<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 30 Warga Terpapar Covid-19, Wilayah RW 07 Jembatan Besi Tambora Ditutup   </title><description>Sebanyak 30 warga RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat terpaksa melakukan isolasi mandiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup"/><item><title> 30 Warga Terpapar Covid-19, Wilayah RW 07 Jembatan Besi Tambora Ditutup   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup-PpZkmSjBPb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/338/2212372/30-warga-terpapar-covid-19-wilayah-rw-07-jembatan-besi-tambora-ditutup-PpZkmSjBPb.jpeg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 30 warga RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat terpaksa melakukan isolasi mandiri, usai melakukan salat tarawih jamaah di masjid. Hal itu dilakukan dikarenakan ada jamaah yang dahulunya positif Covid-19.

Oleh karena itu, Camat Tambora, Bambang Sutama mengatakan, pihaknya me-lockdown wilayah RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat demi memutus penyebaran Covid 19, sembari menunggu hasil swab test yang dilakukan Sudinkes Kesehatan.

&amp;ldquo;Saya tidak mau terjadi penyebaran lebih luas lagi,&quot; kata Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/5/2020).

Kata Bambang, saat ini petugas medis, TNI dan polisi mendatangi wilayah RW 07. Kini tenaga medis mengambil sample swab test untuk 20 warga, dan delapan anggota keluarga pasien Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga: 30 Warga Tambora Diisolasi Usai Salat Tarawih di Masjid


Sebanyak 28 Orang dalam Pengawasan (ODP) tersebut dibawa ke Puskesmas untuk jalankan swab test. Sedangkan dua orang lain yang merupakan keluarga dari pasien positif Covid-19 sudah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan karena sudah dipastikan positif Covid-19.

&quot;Jadi sampai tiga hari ke depan kami masih tunggu hasil swab test dari 28 warga kami di RW 07, Jembatan Besi,&quot; jelas Bambang.

Selama menunggu hasil Swab test keluar, pihaknya sudah melockdown kawasan RW 07 Jembatan Besi. Lockdown wilayah itu akan dibukan jika hasil Swab test ke-28 warga menunjukan negatif.

&quot;Semoga hasilnya negatif. Kemarin kami juga sudah lakukan penyemprotan disinfektan massal di lingkungan tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 30 warga RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat terpaksa melakukan isolasi mandiri, usai melakukan salat tarawih jamaah di masjid. Hal itu dilakukan dikarenakan ada jamaah yang dahulunya positif Covid-19.

Oleh karena itu, Camat Tambora, Bambang Sutama mengatakan, pihaknya me-lockdown wilayah RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat demi memutus penyebaran Covid 19, sembari menunggu hasil swab test yang dilakukan Sudinkes Kesehatan.

&amp;ldquo;Saya tidak mau terjadi penyebaran lebih luas lagi,&quot; kata Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Senin (11/5/2020).

Kata Bambang, saat ini petugas medis, TNI dan polisi mendatangi wilayah RW 07. Kini tenaga medis mengambil sample swab test untuk 20 warga, dan delapan anggota keluarga pasien Covid-19.
&amp;nbsp;Baca juga: 30 Warga Tambora Diisolasi Usai Salat Tarawih di Masjid


Sebanyak 28 Orang dalam Pengawasan (ODP) tersebut dibawa ke Puskesmas untuk jalankan swab test. Sedangkan dua orang lain yang merupakan keluarga dari pasien positif Covid-19 sudah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan karena sudah dipastikan positif Covid-19.

&quot;Jadi sampai tiga hari ke depan kami masih tunggu hasil swab test dari 28 warga kami di RW 07, Jembatan Besi,&quot; jelas Bambang.

Selama menunggu hasil Swab test keluar, pihaknya sudah melockdown kawasan RW 07 Jembatan Besi. Lockdown wilayah itu akan dibukan jika hasil Swab test ke-28 warga menunjukan negatif.

&quot;Semoga hasilnya negatif. Kemarin kami juga sudah lakukan penyemprotan disinfektan massal di lingkungan tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
