<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Hati-Hati Peringatan FAO soal Krisis Pangan di Tengah Pandemi Covid-19</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan, betapa pentingnya memonitor ketersediaan pangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19"/><item><title>Jokowi: Hati-Hati Peringatan FAO soal Krisis Pangan di Tengah Pandemi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 10:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19-aWLaYAMm0B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/337/2213280/jokowi-hati-hati-peringatan-fao-soal-krisis-pangan-di-tengah-pandemi-covid-19-aWLaYAMm0B.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan, betapa pentingnya memonitor ketersediaan pangan. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Seperti sudah saya sampaikan hati-hati dengan peringatan FAO mengenai krisis pangan karena pandemi Covid,&quot; ujarnya dalam Rapat Terbatas &amp;ldquo;Lanjutan Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok, Selasa (13/5/2020).
FAO merupakan Organisasi Pangan dan Pertanian multinasional yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Tinjau Penyerahan Bansos Tunai di Kantor Pos Bogor




Jokowi mengaku melihat laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2020, bahan pangan justru mengalami deflasi sebesar 0,13%. Hal ini mengindikasikan penurunan permintaan bahan-bahan pangan.
&quot;Artinya, daya beli masyarakat menurun,&quot; tuturnya.
Oleh sebab itu, pemerintah telah meluncurkan bansos tunai untuk 9 juta keluarga, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa untuk 11 juta keluarga. Kemudian, ada kartu sembako, ada Program Keluarga Harapan (PKH), dan Padat Karya Tunai.
&quot;Kita harapkan ini akan meningkatkan daya beli masyarakat,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan, betapa pentingnya memonitor ketersediaan pangan. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Seperti sudah saya sampaikan hati-hati dengan peringatan FAO mengenai krisis pangan karena pandemi Covid,&quot; ujarnya dalam Rapat Terbatas &amp;ldquo;Lanjutan Pembahasan Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok, Selasa (13/5/2020).
FAO merupakan Organisasi Pangan dan Pertanian multinasional yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Tinjau Penyerahan Bansos Tunai di Kantor Pos Bogor




Jokowi mengaku melihat laporan Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2020, bahan pangan justru mengalami deflasi sebesar 0,13%. Hal ini mengindikasikan penurunan permintaan bahan-bahan pangan.
&quot;Artinya, daya beli masyarakat menurun,&quot; tuturnya.
Oleh sebab itu, pemerintah telah meluncurkan bansos tunai untuk 9 juta keluarga, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa untuk 11 juta keluarga. Kemudian, ada kartu sembako, ada Program Keluarga Harapan (PKH), dan Padat Karya Tunai.
&quot;Kita harapkan ini akan meningkatkan daya beli masyarakat,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
