<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok 26 Pasar di Malang Berlakukan Ganjil-Genap</title><description>Besok, kata Pak Wali, ada 26 pasar di kota Malang yang akan menggunakan ganjil genap semua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap"/><item><title>Besok 26 Pasar di Malang Berlakukan Ganjil-Genap</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap</guid><pubDate>Kamis 14 Mei 2020 17:08 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap-HPFqnMe0DR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau persiapan sistem ganjil-genap di Pasar Klojen malang (Foto : Okezone.com/Avirista)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/14/519/2214177/besok-26-pasar-di-malang-berlakukan-ganjil-genap-HPFqnMe0DR.jpg</image><title>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau persiapan sistem ganjil-genap di Pasar Klojen malang (Foto : Okezone.com/Avirista)</title></images><description>MALANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forum Komunikasih Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur meninjau Pasar Klojen di hari pertama sosialisasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang raya.

Peninjauan ini terkait dengan pelaksanaan format ganjil genap di pasar tradisional guna mencegah penyebaran corona. Hal ini dirasa Gubernur Khofifah menjadi penting untuk tetap menjaga roda perekonomian sekaligus menjaga kesehatan penjual dan pembeli.

&quot;Jangan sampai pasarnya tutup, proses jual beli perdagangan tetap jalan, tetapi menjaga kesehatan juga harus dilakukan,&quot; ungkap Gubernur Khofifah seusai berkeliling meninjau Pasar Klojen, Kota Malang pada Kamis (14/5/2020).

Nantinya format ganjil genap yang diberlakukan di Pasar Klojen, diharapkan mantan menteri sosial ini supaya bisa diikuti pasar-pasar lainnya di Malang raya.

&quot;Besok, kata Pak Wali, ada 26 pasar di kota Malang yang akan menggunakan ganjil genap semua. Semoga efektif untuk menjaga perekonomian masyarakat, tetapi kesehatan tetap terlindungi,&quot; tutur Khofifah.

Pelaksanaan format ganjil genap sendiri dilakukan dengan sistem penomoran di setiap stand penjual sebagai acuan jadwal berjualan. Pada hari pertama sosialisasi PSBB ini, jadwal penjual bernomor stand ganjil yang mendapat giliran berjualan. Sementara stand dengan nomor genap bisa berjualan keesokan hari.

&quot;Masing-masing penjual sudah tahu, bahwa hari ini yang ganjil yang berjualan. Besok yang genap yang berjualan,&quot; imbuhnya.

Dengan format seperti ini, terlihat beberapa stand kosong tanpa penjual maupun barang dagangannya. Sehingga, format physical distancing atau pembatasan fisik pun bisa tetap terjaga.

Baca Juga :&amp;nbsp;Update Covid-19 di Indonesia 14 Mei 2020 : Positif 16.006 Orang, 3.518 Sembuh, 1.043 Meninggal

Protokol kesehatan lainnya juga terlihat disetiap penjuru pasar. Mulai dari penempatan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh juga terlihat di pintu masuk pasar. Hal tersebut tak lain untuk menjaga securitas pada penjual dan pembeli yang tengah berbelanja.

&quot;Jadi physical distancing berseiring dengan proses perekonomian supaya roda ekonomi tetap bergulir,&quot; bebernya.

Perempuan kelahiran Surabaya ini juga berharap bila format pasar ganjil genap ini bisa diterapkan di wilayah Jawa Timur lainnya. &quot;Format ini tidak hanya untuk yang sedang PSBB, saya rasa se-Jawa Timur dan daerah-daerah lain juga bisa dijadikan role model,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forum Komunikasih Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur meninjau Pasar Klojen di hari pertama sosialisasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang raya.

Peninjauan ini terkait dengan pelaksanaan format ganjil genap di pasar tradisional guna mencegah penyebaran corona. Hal ini dirasa Gubernur Khofifah menjadi penting untuk tetap menjaga roda perekonomian sekaligus menjaga kesehatan penjual dan pembeli.

&quot;Jangan sampai pasarnya tutup, proses jual beli perdagangan tetap jalan, tetapi menjaga kesehatan juga harus dilakukan,&quot; ungkap Gubernur Khofifah seusai berkeliling meninjau Pasar Klojen, Kota Malang pada Kamis (14/5/2020).

Nantinya format ganjil genap yang diberlakukan di Pasar Klojen, diharapkan mantan menteri sosial ini supaya bisa diikuti pasar-pasar lainnya di Malang raya.

&quot;Besok, kata Pak Wali, ada 26 pasar di kota Malang yang akan menggunakan ganjil genap semua. Semoga efektif untuk menjaga perekonomian masyarakat, tetapi kesehatan tetap terlindungi,&quot; tutur Khofifah.

Pelaksanaan format ganjil genap sendiri dilakukan dengan sistem penomoran di setiap stand penjual sebagai acuan jadwal berjualan. Pada hari pertama sosialisasi PSBB ini, jadwal penjual bernomor stand ganjil yang mendapat giliran berjualan. Sementara stand dengan nomor genap bisa berjualan keesokan hari.

&quot;Masing-masing penjual sudah tahu, bahwa hari ini yang ganjil yang berjualan. Besok yang genap yang berjualan,&quot; imbuhnya.

Dengan format seperti ini, terlihat beberapa stand kosong tanpa penjual maupun barang dagangannya. Sehingga, format physical distancing atau pembatasan fisik pun bisa tetap terjaga.

Baca Juga :&amp;nbsp;Update Covid-19 di Indonesia 14 Mei 2020 : Positif 16.006 Orang, 3.518 Sembuh, 1.043 Meninggal

Protokol kesehatan lainnya juga terlihat disetiap penjuru pasar. Mulai dari penempatan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh juga terlihat di pintu masuk pasar. Hal tersebut tak lain untuk menjaga securitas pada penjual dan pembeli yang tengah berbelanja.

&quot;Jadi physical distancing berseiring dengan proses perekonomian supaya roda ekonomi tetap bergulir,&quot; bebernya.

Perempuan kelahiran Surabaya ini juga berharap bila format pasar ganjil genap ini bisa diterapkan di wilayah Jawa Timur lainnya. &quot;Format ini tidak hanya untuk yang sedang PSBB, saya rasa se-Jawa Timur dan daerah-daerah lain juga bisa dijadikan role model,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
