<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> DPRD DKI Imbau Laba BUMD Direalokasi untuk Penanganan Covid-19   </title><description>DPRD DKI Jakarta mengimbau laba atau dividen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di tahun 2020, direalokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19"/><item><title> DPRD DKI Imbau Laba BUMD Direalokasi untuk Penanganan Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2020 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19-p7IS6jPI8V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/12/338/2212749/dprd-dki-imbau-laba-bumd-direalokasi-untuk-penanganan-covid-19-p7IS6jPI8V.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mengimbau laba atau dividen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di tahun 2020, direalokasi untuk penanganan pandemi corona atau Covid-19 di wilayah Ibu Kota. Hal itu mengingat masih defisitnya target pendapatan APBD DKI Jakarta tahun 2020 setelah hasil penyesuaian sebesar Rp2,9 triliun.

&quot;Karena kita masih kekurangan anggaran Rp2,9 triliun, dan saat ini sedang dibahas juga oleh Pemprov DKI Jakarta,&quot; kata Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi kepada wartawan, Selasa (12/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Golkar Minta Anies Perjelas Aturan Larangan Orang Datang ke Jakarta
Ia menjelaskan, berdasarkan rapat kerja, ada sebanyak 19 BUMD yang berpotensi dapat merealokasi dividennya hingga mencapai Rp703,7 miliar, di antaranya PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebesar Rp40,19 miliar, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya sebesar Rp40,09 miliar, Perumda Pembangunan Sarana Jaya sebesar Rp24,47 miliar, PD PAL Jaya sebesar Rp20,06 miliar, hingga PT Food Station Tjipinang Jaya sebesar Rp18,5 miliar.

Mengingat besaran itu masih jauh untuk menutupi defisit APBD, Komisi C DPRD DKI Jakarta juga mendorong agar BUMD di DKI Jakarta merasionalisasi penerimaan dana coorporate social responsibility (CSR).
&quot;Jadi saya kira dana CSR-nya cukup bagus, sehingga ini akan dibantukan dalam rangka COVID-19 untuk sembako dan lain sebagainya,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Pengemudi Mobil Melanggar PSBB di Jakarta Bisa Didenda Rp1 Juta
Ia meminta Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) untuk mengawasi langsung pergerakan dividen dan pendapatan CSR, sehingga bisa ditetapkan angka pasti untuk seluruhnya dialihkan pada penanganan dan pemulihan atas dampak Covid-19 di DKI Jakarta.

&quot;Kami akan minta cepat supaya itu segera diproses (BUMD) sebelum akhir Mei 2020 ke Pemerintah DKI Jakarta sebagai pemegang saham. Jangan lambat, karena kami butuh sekarang untuk penangananan Covid-19,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mengimbau laba atau dividen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di tahun 2020, direalokasi untuk penanganan pandemi corona atau Covid-19 di wilayah Ibu Kota. Hal itu mengingat masih defisitnya target pendapatan APBD DKI Jakarta tahun 2020 setelah hasil penyesuaian sebesar Rp2,9 triliun.

&quot;Karena kita masih kekurangan anggaran Rp2,9 triliun, dan saat ini sedang dibahas juga oleh Pemprov DKI Jakarta,&quot; kata Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi kepada wartawan, Selasa (12/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Golkar Minta Anies Perjelas Aturan Larangan Orang Datang ke Jakarta
Ia menjelaskan, berdasarkan rapat kerja, ada sebanyak 19 BUMD yang berpotensi dapat merealokasi dividennya hingga mencapai Rp703,7 miliar, di antaranya PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebesar Rp40,19 miliar, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya sebesar Rp40,09 miliar, Perumda Pembangunan Sarana Jaya sebesar Rp24,47 miliar, PD PAL Jaya sebesar Rp20,06 miliar, hingga PT Food Station Tjipinang Jaya sebesar Rp18,5 miliar.

Mengingat besaran itu masih jauh untuk menutupi defisit APBD, Komisi C DPRD DKI Jakarta juga mendorong agar BUMD di DKI Jakarta merasionalisasi penerimaan dana coorporate social responsibility (CSR).
&quot;Jadi saya kira dana CSR-nya cukup bagus, sehingga ini akan dibantukan dalam rangka COVID-19 untuk sembako dan lain sebagainya,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Pengemudi Mobil Melanggar PSBB di Jakarta Bisa Didenda Rp1 Juta
Ia meminta Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) untuk mengawasi langsung pergerakan dividen dan pendapatan CSR, sehingga bisa ditetapkan angka pasti untuk seluruhnya dialihkan pada penanganan dan pemulihan atas dampak Covid-19 di DKI Jakarta.

&quot;Kami akan minta cepat supaya itu segera diproses (BUMD) sebelum akhir Mei 2020 ke Pemerintah DKI Jakarta sebagai pemegang saham. Jangan lambat, karena kami butuh sekarang untuk penangananan Covid-19,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
