<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah: Berdamai dengan Virus Corona, Bukan Menyerah!</title><description>Ini permasalahan yang akan menimpa seluruh negara di muka bumi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah"/><item><title>Pemerintah: Berdamai dengan Virus Corona, Bukan Menyerah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah</guid><pubDate>Sabtu 16 Mei 2020 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah-B5c1YGkl87.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Achmad Yurianto (Foto : Okezone.com) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/16/337/2215138/pemerintah-berdamai-dengan-virus-corona-bukan-menyerah-B5c1YGkl87.jpg</image><title>Achmad Yurianto (Foto : Okezone.com) </title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini menggaungkan konsep New Normal di lingkungan sosial masyarakat ketika berada di tengah pandemi Covid-19. Tatanan kehidupan baru itu dimaksudkan agar rakyat bisa terus melanjutkan keberlangsungan hidup dengan beradaptasi ditengah virus yang mewabah.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan, New Normal bukanlah bentuk dari sikap menyerah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

&quot;Dalam beberapa hal disebutkan oleh Presiden, inilah cara kita berdamai dengan virus, bukan menyerah. Berdamai bukan menyerah,&quot; kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Yurianto mengamini pernyataan dari badan kesehatan dunia atau WHO soal virus corona yang tidak akan bisa hilang dalam waktu cepat di lingkungan masyarakat.

&quot;Ini permasalahan yang akan menimpa seluruh negara di muka bumi. Karena ini adalah masalah pandemik,&quot; ujar Yurianto.

Sebab itu, kata Yurianto, saat ini seluruh masyarakat harus mengubah perilaku hidup di dalam kondisis bumi yang masih terancam dengan Covid-19.

Baca Juga :&amp;nbsp;Update Kasus Covid-19: ODP 269,449 dan PDP 35,069 Orang

&quot;Tetapi kita harus beradaptasi untuk merubah pola hidup kita dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketata, yang benar, yang berdisplin. Ini yang kita sebut sebagai pola hidup yang baru,&quot; tutur Yurianto.

&quot;Ini harus kita laksanakan dan harus  kemusian segera diimplementasikan, dihadapakan pada beberapa dmapak Covid-19 di dalam kehidupan maskayarakat kita,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia kini menggaungkan konsep New Normal di lingkungan sosial masyarakat ketika berada di tengah pandemi Covid-19. Tatanan kehidupan baru itu dimaksudkan agar rakyat bisa terus melanjutkan keberlangsungan hidup dengan beradaptasi ditengah virus yang mewabah.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan, New Normal bukanlah bentuk dari sikap menyerah dalam menghadapi pandemi Covid-19.

&quot;Dalam beberapa hal disebutkan oleh Presiden, inilah cara kita berdamai dengan virus, bukan menyerah. Berdamai bukan menyerah,&quot; kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (16/5/2020).

Yurianto mengamini pernyataan dari badan kesehatan dunia atau WHO soal virus corona yang tidak akan bisa hilang dalam waktu cepat di lingkungan masyarakat.

&quot;Ini permasalahan yang akan menimpa seluruh negara di muka bumi. Karena ini adalah masalah pandemik,&quot; ujar Yurianto.

Sebab itu, kata Yurianto, saat ini seluruh masyarakat harus mengubah perilaku hidup di dalam kondisis bumi yang masih terancam dengan Covid-19.

Baca Juga :&amp;nbsp;Update Kasus Covid-19: ODP 269,449 dan PDP 35,069 Orang

&quot;Tetapi kita harus beradaptasi untuk merubah pola hidup kita dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketata, yang benar, yang berdisplin. Ini yang kita sebut sebagai pola hidup yang baru,&quot; tutur Yurianto.

&quot;Ini harus kita laksanakan dan harus  kemusian segera diimplementasikan, dihadapakan pada beberapa dmapak Covid-19 di dalam kehidupan maskayarakat kita,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
