<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Sulsel Lantik Yusran Yusuf Jadi Pj Wali Kota Makassar</title><description>Yusran Yusuf ditunjuk menjadi Penjabat Wali Kota Makassar menggantikan Iqbal Suhaeb.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-lantik-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-lantik-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar"/><item><title>Gubernur Sulsel Lantik Yusran Yusuf Jadi Pj Wali Kota Makassar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-lantik-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-lantik-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2020 23:32 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-tunjuk-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar-KBDq1VuLSs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melantik Yusran Yusuf menjadi Pj Wali Kota Makassar. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/13/609/2213719/gubernur-sulsel-tunjuk-yusran-yusuf-jadi-pj-wali-kota-makassar-KBDq1VuLSs.jpg</image><title>Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melantik Yusran Yusuf menjadi Pj Wali Kota Makassar. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Iqbal Suhaeb akhirnya mengakhiri masa kepemimpinan sebagai Penjabat Wali Kota Makassar setelah Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menunjuk Yusran Yusuf sebagai penggantinya.
Keputusan pengangkatan Profesor Yusran sebagai Pj Wali Kota Makassar mengganti Iqbal Suhaeb dituangkan melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 131.73-779 Tahun 2020.
Menurut Nurdin Abdullah, menjadi Pj Wali Kota Makassar di masa pandemi covid-19 seperti sekarang bukanlah pekerjaan mudah, terutama untuk memutus mata rantai  persebaran, karena dibutuhkan kedisiplinan dan kerja keras serta kerja sama yang solid antara legislatif-yudikatif.
&quot;Sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Penjabat Wali Kota mempunyai tugas utama sebagai penyelenggara pemerintahan di Kota Makassar. Sebagai Penjabat Wali Kota memastikan pemerintahannya dapat berjalan sebagaimana mestinya serta memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota agar dapat menjaga Makassar sebagai zona hijau, memastikan agar setiap ASN-nya tidak ada satu pun yang melanggar saat pilwalkot nantinya,&quot; ujar Nurdin usai pelantikan di Ruang Sipakalebbi Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2020).

Sementara Pj Wali Kota Makassar yang baru saja dilantik Yusran Yusuf menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan kepadanya. Menurut dia, sesuai arahan Gubernur, dirinya akan membangun dan menjaga sinergitas antara SKPD, legislatif, maupun yudikatif.
&quot;Kita akan membangun sinergitas salah satunya dengan cara membangun team work untuk mempertajam kinerja masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkot Makassar sesuai dengan apa yang diharapkan Pak Gubernur,&quot; jelasnya.
Lalu sebagaimana instruksi Gubernur terkait penanganan percepatan covid-19, Yusran akan tetap melanjutkan program dengan menggelar rapid test massal bagi pedagang pasar, pengemudi ojol, dan juru parkir.
&quot;Kita akan melibatkan RT/RW untuk memutus mata rantai virus ini. Mereka akan kita terjunkan di lingkungannya untuk mengunjungi warganya melakukan cek suhu tubuh. Jika ada yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat lebih, kita akan rapid test. Jika hasilnya reaktif, maka segera kita arahkan ke wisata covid di hotel untuk perawatan dan pemulihan,&quot; terangnya.</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Iqbal Suhaeb akhirnya mengakhiri masa kepemimpinan sebagai Penjabat Wali Kota Makassar setelah Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menunjuk Yusran Yusuf sebagai penggantinya.
Keputusan pengangkatan Profesor Yusran sebagai Pj Wali Kota Makassar mengganti Iqbal Suhaeb dituangkan melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 131.73-779 Tahun 2020.
Menurut Nurdin Abdullah, menjadi Pj Wali Kota Makassar di masa pandemi covid-19 seperti sekarang bukanlah pekerjaan mudah, terutama untuk memutus mata rantai  persebaran, karena dibutuhkan kedisiplinan dan kerja keras serta kerja sama yang solid antara legislatif-yudikatif.
&quot;Sesuai Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, Penjabat Wali Kota mempunyai tugas utama sebagai penyelenggara pemerintahan di Kota Makassar. Sebagai Penjabat Wali Kota memastikan pemerintahannya dapat berjalan sebagaimana mestinya serta memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan wali kota dan wakil wali kota agar dapat menjaga Makassar sebagai zona hijau, memastikan agar setiap ASN-nya tidak ada satu pun yang melanggar saat pilwalkot nantinya,&quot; ujar Nurdin usai pelantikan di Ruang Sipakalebbi Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2020).

Sementara Pj Wali Kota Makassar yang baru saja dilantik Yusran Yusuf menyatakan siap mengemban amanah yang diberikan kepadanya. Menurut dia, sesuai arahan Gubernur, dirinya akan membangun dan menjaga sinergitas antara SKPD, legislatif, maupun yudikatif.
&quot;Kita akan membangun sinergitas salah satunya dengan cara membangun team work untuk mempertajam kinerja masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkot Makassar sesuai dengan apa yang diharapkan Pak Gubernur,&quot; jelasnya.
Lalu sebagaimana instruksi Gubernur terkait penanganan percepatan covid-19, Yusran akan tetap melanjutkan program dengan menggelar rapid test massal bagi pedagang pasar, pengemudi ojol, dan juru parkir.
&quot;Kita akan melibatkan RT/RW untuk memutus mata rantai virus ini. Mereka akan kita terjunkan di lingkungannya untuk mengunjungi warganya melakukan cek suhu tubuh. Jika ada yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat lebih, kita akan rapid test. Jika hasilnya reaktif, maka segera kita arahkan ke wisata covid di hotel untuk perawatan dan pemulihan,&quot; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
