<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dentuman Keras di Jateng, BPBD Klaten: Bukan dari Gunung Merapi</title><description>Suara dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (11/5/2020) dini hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi"/><item><title>Dentuman Keras di Jateng, BPBD Klaten: Bukan dari Gunung Merapi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2020 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi-GiGH8vYYff.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/11/512/2212380/dentuman-keras-di-jateng-bpbd-klaten-bukan-dari-gunung-merapi-GiGH8vYYff.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KLATEN - Suara dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (11/5/2020) dini hari. Suara itu ikut mengejutkan warga yang tinggal di bawah lereng Gunung Merapi.
Ferdinan, warga Purwogondo, Sidoharjo, Polanharjo, Klaten mengatakan, suara itu terdengar saat dirinya tengah bersiap santap sahur.
&quot;Suaranya cukup keras, Duum. Kaget sih kaget, tapi tidak membuat warga panik, di antara jam 01.00 WIB atau jam 01.30 WIB,&quot; kata Ferdinan kepada Okezone.
Dia mengaku tak mengetahui sumber suara dentuman keras yang didengarnya itu. Ia pun juga menyangsikan jika suara itu berasal dari Gunung Merapi. Yang jelas, suara dentuman itu adalah kedua kali yang didengarnya.
Suara dentuman pertama yang didengarnya terjadi pada awal puasa Ramadhan beberapa waktu lalu juga di jam yang sama. &quot;Ini suara dentuman kedua yang saya dengar. Yang pertama itu awal puasa. Dan jam dentuman terdengar juga di jam yang sama,&quot; ungkapnya.
Baca juga: Jagat Maya Heboh Suara Dentuman di Jawa Tengah
Meski tidak tahu persis dari mana suara dentuman itu berasal, namun Ferdinan yakin tidak akan terjadi peristiwa yang aneh-aneh. Suara dentuman yang sama juga diungkapkan Duwek, warga Kemalang. Menurut pegawai honorer di salah satu instansi di Klaten ini, suara itu terdengar saat dirinya baru saja pulang membeli lauk untuk makan sahur.
Saat baru memakirkan sepeda motor suara itu lantas terdengar dengan kerasnya. Lantaran terkejut, lauk yang dipegangnya sampai terjatuh ke lantai. &quot;Tak kira suara geluduk (petir) keras banget suaranya,&quot; papar Duwek.Banyak yang menduga suara dentuman berasal dari Gunung Merapi. Namun hal itu langsung dibantah oleh salah satu staf Pusdalops BPBD Klaten, Arif. Menurut Arif, saat ini kondisi Gunung Merapi terpantau tenang dan tidak ada gejolak apapun. Sehingga jika ada kabar yang menyebutkan dentuman berasal dari aktivitas Gunung Merapi maka itu dipastikan kebohongan.
&quot;Saya sendiri tidak mendengar suara dentuman itu. Dan suara dentuman itu bukan dari Gunung Merapi. Gunung Merapi saat ini dalam kondisi tenang dan tak ada gejolak. Kalau ada yang bilang itu dari Gunung Merapi, adalah hoaks,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>KLATEN - Suara dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (11/5/2020) dini hari. Suara itu ikut mengejutkan warga yang tinggal di bawah lereng Gunung Merapi.
Ferdinan, warga Purwogondo, Sidoharjo, Polanharjo, Klaten mengatakan, suara itu terdengar saat dirinya tengah bersiap santap sahur.
&quot;Suaranya cukup keras, Duum. Kaget sih kaget, tapi tidak membuat warga panik, di antara jam 01.00 WIB atau jam 01.30 WIB,&quot; kata Ferdinan kepada Okezone.
Dia mengaku tak mengetahui sumber suara dentuman keras yang didengarnya itu. Ia pun juga menyangsikan jika suara itu berasal dari Gunung Merapi. Yang jelas, suara dentuman itu adalah kedua kali yang didengarnya.
Suara dentuman pertama yang didengarnya terjadi pada awal puasa Ramadhan beberapa waktu lalu juga di jam yang sama. &quot;Ini suara dentuman kedua yang saya dengar. Yang pertama itu awal puasa. Dan jam dentuman terdengar juga di jam yang sama,&quot; ungkapnya.
Baca juga: Jagat Maya Heboh Suara Dentuman di Jawa Tengah
Meski tidak tahu persis dari mana suara dentuman itu berasal, namun Ferdinan yakin tidak akan terjadi peristiwa yang aneh-aneh. Suara dentuman yang sama juga diungkapkan Duwek, warga Kemalang. Menurut pegawai honorer di salah satu instansi di Klaten ini, suara itu terdengar saat dirinya baru saja pulang membeli lauk untuk makan sahur.
Saat baru memakirkan sepeda motor suara itu lantas terdengar dengan kerasnya. Lantaran terkejut, lauk yang dipegangnya sampai terjatuh ke lantai. &quot;Tak kira suara geluduk (petir) keras banget suaranya,&quot; papar Duwek.Banyak yang menduga suara dentuman berasal dari Gunung Merapi. Namun hal itu langsung dibantah oleh salah satu staf Pusdalops BPBD Klaten, Arif. Menurut Arif, saat ini kondisi Gunung Merapi terpantau tenang dan tidak ada gejolak apapun. Sehingga jika ada kabar yang menyebutkan dentuman berasal dari aktivitas Gunung Merapi maka itu dipastikan kebohongan.
&quot;Saya sendiri tidak mendengar suara dentuman itu. Dan suara dentuman itu bukan dari Gunung Merapi. Gunung Merapi saat ini dalam kondisi tenang dan tak ada gejolak. Kalau ada yang bilang itu dari Gunung Merapi, adalah hoaks,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
