<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Positif Covid-19 Terus Melonjak, OTG Terindikasi Masih Berkeliaran</title><description>Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) masih mengalami tren peningkatan di sejumlah daerah di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran"/><item><title>Kasus Positif Covid-19 Terus Melonjak, OTG Terindikasi Masih Berkeliaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran</guid><pubDate>Minggu 17 Mei 2020 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran-oTKfXQX41M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19  (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/17/337/2215525/kasus-positif-covid-19-terus-melonjak-otg-terindikasi-masih-berkeliaran-oTKfXQX41M.jpg</image><title>Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19  (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) masih mengalami tren peningkatan di sejumlah daerah di Indonesia. Hingga hari ini, ada peningkatan kasus sebanyak 489. Sehingga, total orang yang positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 17.514.&amp;nbsp;
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap orang yang terjangkit Covid-19 tanpa gejala. Orang Tanpa Gejala (OTG) tersebut terindikasi masih berada di tengah-tengah masyarakat.
&quot;Penambahan kasus baru masih terus terjadi, berarti bahwa kasus positif pembawa virus masih ada di tengah kita. Ini yang kami sebut OTG di tubuhnya membawa virus,&quot; kata Yurianto saat menggelar jumpa pers di Graha BNPB yang disiarkan secara langsung, Minggu (17/5/2020).
Yurianto mengimbau masyarakat tetap melakukan aktivitas di rumah agar terhindar dari cemaran droplet Covid-19 yang dibawa oleh OTG. Namun, jika ada yang terpaksa harus keluar rumah, Yurianto meminta agar melaksanakan protokoler kesehatan.

Protokoler kesehatan itu diantaranya, menggunakan masker, menjaga jarak 1 sampai 2 meter bila bersosialisasi dengan orang lain, hindari tempat keramaian, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir minimal 20 detik.
&quot;Mencuci tangan gunakan sabun adalah cara yg bagus untuk bersihkan cemaran droplet dari OTG yang kita sentuh,&quot; beber Yurianto.
&quot;Kemudian kita sentuh matahidung mulut tanpa kita cuci, ini akan mempercepat proses penularan. budayakan bisa menjaga jarak fisik 1 meter dengan orang lain. Kami yakin kita bisa melakukannya,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus positif Coronavirus Disease (Covid-19) masih mengalami tren peningkatan di sejumlah daerah di Indonesia. Hingga hari ini, ada peningkatan kasus sebanyak 489. Sehingga, total orang yang positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 17.514.&amp;nbsp;
Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap orang yang terjangkit Covid-19 tanpa gejala. Orang Tanpa Gejala (OTG) tersebut terindikasi masih berada di tengah-tengah masyarakat.
&quot;Penambahan kasus baru masih terus terjadi, berarti bahwa kasus positif pembawa virus masih ada di tengah kita. Ini yang kami sebut OTG di tubuhnya membawa virus,&quot; kata Yurianto saat menggelar jumpa pers di Graha BNPB yang disiarkan secara langsung, Minggu (17/5/2020).
Yurianto mengimbau masyarakat tetap melakukan aktivitas di rumah agar terhindar dari cemaran droplet Covid-19 yang dibawa oleh OTG. Namun, jika ada yang terpaksa harus keluar rumah, Yurianto meminta agar melaksanakan protokoler kesehatan.

Protokoler kesehatan itu diantaranya, menggunakan masker, menjaga jarak 1 sampai 2 meter bila bersosialisasi dengan orang lain, hindari tempat keramaian, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir minimal 20 detik.
&quot;Mencuci tangan gunakan sabun adalah cara yg bagus untuk bersihkan cemaran droplet dari OTG yang kita sentuh,&quot; beber Yurianto.
&quot;Kemudian kita sentuh matahidung mulut tanpa kita cuci, ini akan mempercepat proses penularan. budayakan bisa menjaga jarak fisik 1 meter dengan orang lain. Kami yakin kita bisa melakukannya,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
