<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Rapid Test Reaktif, 21 Tenaga Medis di Blora Jalani Isolasi</title><description>Pihaknya juga menekankan bahwa penyebaran Covid-19 semakin meningkat sehingga masyarakat diminta lebih disiplin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi"/><item><title>Hasil Rapid Test Reaktif, 21 Tenaga Medis di Blora Jalani Isolasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi-vsZq8U7y7R.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Plt Kadinkes Blora, Lilik Hernanto (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/512/2213225/hasil-rapid-test-reaktif-21-tenaga-medis-di-blora-jalani-isolasi-vsZq8U7y7R.JPG</image><title>Plt Kadinkes Blora, Lilik Hernanto (Foto: Okezone.com/Taufik Budi)</title></images><description>BLORA &amp;ndash; Sebanyak 21 tenaga medis di Blora, Jawa Tengah menjalani isolasi setelah pemeriksaan rapid test menunjukkan hasil reaktif terhadap virus corona (Covid-19). Mereka berasal dari dua rumah sakit berbeda yakni RSUD Blora dan RSUD Cepu.
&amp;ldquo;Tolong, kalau tenaga kesehatan kita sudah banyak yang terpapar mau kemana lagi kalau kita nanti sakit. Satu satunya jalan, kita harus meningkatkan kekebalan diri kita sendiri. Jangan main-main dengan virus ini,&amp;rdquo; kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto, Selasa, 12 Mei 2020.
Pihaknya juga menekankan bahwa penyebaran Covid-19 semakin meningkat sehingga masyarakat diminta lebih disiplin dan taat mengikuti anjuran pemerintah. Menghindari kerumunan dan berdiam diri di rumah merupakan cara yang efektif untuk menghindari penularan.
&amp;ldquo;Kalau kita tidak mematuhi imbauan pemerintah, penyakit ini tidak akan bisa dicegah, dan bisa menyebar. Tolong dengan sungguh-sungguh, kita semuanya harus disiplin CTPS (cuci tangan pakai sabun), di rumah saja, wajib pakai masker jika terpaksa keluar, hindari kerumunan,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Jika tidak pakai masker, bahaya, musuh kita tidak kasat mata, ini virus, tidak ada yang tahu, sangat bahaya,&amp;rdquo; imbuh Lilik.
Berdasarkan data monitoring Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, hingga saat jumlah OTG ada 164 orang, ODP 42 orang, PDP 11 orang. Sementara reaktif rapid test 52 orang, dan positif Covid-19 mencapai 12 orang, dengan rincian 3 pasien meninggal dan 9 lainnya dirawat.


</description><content:encoded>BLORA &amp;ndash; Sebanyak 21 tenaga medis di Blora, Jawa Tengah menjalani isolasi setelah pemeriksaan rapid test menunjukkan hasil reaktif terhadap virus corona (Covid-19). Mereka berasal dari dua rumah sakit berbeda yakni RSUD Blora dan RSUD Cepu.
&amp;ldquo;Tolong, kalau tenaga kesehatan kita sudah banyak yang terpapar mau kemana lagi kalau kita nanti sakit. Satu satunya jalan, kita harus meningkatkan kekebalan diri kita sendiri. Jangan main-main dengan virus ini,&amp;rdquo; kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto, Selasa, 12 Mei 2020.
Pihaknya juga menekankan bahwa penyebaran Covid-19 semakin meningkat sehingga masyarakat diminta lebih disiplin dan taat mengikuti anjuran pemerintah. Menghindari kerumunan dan berdiam diri di rumah merupakan cara yang efektif untuk menghindari penularan.
&amp;ldquo;Kalau kita tidak mematuhi imbauan pemerintah, penyakit ini tidak akan bisa dicegah, dan bisa menyebar. Tolong dengan sungguh-sungguh, kita semuanya harus disiplin CTPS (cuci tangan pakai sabun), di rumah saja, wajib pakai masker jika terpaksa keluar, hindari kerumunan,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Jika tidak pakai masker, bahaya, musuh kita tidak kasat mata, ini virus, tidak ada yang tahu, sangat bahaya,&amp;rdquo; imbuh Lilik.
Berdasarkan data monitoring Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, hingga saat jumlah OTG ada 164 orang, ODP 42 orang, PDP 11 orang. Sementara reaktif rapid test 52 orang, dan positif Covid-19 mencapai 12 orang, dengan rincian 3 pasien meninggal dan 9 lainnya dirawat.


</content:encoded></item></channel></rss>
