<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Cegah Penyebaran Covid-19, BIN Gelar Rapid Test Massal di Pasar Bogor   </title><description>Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar rapid test Covid-19, terhadap ratusan pedagang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor"/><item><title> Cegah Penyebaran Covid-19, BIN Gelar Rapid Test Massal di Pasar Bogor   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor-u1fuE8PYkk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/338/2212227/cegah-penyebaran-covid-19-bin-gelar-rapid-test-massal-di-pasar-bogor-u1fuE8PYkk.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>BOGOR - Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar rapid test Covid-19, terhadap ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020).

Staf khusus Kabin Mayor Jenderal (pur) Neno Hermiano mengatakan, rapid test massal ini dilakukan secara acak terhadap pedagang dan pengunjung massal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

&quot;Kita mobile untuk menjangkau wilayah-wilayah keramaian. Tujuannya untuk memutus rantai Covid-19 ini, kita ini merupakan gabungan dari BIN, BNPB juga Dinkes,&quot; kata Neno kepada wartawan di lokasi.
&amp;nbsp;
Neno menambahkan, target rapid tes massal ini dilakukan kepada 500 orang. Jika nantinya ditemukan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab test untuk dilakukan uji laboratorium.

&quot;Kemudian dari rapid test apabila ada yang positif, kita lanjut dengan PCR. Mudahan-mudahan kita tidak mendapat positif supaya kita merasa tenang melakukan kegiatan kita,&quot; ungkap Neno.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut bahwa pasar dan stasiun menjadi salah satu epicentrum penyebaran utama dari Covid-19.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNy8xLzEyMTMwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dua titik epicentrum penyebaran utama adalah stasiun dan pasar. Nah pasar ini agak repot masih banyak pelanggaran sosial distancing juga dalam ekonomi yang tidak dikecualikan,&quot; ucap Bima.

Ke depan, pihaknya akan melakukan rapid test maupun swab test yang lebih masih di kawasan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

&quot;Frekuensinya kita tinggikan. Kalau ada yang bilang relaksasi tidak benar, kurva memang cenderung melandai tapi belum aman. Kalau kita longgar pasti ada ledakan kasus jelang Lebaran,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>BOGOR - Badan Intelejen Negara (BIN) bersama Pemerintah Kota Bogor menggelar rapid test Covid-19, terhadap ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (11/5/2020).

Staf khusus Kabin Mayor Jenderal (pur) Neno Hermiano mengatakan, rapid test massal ini dilakukan secara acak terhadap pedagang dan pengunjung massal untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

&quot;Kita mobile untuk menjangkau wilayah-wilayah keramaian. Tujuannya untuk memutus rantai Covid-19 ini, kita ini merupakan gabungan dari BIN, BNPB juga Dinkes,&quot; kata Neno kepada wartawan di lokasi.
&amp;nbsp;
Neno menambahkan, target rapid tes massal ini dilakukan kepada 500 orang. Jika nantinya ditemukan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab test untuk dilakukan uji laboratorium.

&quot;Kemudian dari rapid test apabila ada yang positif, kita lanjut dengan PCR. Mudahan-mudahan kita tidak mendapat positif supaya kita merasa tenang melakukan kegiatan kita,&quot; ungkap Neno.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebut bahwa pasar dan stasiun menjadi salah satu epicentrum penyebaran utama dari Covid-19.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNy8xLzEyMTMwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dua titik epicentrum penyebaran utama adalah stasiun dan pasar. Nah pasar ini agak repot masih banyak pelanggaran sosial distancing juga dalam ekonomi yang tidak dikecualikan,&quot; ucap Bima.

Ke depan, pihaknya akan melakukan rapid test maupun swab test yang lebih masih di kawasan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

&quot;Frekuensinya kita tinggikan. Kalau ada yang bilang relaksasi tidak benar, kurva memang cenderung melandai tapi belum aman. Kalau kita longgar pasti ada ledakan kasus jelang Lebaran,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
