<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Ada Penumpukan Penumpang, Terminal 2 Bandara Soetta Kembali Lengang</title><description>Pantauan Okezone di lapangan, situasi Terminal 2 Bandara Soetta sudah kembali normal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang"/><item><title>Sempat Ada Penumpukan Penumpang, Terminal 2 Bandara Soetta Kembali Lengang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 15:06 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang-rg7NDDLuNe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi Terminal 2 Bandara Soetta. (Foto: Okezone.com/Isty M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/337/2214081/sempat-ada-penumpukan-penumpang-terminal-2-bandara-soetta-kembali-lengang-rg7NDDLuNe.jpg</image><title>Kondisi Terminal 2 Bandara Soetta. (Foto: Okezone.com/Isty M)</title></images><description>TANGERANG - Kembali dibukanya layanan transportasi umum oleh Kemenhub membuat sejumlah maskapai melayani penerbangan reguler. Namun hal tersebut justru membuat antrean penumpang mengular di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada Kamis (14/05/2020). Sebuah foto di media sosial menunjukan tidak adanya jarak antara calon penumpang alias mengabaikan anjuran physical distancing.
Pantauan Okezone di lapangan, situasi Terminal 2 Bandara Soetta sudah kembali normal. Bahkan, antrean di gate 5 keberangkatan pun terlihat lengang. Begitu juga dengan situasi di terminal kedatangan, hanya terlihat beberapa petugas yang mengawasi lalu lalang kendaraan.
Sebelumnya, diinformasikan bahwa situasi di Terminal 2 Bandara Soetta padat penumpang. Hal tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak Bandara Soekarno-Hatta, yang menyatakan padatnya calon penumpang disebabkan karena antrean validasi dokumen calon penumpang, bukan disebabkan oleh lonjakan penumpang.

&quot;Kami menyatakan foto tersebut benar terjadi di bandara Soekarno-Hatta tadi pagi,  hal tersebut dikarenakan validasi dokumen calon penumpang yang akan berangkat,&quot; ujar Senior Manager Branch Communications &amp;amp; Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga.
Baca juga: DPR Sayangkan Penumpukan Penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta
Febri menegaskan tidak ada lonjakan penumpang di Bandara Soetta sejak layanan transportasi umum dibuka kembali. Jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta selama masa larangan mudik jauh lebih kecil ketimbang jumlah normal penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Tercatat pergerakan penumpang pada Rabu lalu hanya 4.000 Penumpang. Sedang pada hari ini, pergerakan penumpang tercatat 5.700 penumpang
&quot;Kami informasikan tidak terjadi lonjakan penumpang, Bandara Soekarno-Hatta normalnya 150.000 penumpang per hari, sekarang hanya 5.700,&quot; kata Febri.
Untuk selanjutnya, pihak Bandara Soekarno-Hatta akan melakukan evaluasi terkait jadwal terbang pesawat agar tidak bersamaan. Jadwal terbang yang bersamaan akan membuat penumpukan penumpang dan membuat physical distancing gagal diterapkan.
&quot;Kau akan evaluasi slot time penerbangan, tim gugus tugas akan merekomendasian kepada stakeholder untuk mengatur slot time penerbangan agar tidak terjadi penumpukan,&quot; tutup Febri.
</description><content:encoded>TANGERANG - Kembali dibukanya layanan transportasi umum oleh Kemenhub membuat sejumlah maskapai melayani penerbangan reguler. Namun hal tersebut justru membuat antrean penumpang mengular di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada Kamis (14/05/2020). Sebuah foto di media sosial menunjukan tidak adanya jarak antara calon penumpang alias mengabaikan anjuran physical distancing.
Pantauan Okezone di lapangan, situasi Terminal 2 Bandara Soetta sudah kembali normal. Bahkan, antrean di gate 5 keberangkatan pun terlihat lengang. Begitu juga dengan situasi di terminal kedatangan, hanya terlihat beberapa petugas yang mengawasi lalu lalang kendaraan.
Sebelumnya, diinformasikan bahwa situasi di Terminal 2 Bandara Soetta padat penumpang. Hal tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak Bandara Soekarno-Hatta, yang menyatakan padatnya calon penumpang disebabkan karena antrean validasi dokumen calon penumpang, bukan disebabkan oleh lonjakan penumpang.

&quot;Kami menyatakan foto tersebut benar terjadi di bandara Soekarno-Hatta tadi pagi,  hal tersebut dikarenakan validasi dokumen calon penumpang yang akan berangkat,&quot; ujar Senior Manager Branch Communications &amp;amp; Legal Bandara Soekarno-Hatta, Febri Toga.
Baca juga: DPR Sayangkan Penumpukan Penumpang di Terminal 2 Bandara Soetta
Febri menegaskan tidak ada lonjakan penumpang di Bandara Soetta sejak layanan transportasi umum dibuka kembali. Jumlah pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta selama masa larangan mudik jauh lebih kecil ketimbang jumlah normal penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Tercatat pergerakan penumpang pada Rabu lalu hanya 4.000 Penumpang. Sedang pada hari ini, pergerakan penumpang tercatat 5.700 penumpang
&quot;Kami informasikan tidak terjadi lonjakan penumpang, Bandara Soekarno-Hatta normalnya 150.000 penumpang per hari, sekarang hanya 5.700,&quot; kata Febri.
Untuk selanjutnya, pihak Bandara Soekarno-Hatta akan melakukan evaluasi terkait jadwal terbang pesawat agar tidak bersamaan. Jadwal terbang yang bersamaan akan membuat penumpukan penumpang dan membuat physical distancing gagal diterapkan.
&quot;Kau akan evaluasi slot time penerbangan, tim gugus tugas akan merekomendasian kepada stakeholder untuk mengatur slot time penerbangan agar tidak terjadi penumpukan,&quot; tutup Febri.
</content:encoded></item></channel></rss>
