<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Ingin Penerapan PSBB Saling Terhubung seperti Jabodetabek</title><description>Jokowi mencontohkan PSBB di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/337/2212743/presiden-jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/12/337/2212743/presiden-jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek"/><item><title>Presiden Jokowi Ingin Penerapan PSBB Saling Terhubung seperti Jabodetabek</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/337/2212743/presiden-jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/12/337/2212743/presiden-jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2020 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/12/337/2212743/jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek-DWFm194uEe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Sekretariat Presiden)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/12/337/2212743/jokowi-ingin-penerapan-psbb-saling-terhubung-seperti-jabodetabek-DWFm194uEe.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Sekretariat Presiden)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin manajemen pengendalian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat terintegrasi. Ia mencontohkan PSBB di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).&amp;nbsp;
(Baca Juga:&amp;nbsp;Setiap Hari Masih Ada Kasus Covid-19, Depok Perpanjang PSBB hingga 26 Mei)
Jokowi tidak ingin manajemen pengendalian PSBB terjebak pada batas administrasi kepemerintahan, yang pada ujungnya mempersulit penanganan Covid-19.
&quot;Manajemen pengendalian PSBB saya harapkan tidak terjebak pada batas-batas adiministrasi kepemerintahan. Artinya bersifat aglomerasi, penanganan sebuah kawasan besar yang saling terhubung sehingga manajemen antardaerahnya menjadi terpadu,&quot; ucap Jokowi dalam rapat terbatas melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).
Baca juga: Presiden Jokowi: Ada 10 Provinsi Kasus Positif Covid-19, Tapi Hanya 3 yang PSBB 
&quot;Misalnya seperti yang dilakukan Jabodetabek. Saling kait mengait, sehingga pengaturan mobilitas sosial dari masyarakat bisa terpadu dan lebih baik,&quot; tambahnya.

Jokowi menyebut hingga kini sudah ada 4 provinsi dan 72 kabupaten/kota yang menerapkan PSBB. Ada pula daerah yang tidak menerapkan PSBB, tapi menggunakan metode lain yang sama-sama menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Daerah yang menerapkan metode lain tersebut ada yang berhasil menekan angka penularan Covid-19. Oleh sebab itu, Jokowi ingin ada evaluasi mendetail penanganan corona di setiap daerah. (qlh)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin manajemen pengendalian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dapat terintegrasi. Ia mencontohkan PSBB di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).&amp;nbsp;
(Baca Juga:&amp;nbsp;Setiap Hari Masih Ada Kasus Covid-19, Depok Perpanjang PSBB hingga 26 Mei)
Jokowi tidak ingin manajemen pengendalian PSBB terjebak pada batas administrasi kepemerintahan, yang pada ujungnya mempersulit penanganan Covid-19.
&quot;Manajemen pengendalian PSBB saya harapkan tidak terjebak pada batas-batas adiministrasi kepemerintahan. Artinya bersifat aglomerasi, penanganan sebuah kawasan besar yang saling terhubung sehingga manajemen antardaerahnya menjadi terpadu,&quot; ucap Jokowi dalam rapat terbatas melalui telekonferensi, Selasa (12/5/2020).
Baca juga: Presiden Jokowi: Ada 10 Provinsi Kasus Positif Covid-19, Tapi Hanya 3 yang PSBB 
&quot;Misalnya seperti yang dilakukan Jabodetabek. Saling kait mengait, sehingga pengaturan mobilitas sosial dari masyarakat bisa terpadu dan lebih baik,&quot; tambahnya.

Jokowi menyebut hingga kini sudah ada 4 provinsi dan 72 kabupaten/kota yang menerapkan PSBB. Ada pula daerah yang tidak menerapkan PSBB, tapi menggunakan metode lain yang sama-sama menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Daerah yang menerapkan metode lain tersebut ada yang berhasil menekan angka penularan Covid-19. Oleh sebab itu, Jokowi ingin ada evaluasi mendetail penanganan corona di setiap daerah. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
