<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PSBB Malang Raya Berlaku, Pasar hingga Minimarket Dipastikan Tetap Buka</title><description>Pasar hingga minimarket di Malang Raya diperbolehkan buka selama pemberlakuan PSBB covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka"/><item><title>PSBB Malang Raya Berlaku, Pasar hingga Minimarket Dipastikan Tetap Buka</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 03:31 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka-lctox4v3fT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/519/2213745/psbb-malang-raya-berlaku-pasar-hingga-minimarket-dipastikan-tetap-buka-lctox4v3fT.jpg</image><title>Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</title></images><description>KOTA MALANG &amp;ndash; Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya selama 14 hari tidak akan membuat aktivitas warga berhenti total. Hal ini terutama pada sektor-sektor perekonomian yang mencakup bahan pangan pokok kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Malang Sutiaji memastikan PSBB tak memengaruhi aktivitas perekonomian seperti pasar, minimarket, hingga warung makan. Namun selama masa PSBB, jam operasionalnya akan dibatasi.
&quot;Untuk usaha yang menjual bahan pokok masih boleh buka dan tutup pukul 21.00 WIB. Nanti diberlakukan seperti jam malam pukul 21.00 sampai 04.00 WIB, tidak ada orang yang bergerak,&quot; ujar Sutiaji di Bakorwil III Malang, Rabu 13 Mei 2020.
Namun, ia menegaskan pelaku usaha di luar bahan pokok tidak boleh beroperasi. Bila memang ada yang melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas dengan mencabut izin usaha.
&quot;Pasar masih buka. Di luar menjual bahan itu tidak diperbolehkan. Nanti yang melanggar akan dikenakan sanksi tegas,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xMy8xLzEyMTMyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal serupa diungkapkan Bupati Malang HM Sanusi yang mengungkapkan warganya masih tetap bisa beraktivitas, terutama di sektor-sektor perekonomian dan hajat hidup orang banyak seperti pasar, minimarket, atau tempat makan, meski ada pembatasan fisik yang dilakukan.
&quot;Petani boleh bekerja, yang bekerja boleh. Pasar tetap buka, tapi kita berlakukan physical distancing, dan rencananya di pasar nanti ada ganjil-genap,&quot; tuturnya.
PSBB sendiri sepakat diberlakukan pada Minggu 17 Mei 2020. Mulai hari ini, Kamis 14 Mei, aturan PSBB akan disosialisasikan kepada masyarakat di tiga daerah di Malang Raya.
Sedangkan pada Minggu 17 Mei akan dilakukan teguran dan imbauan. Setelah itu pada 20&amp;ndash;30 Mei diberlakukan sanksi teguran dan tindakan kepada masyarakat yang melanggar PSBB.</description><content:encoded>KOTA MALANG &amp;ndash; Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya selama 14 hari tidak akan membuat aktivitas warga berhenti total. Hal ini terutama pada sektor-sektor perekonomian yang mencakup bahan pangan pokok kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Malang Sutiaji memastikan PSBB tak memengaruhi aktivitas perekonomian seperti pasar, minimarket, hingga warung makan. Namun selama masa PSBB, jam operasionalnya akan dibatasi.
&quot;Untuk usaha yang menjual bahan pokok masih boleh buka dan tutup pukul 21.00 WIB. Nanti diberlakukan seperti jam malam pukul 21.00 sampai 04.00 WIB, tidak ada orang yang bergerak,&quot; ujar Sutiaji di Bakorwil III Malang, Rabu 13 Mei 2020.
Namun, ia menegaskan pelaku usaha di luar bahan pokok tidak boleh beroperasi. Bila memang ada yang melanggar, pihaknya akan memberikan sanksi tegas dengan mencabut izin usaha.
&quot;Pasar masih buka. Di luar menjual bahan itu tidak diperbolehkan. Nanti yang melanggar akan dikenakan sanksi tegas,&quot; ucapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xMy8xLzEyMTMyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Hal serupa diungkapkan Bupati Malang HM Sanusi yang mengungkapkan warganya masih tetap bisa beraktivitas, terutama di sektor-sektor perekonomian dan hajat hidup orang banyak seperti pasar, minimarket, atau tempat makan, meski ada pembatasan fisik yang dilakukan.
&quot;Petani boleh bekerja, yang bekerja boleh. Pasar tetap buka, tapi kita berlakukan physical distancing, dan rencananya di pasar nanti ada ganjil-genap,&quot; tuturnya.
PSBB sendiri sepakat diberlakukan pada Minggu 17 Mei 2020. Mulai hari ini, Kamis 14 Mei, aturan PSBB akan disosialisasikan kepada masyarakat di tiga daerah di Malang Raya.
Sedangkan pada Minggu 17 Mei akan dilakukan teguran dan imbauan. Setelah itu pada 20&amp;ndash;30 Mei diberlakukan sanksi teguran dan tindakan kepada masyarakat yang melanggar PSBB.</content:encoded></item></channel></rss>
