<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wuhan Rencanakan Pengujian COVID-19 pada 11 Juta Penduduknya</title><description>Banyak yang meyakini bahwa menguji 11 juta orang dalam waktu 10 hari sangat sulit dilakukan dan memakan biaya tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya"/><item><title>Wuhan Rencanakan Pengujian COVID-19 pada 11 Juta Penduduknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya-rVMUT0WzcZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/18/2213241/wuhan-rencanakan-pengujian-covid-19-pada-11-juta-penduduknya-rVMUT0WzcZ.jpg</image><title>Foto: Okezone.</title></images><description>WUHAN - Kota Wuhan, China sedang menyusun rencana untuk menguji seluruh populasinya yang berjumlah sekira 11 juta jiwa untuk Covid-19. Rencana itu dilaporkan menyusul munculnya kasus-kasus baru di kota itu setelah beberapa pekan bebas dari virus corona.
Menurut laporan media pemerintah, rencana tersebut tampaknya masih dalam tahap awal, dengan semua distrik di Wuhan diminta untuk menyerahkan rincian tentang bagaimana pengujian dapat dilakukan dalam waktu 10 hari.
Laporan The Paper, mengutip dokumen internal yang beredar luas, menyebutkan bahwa setiap kabupaten di kota telah diminta untuk menyusun rencana pengujian 10 hari pada siang hari pada Selasa (12/3/2020).
Setiap kabupaten bertanggung jawab untuk membuat rencana sendiri berdasarkan ukuran populasi mereka dan apakah saat ini ada wabah aktif di kabupaten tersebut.
Dokumen yang menamakan rencana pengujian itu sebagai &quot;pertempuran 10 hari&quot; itu juga mengatakan bahwa orang tua dan masyarakat padat harus diprioritaskan dalam hal pengujian, demikian diwartakan BBC.
Namun, beberapa pejabat kesehatan senior yang dikutip surat kabar Global Times mengindikasikan bahwa pengujian seluruh kota tidak mungkin dan mahal untuk dilakukan.
Peng Zhiyong, direktur unit perawatan intensif Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, alih-alih mengusulkan pengujian itu cenderung ditargetkan pada pekerja medis, orang-orang yang rentan dan mereka yang memiliki kontak dekat dengan sebuah kasus.
Direktur Universitas Wuhan lainnya menyarankan bahwa sebagian besar populasi Wuhan, sekira 3-5 juta, telah diuji, dan Wuhan &quot;mampu&quot; menguji sisa 6-8 juta dalam periode 10 hari.
Sebagai perbandingannya, Amerika Serikat (AS) sekarang melakukan sekitar 300.000 tes Covid-19 setiap harinya, dan menurut Gedung Putih sejauh ini baru 9 juta orang yang diuji secara total.

Wuhan tempat virus corona pertama kali muncul, mencatat enam kasus  baru selama akhir pekan setelah tidak ada laporan kasus baru sama sekali  sejak 3 April. Kota itu baru saja dibuka kembali pada 8 April usai  menjalani penguncian ketat selama 11 minggu.
Untuk sementara waktu rasanya kehidupan di Wuhan tampaknya kembali  normal dengan sekolah dibuka kembali, bisnis perlahan-lahan muncul dan  angkutan umum kembali beroperasi. Tetapi kemunculan sekelompok kasus  Covid-19, semuanya dari kompleks perumahan yang sama, kini telah  mengancam transisi Wuhan ke keadaan normal.
Saat ini China memiliki hampir 83.000 kasus Covid-19 yang dilaporkan  dengan sedikitnya 4.633 kematian akibat penyakit itu. Namun, banyak yang  menduga bahwa angka sebenarnya terkait Covid-19 di negara itu jauh  lebih tinggi.
Untuk update terkait perkembangan kasus virus corona global dapat dilihat melalui https://www.worldometers.info/coronavirus/</description><content:encoded>WUHAN - Kota Wuhan, China sedang menyusun rencana untuk menguji seluruh populasinya yang berjumlah sekira 11 juta jiwa untuk Covid-19. Rencana itu dilaporkan menyusul munculnya kasus-kasus baru di kota itu setelah beberapa pekan bebas dari virus corona.
Menurut laporan media pemerintah, rencana tersebut tampaknya masih dalam tahap awal, dengan semua distrik di Wuhan diminta untuk menyerahkan rincian tentang bagaimana pengujian dapat dilakukan dalam waktu 10 hari.
Laporan The Paper, mengutip dokumen internal yang beredar luas, menyebutkan bahwa setiap kabupaten di kota telah diminta untuk menyusun rencana pengujian 10 hari pada siang hari pada Selasa (12/3/2020).
Setiap kabupaten bertanggung jawab untuk membuat rencana sendiri berdasarkan ukuran populasi mereka dan apakah saat ini ada wabah aktif di kabupaten tersebut.
Dokumen yang menamakan rencana pengujian itu sebagai &quot;pertempuran 10 hari&quot; itu juga mengatakan bahwa orang tua dan masyarakat padat harus diprioritaskan dalam hal pengujian, demikian diwartakan BBC.
Namun, beberapa pejabat kesehatan senior yang dikutip surat kabar Global Times mengindikasikan bahwa pengujian seluruh kota tidak mungkin dan mahal untuk dilakukan.
Peng Zhiyong, direktur unit perawatan intensif Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, alih-alih mengusulkan pengujian itu cenderung ditargetkan pada pekerja medis, orang-orang yang rentan dan mereka yang memiliki kontak dekat dengan sebuah kasus.
Direktur Universitas Wuhan lainnya menyarankan bahwa sebagian besar populasi Wuhan, sekira 3-5 juta, telah diuji, dan Wuhan &quot;mampu&quot; menguji sisa 6-8 juta dalam periode 10 hari.
Sebagai perbandingannya, Amerika Serikat (AS) sekarang melakukan sekitar 300.000 tes Covid-19 setiap harinya, dan menurut Gedung Putih sejauh ini baru 9 juta orang yang diuji secara total.

Wuhan tempat virus corona pertama kali muncul, mencatat enam kasus  baru selama akhir pekan setelah tidak ada laporan kasus baru sama sekali  sejak 3 April. Kota itu baru saja dibuka kembali pada 8 April usai  menjalani penguncian ketat selama 11 minggu.
Untuk sementara waktu rasanya kehidupan di Wuhan tampaknya kembali  normal dengan sekolah dibuka kembali, bisnis perlahan-lahan muncul dan  angkutan umum kembali beroperasi. Tetapi kemunculan sekelompok kasus  Covid-19, semuanya dari kompleks perumahan yang sama, kini telah  mengancam transisi Wuhan ke keadaan normal.
Saat ini China memiliki hampir 83.000 kasus Covid-19 yang dilaporkan  dengan sedikitnya 4.633 kematian akibat penyakit itu. Namun, banyak yang  menduga bahwa angka sebenarnya terkait Covid-19 di negara itu jauh  lebih tinggi.
Untuk update terkait perkembangan kasus virus corona global dapat dilihat melalui https://www.worldometers.info/coronavirus/</content:encoded></item></channel></rss>
