<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>22 Santri Temboro di Blora Jalani Rapid Test, Hasilnya Reaktif</title><description>Sebanyak 22 santri Ponpes Temboro yang pulang ke Blora menjalani rapid test covid-19, hasilnya reaktif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif"/><item><title>22 Santri Temboro di Blora Jalani Rapid Test, Hasilnya Reaktif</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif</guid><pubDate>Selasa 12 Mei 2020 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif-M7Vu6RqGLs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Blora Djoko Nugroho. (Foto: Taufik Budi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/12/512/2212826/22-santri-temboro-di-blora-jalani-rapid-test-hasilnya-reaktif-M7Vu6RqGLs.jpg</image><title>Bupati Blora Djoko Nugroho. (Foto: Taufik Budi/Okezone)</title></images><description>BLORA &amp;ndash; Sebanyak 22 santri asal pondok pesantren di Desa Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang baru saja pulang ke Blora, Jawa Tengah, dinyatakan reaktif saat dilakukan rapid test covid-19.
&quot;Dari total 50 ini, rinciannya 22 orang adalah para santri dari Ponpes Temboro Magetan yang pulang ke Blora. Kemudian tenaga medis RSUD Blora ada 7 orang, tenaga medis RSUD Cepu ada 14 orang, sisanya 7 orang dari masyarakat,&quot; kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Senin 11 Mei 2020.
Baca juga:   Bupati Blora: Penyaluran Bansos Banyak Tak Tepat Sasaran, PNS Ikut Terima&amp;nbsp;
 
Dia mengatakan dari seluruh pasien positif rapid test ini masih ada beberapa yang belum terlacak asal penularannya. Maka itu, petugas medis terus melakukan penelusuran terkait riwayat kontak pasien tersebut.
&quot;Ada beberapa orang positif rapid test yang klasternya belum jelas atau belum diketahui secara pasti. Kalau RSUD Blora jelas mungkin Perumda, pasien Temboro jelas dari Magetan,&quot; terang dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNy8xLzEyMTMwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tapi ada saudara kita setelah di-rapid positif belum tahu dari mana penularannya. Ini yang sedang kita cari. Kejujuran pasien sangatlah penting. Semuanya harus hati-hati,&quot; tegasnya.
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) ada 10 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 37 pasien, orang tanpa gejala (OTG) 164, dan pemudik mencapai 30.517 jiwa.
Baca juga:   Kades di Blora Diimbau Tidak Ragu Gunakan Dana Desa untuk Tangani Corona&amp;nbsp;
 
Dia pun meminta masyarakat mengikuti seluruh imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun dengan harapan penularan bisa berhenti dan diselesaikan bersama.
&quot;Hingga saat ini di Kabupaten Blora positif covid-19 yang telah terkonfirmasi secara lab PCR (swab test) ada 9, 3 meninggal, dan 6 masih dirawat di RSUD Blora, RSUD Cepu, dan Klinik Bakti Padma Klopoduwur (menjalani isolasi),&quot; ucapnya.</description><content:encoded>BLORA &amp;ndash; Sebanyak 22 santri asal pondok pesantren di Desa Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang baru saja pulang ke Blora, Jawa Tengah, dinyatakan reaktif saat dilakukan rapid test covid-19.
&quot;Dari total 50 ini, rinciannya 22 orang adalah para santri dari Ponpes Temboro Magetan yang pulang ke Blora. Kemudian tenaga medis RSUD Blora ada 7 orang, tenaga medis RSUD Cepu ada 14 orang, sisanya 7 orang dari masyarakat,&quot; kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Senin 11 Mei 2020.
Baca juga:   Bupati Blora: Penyaluran Bansos Banyak Tak Tepat Sasaran, PNS Ikut Terima&amp;nbsp;
 
Dia mengatakan dari seluruh pasien positif rapid test ini masih ada beberapa yang belum terlacak asal penularannya. Maka itu, petugas medis terus melakukan penelusuran terkait riwayat kontak pasien tersebut.
&quot;Ada beberapa orang positif rapid test yang klasternya belum jelas atau belum diketahui secara pasti. Kalau RSUD Blora jelas mungkin Perumda, pasien Temboro jelas dari Magetan,&quot; terang dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8wNy8xLzEyMTMwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Tapi ada saudara kita setelah di-rapid positif belum tahu dari mana penularannya. Ini yang sedang kita cari. Kejujuran pasien sangatlah penting. Semuanya harus hati-hati,&quot; tegasnya.
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) ada 10 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 37 pasien, orang tanpa gejala (OTG) 164, dan pemudik mencapai 30.517 jiwa.
Baca juga:   Kades di Blora Diimbau Tidak Ragu Gunakan Dana Desa untuk Tangani Corona&amp;nbsp;
 
Dia pun meminta masyarakat mengikuti seluruh imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun dengan harapan penularan bisa berhenti dan diselesaikan bersama.
&quot;Hingga saat ini di Kabupaten Blora positif covid-19 yang telah terkonfirmasi secara lab PCR (swab test) ada 9, 3 meninggal, dan 6 masih dirawat di RSUD Blora, RSUD Cepu, dan Klinik Bakti Padma Klopoduwur (menjalani isolasi),&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
