal China: Makan Umpan Ikan Bau, Minum Air Laut &amp;amp; Kerja 48 Jam&amp;nbsp;
Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengungkapkan bahwa Satgas TPPO mengusut proses keberangkatan dari para WNI yang menjadi ABK di Kapal China.
&amp;nbsp;
Ferdy menjelaskan, pendalaman itu dilakukan dalam pemeriksaan perdana pada ABK tersebut. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengusut adanya dugaan perbudakan WNI yang menjadi ABK di Kapal China.

&quot;Semua ABK akan dilakukan pemeriksaan untuk ungkap proses keberangkatan,&quot; kata Ferdy saat dikonfirmasi Okezone terpisah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Temuan Tim Hukum 14 ABK WNI Terkait Dugaan Perbudakan di Kapal China</content:encoded></item></channel></rss>
