<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Sayangkan Penumpukan Penumpang Bandara Soetta di Tengah Covid-19</title><description>Apalagi saat ini angka pasien positif Covid-19 terus naik setiap harinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-bandara-soetta-di-tengah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-bandara-soetta-di-tengah-covid-19"/><item><title>DPR Sayangkan Penumpukan Penumpang Bandara Soetta di Tengah Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-bandara-soetta-di-tengah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-bandara-soetta-di-tengah-covid-19</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-di-terminal-2-bandara-soetta-5COQZ7pB9M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpukan penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta. (Foto: @andriansyahyasin/Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/337/2214063/dpr-sayangkan-penumpukan-penumpang-di-terminal-2-bandara-soetta-5COQZ7pB9M.jpg</image><title>Penumpukan penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta. (Foto: @andriansyahyasin/Twitter)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie menyayangkan adanya penumpukan yang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kamis, (15/5/2020) dini hari. Apalagi saat ini angka pasien positif Covid-19 terus naik setiap harinya.
&quot;Sangat disayangkan. Karena kita kan tidak menginginkan, apalagi sekarang dalam suasana (Covid-19) meningkat,&quot; ujar Syarif saat dihubungi Okezone di Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Menurut Syarif, seharusnya pihak bandara dapat berpedoman kepada aturan yang telah diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan.
&quot;Ya seharusnya kan, kalau berpedoman kepada apa yang sudah dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan,&quot; tegasnya.
Dia pun khawatir adanya penumpukan penumpang membuat pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) tak berjalan secara efektif.
Baca juga: Kemenhub Investigasi dan Tindak Tegas Maskapai Langgar Aturan Jumlah Penumpang
&quot;Karena itu kaitannya soal interaksi, jadi kalau ada penumpukan itu jelas (tidak efektif) itu apalagi jika tidak menggunakan masker, tidak membawa handsanitizer dan tidak physical distancing,&quot; jelasnya.
Sebagaimana diketahui, penumpukan penumpang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis pagi. Hal itu menuai kritik keras terhadap pihak bandara lantaran dinilai melanggar ketentuan physical distancing di tengah pandemi Covid-19.
Senior Manager Branch Communications &amp;amp; Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga menjelaskan penumpukan tersebut terjadi lantaran ada 13 penerbangan dalam waktu yang hampir bersamaan. Antrean tersebut terjadi di posko verifikasi dokumen.
&amp;ldquo;Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 - 08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink,&amp;rdquo; kata Febri dalam keterangan resminya. (qlh)</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie menyayangkan adanya penumpukan yang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Kamis, (15/5/2020) dini hari. Apalagi saat ini angka pasien positif Covid-19 terus naik setiap harinya.
&quot;Sangat disayangkan. Karena kita kan tidak menginginkan, apalagi sekarang dalam suasana (Covid-19) meningkat,&quot; ujar Syarif saat dihubungi Okezone di Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Menurut Syarif, seharusnya pihak bandara dapat berpedoman kepada aturan yang telah diterbitkan oleh Kementrian Perhubungan.
&quot;Ya seharusnya kan, kalau berpedoman kepada apa yang sudah dikeluarkan oleh Menteri Perhubungan,&quot; tegasnya.
Dia pun khawatir adanya penumpukan penumpang membuat pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) tak berjalan secara efektif.
Baca juga: Kemenhub Investigasi dan Tindak Tegas Maskapai Langgar Aturan Jumlah Penumpang
&quot;Karena itu kaitannya soal interaksi, jadi kalau ada penumpukan itu jelas (tidak efektif) itu apalagi jika tidak menggunakan masker, tidak membawa handsanitizer dan tidak physical distancing,&quot; jelasnya.
Sebagaimana diketahui, penumpukan penumpang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Kamis pagi. Hal itu menuai kritik keras terhadap pihak bandara lantaran dinilai melanggar ketentuan physical distancing di tengah pandemi Covid-19.
Senior Manager Branch Communications &amp;amp; Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga menjelaskan penumpukan tersebut terjadi lantaran ada 13 penerbangan dalam waktu yang hampir bersamaan. Antrean tersebut terjadi di posko verifikasi dokumen.
&amp;ldquo;Antrean di posko verifikasi dokumen terjadi mulai pukul 04.00 WIB, di mana calon penumpang memiliki tiket pesawat untuk penerbangan antara pukul 06.00 - 08.00 WIB. Di antara pukul tersebut terdapat 13 penerbangan dengan keberangkatan hampir bersamaan, yaitu 11 penerbangan Lion Air Group dan 2 penerbangan Citilink,&amp;rdquo; kata Febri dalam keterangan resminya. (qlh)</content:encoded></item></channel></rss>
