<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Covid-19 di DIY: Pasien Positif Bertambah 12 Jadi 181 Orang</title><description>Sebanyak 11 pasien baru ini berasal dari klaster Indogrosir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang"/><item><title>Update Covid-19 di DIY: Pasien Positif Bertambah 12 Jadi 181 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang-UrAPLFGmru.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/510/2213589/update-covid-19-di-diy-pasien-positif-bertambah-12-jadi-181-orang-UrAPLFGmru.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA &amp;ndash; Jumlah penderita virus corona (Covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), per 13 Mei 2020 kembali bertambah 12 orang menjadi 181 kasus. Sebanyak 11 pasien baru ini berasal dari klaster Indogrosir.
&amp;ldquo;Hari ini penambahan 12 kasus sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 181 kasus,&amp;rdquo; ujar juru Bicara Pemda DIY dalam penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih dalam keterangan persnya Rabu (13/5/2020).
Dari 12 kasus ini, ada satu kasus yakni kasus 172 perempuan (19) asal Bantul yang berasal dari klaster jamaah tabligh akbar. Selebihnya merupakan klaster Indogrosir, dengan rincian 4 dari Gunungkidul, yakni kasus 173 perempuan (29); kasus 17 laki-laki(7) anak dari karyawan Indogrosir; kasus 175 laki-laki (56) dan kasus 183 perempuan (27).

Sementara dari Sleman ada 6 kasus, yaitu kasus 176 laki-laki (29); kasus 177 laki-laki (14); kasus 178 laki-laki (45); kasus 179 laki-laki (25); kasus 180 laki-laki (31), dan kasus 182 laki-laki (35). Sementara dari Kota Yogyakarta ada satu, yakni kasus 181 laki-laki (54).
&amp;ldquo;Dari penambahan ini, ada 11 dari klaster Indogrosir,&amp;rdquo; katanya.



Tim juga mencatat ada penambahan 5 pasien sembuh, menjadi 68 kasus. Pasien sembuh itu kasus 51 laki-laki (57) Sleman; kasus 107 perempuan (67) Gunungkidul; kasus 113 laki-laki (33) Gunungkidul; kasus 114 perempuan (23) Gunungkidul dan kasus 117 perempuan (37) Gunungkidul.
Sementara pasien dalam pengawasan yang meninggal ada 3, yakni laki-laki (51) asal Gunungkidul dengan riwayat jantung dan stroke. Sebelumnya telah dilakukan swab, tapi hasilnya belum keluar. Dua lainnya, perempuan (73) dan laki-laki (82) dari Sleman yang belum diambil swab.

Baca Juga : 169.195 Spesimen Diperiksa Metode PCR dan TCM Terkait Covid-19

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan, untuk mencegah penularan Covid-19 dari Klaster Indogrosir, telah dilakukan rapid test massal kepada pengunjung. Jumlahnya sekitar 1.340 yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa (12/5/2020).
&amp;ldquo;Kemarin ada 20 yang reaktif, dan diisolasi di Asrama Haji. Kalau hari ini belum dapat laporan,&amp;rdquo; kata wabup.

Baca Juga : Positif Covid-19 Capai 689 Orang, Pemerintah: Penularan Masih Terus Terjadi

</description><content:encoded>YOGYAKARTA &amp;ndash; Jumlah penderita virus corona (Covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), per 13 Mei 2020 kembali bertambah 12 orang menjadi 181 kasus. Sebanyak 11 pasien baru ini berasal dari klaster Indogrosir.
&amp;ldquo;Hari ini penambahan 12 kasus sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di DIY menjadi 181 kasus,&amp;rdquo; ujar juru Bicara Pemda DIY dalam penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih dalam keterangan persnya Rabu (13/5/2020).
Dari 12 kasus ini, ada satu kasus yakni kasus 172 perempuan (19) asal Bantul yang berasal dari klaster jamaah tabligh akbar. Selebihnya merupakan klaster Indogrosir, dengan rincian 4 dari Gunungkidul, yakni kasus 173 perempuan (29); kasus 17 laki-laki(7) anak dari karyawan Indogrosir; kasus 175 laki-laki (56) dan kasus 183 perempuan (27).

Sementara dari Sleman ada 6 kasus, yaitu kasus 176 laki-laki (29); kasus 177 laki-laki (14); kasus 178 laki-laki (45); kasus 179 laki-laki (25); kasus 180 laki-laki (31), dan kasus 182 laki-laki (35). Sementara dari Kota Yogyakarta ada satu, yakni kasus 181 laki-laki (54).
&amp;ldquo;Dari penambahan ini, ada 11 dari klaster Indogrosir,&amp;rdquo; katanya.



Tim juga mencatat ada penambahan 5 pasien sembuh, menjadi 68 kasus. Pasien sembuh itu kasus 51 laki-laki (57) Sleman; kasus 107 perempuan (67) Gunungkidul; kasus 113 laki-laki (33) Gunungkidul; kasus 114 perempuan (23) Gunungkidul dan kasus 117 perempuan (37) Gunungkidul.
Sementara pasien dalam pengawasan yang meninggal ada 3, yakni laki-laki (51) asal Gunungkidul dengan riwayat jantung dan stroke. Sebelumnya telah dilakukan swab, tapi hasilnya belum keluar. Dua lainnya, perempuan (73) dan laki-laki (82) dari Sleman yang belum diambil swab.

Baca Juga : 169.195 Spesimen Diperiksa Metode PCR dan TCM Terkait Covid-19

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan, untuk mencegah penularan Covid-19 dari Klaster Indogrosir, telah dilakukan rapid test massal kepada pengunjung. Jumlahnya sekitar 1.340 yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa (12/5/2020).
&amp;ldquo;Kemarin ada 20 yang reaktif, dan diisolasi di Asrama Haji. Kalau hari ini belum dapat laporan,&amp;rdquo; kata wabup.

Baca Juga : Positif Covid-19 Capai 689 Orang, Pemerintah: Penularan Masih Terus Terjadi

</content:encoded></item></channel></rss>
