<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kawanan Gajah Sumatera Rusak Rumah &amp; Perkebunan Warga   </title><description>Kawanan gajah Sumatera melakukan perusakan rumah dan perkebunan Desa Tasik Tebing Serai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga"/><item><title> Kawanan Gajah Sumatera Rusak Rumah &amp; Perkebunan Warga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 23:29 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga-CoLehHWWgO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu rumah warga yang dirusak gajah di Riau (foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/340/2213661/kawanan-gajah-sumatera-rusak-rumah-perkebunan-warga-CoLehHWWgO.jpg</image><title>Salah satu rumah warga yang dirusak gajah di Riau (foto: ist)</title></images><description>PEKANBARU - Kawanan gajah Sumatera melakukan perusakan rumah dan perkebunan Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ini merupakan konflik yang sering terjadi akibat rusaknya habitat gajah Sumatera.

Kepala Bidang Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Heru Sutmantoro mengatakan hasil pendataan ada dua rumah non permanen yang dirusak kawanan gajah. Timnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB.

&quot;Pondok yang dirusak kawanan gajah adalah milik Pak Ino. Namun saat kejadian keluarga tidak ada di rumah. Kemudian rumah yang rusak kedua adalah milik Adi,&quot; kata Heru Rabu (13/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gajah Liar Ngamuk, Warga Musi Rawas Utara Tewas Terinjak
Kemudian tim BBKSDA Riau mengecek seputaran rumah warga. Hasil pendataan ada ladang dan perkebunan warga juga dirusak kawanan hewan bertubuh besar itu.

&quot;Tanaman yang dirusak itu antara lain ada sekitar 100 batang pohon kelapa sawit. Tanaman nanas dan nangka,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Akibat Pandemi Corona, Ratusan Gajah Dipulangkan ke Habitatnya
Dia menjelaskan, bahwa kawanan gajah itu merupakan kelompok gajah yang berasal dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Jumlahnya ada 15 ekor.

&quot;Saat ini gajah sudah keluar dari kebun dan menuju ke areal hutan tanaman industri. Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada orang di rumah,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>PEKANBARU - Kawanan gajah Sumatera melakukan perusakan rumah dan perkebunan Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ini merupakan konflik yang sering terjadi akibat rusaknya habitat gajah Sumatera.

Kepala Bidang Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Heru Sutmantoro mengatakan hasil pendataan ada dua rumah non permanen yang dirusak kawanan gajah. Timnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB.

&quot;Pondok yang dirusak kawanan gajah adalah milik Pak Ino. Namun saat kejadian keluarga tidak ada di rumah. Kemudian rumah yang rusak kedua adalah milik Adi,&quot; kata Heru Rabu (13/5/2020).
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Gajah Liar Ngamuk, Warga Musi Rawas Utara Tewas Terinjak
Kemudian tim BBKSDA Riau mengecek seputaran rumah warga. Hasil pendataan ada ladang dan perkebunan warga juga dirusak kawanan hewan bertubuh besar itu.

&quot;Tanaman yang dirusak itu antara lain ada sekitar 100 batang pohon kelapa sawit. Tanaman nanas dan nangka,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Akibat Pandemi Corona, Ratusan Gajah Dipulangkan ke Habitatnya
Dia menjelaskan, bahwa kawanan gajah itu merupakan kelompok gajah yang berasal dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Jumlahnya ada 15 ekor.

&quot;Saat ini gajah sudah keluar dari kebun dan menuju ke areal hutan tanaman industri. Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian tidak ada orang di rumah,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
