<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabuk, Pengendara Tak Bermasker Sempat Ngamuk saat Diamankan Satpol PP Denpasar</title><description>Setelah ditanya petugas, pria tersebut justru mengamuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar"/><item><title>Mabuk, Pengendara Tak Bermasker Sempat Ngamuk saat Diamankan Satpol PP Denpasar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar</guid><pubDate>Senin 18 Mei 2020 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Balipost.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar-S5to9qTq7L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas Satpol PP menangkap warga yang tidak menggunakan masker dan mabuk. (Balipost/Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/18/244/2215728/mabuk-pengendara-tak-bermasker-sempat-ngamuk-saat-diamankan-satpol-pp-denpasar-S5to9qTq7L.jpg</image><title>Petugas Satpol PP menangkap warga yang tidak menggunakan masker dan mabuk. (Balipost/Ist)</title></images><description>DENPASAR &amp;ndash; Seorang pengendara sepeda motor disetop oleh petugas Satpol PP yang melakukan pemeriksaan di pos pantau serangkaian Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat, Minggu (17/5/2020) malam. Pengendara tersebut disetop petugas karena tidak menggunakan masker dan mabuk.
Setelah sempat ditanya alasannya, pria tersebut justru mengamuk. Petugas menangkap pria tersebut.
Kasatpol PP Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pengendara yang sempat disetop tersebut juga mendorong petugas.

Tak hanya itu, lelaki itu mengumpat-umpat petugas yang sedang jaga. Karena sudah mengeluarkan kata-kata provokatif, petugas langsung mengamankannya. &amp;ldquo;Mereka ini tidak membawa STNK maupun KTP,&amp;rdquo; Sayoga, mengutip Balipost.com, Senin (18/5/2020).
Ia mengungkapkan, saat diajak bicara, pria ini sangat sulit. Penyebabnya, diduga pria ini dalam kondisi mabuk.

Baca Juga : Puluhan Warga Dikalungkan Papan Bertulis 'Saya Malu Tidak Memakai Masker'

Di kendaraannya juga ditemui minuman keras lokal sebanyak 1,5 liter. &amp;ldquo;Saat ini masih kami tempatkan di ruang pembinaan. Sambil nunggu dia bisa berkomunikasi dengan baik. Sampai sekarang masih dalam pengaruh alkohol,&amp;rdquo; kata Sayoga.
</description><content:encoded>DENPASAR &amp;ndash; Seorang pengendara sepeda motor disetop oleh petugas Satpol PP yang melakukan pemeriksaan di pos pantau serangkaian Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), Jalan Gunung Salak, Denpasar Barat, Minggu (17/5/2020) malam. Pengendara tersebut disetop petugas karena tidak menggunakan masker dan mabuk.
Setelah sempat ditanya alasannya, pria tersebut justru mengamuk. Petugas menangkap pria tersebut.
Kasatpol PP Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pengendara yang sempat disetop tersebut juga mendorong petugas.

Tak hanya itu, lelaki itu mengumpat-umpat petugas yang sedang jaga. Karena sudah mengeluarkan kata-kata provokatif, petugas langsung mengamankannya. &amp;ldquo;Mereka ini tidak membawa STNK maupun KTP,&amp;rdquo; Sayoga, mengutip Balipost.com, Senin (18/5/2020).
Ia mengungkapkan, saat diajak bicara, pria ini sangat sulit. Penyebabnya, diduga pria ini dalam kondisi mabuk.

Baca Juga : Puluhan Warga Dikalungkan Papan Bertulis 'Saya Malu Tidak Memakai Masker'

Di kendaraannya juga ditemui minuman keras lokal sebanyak 1,5 liter. &amp;ldquo;Saat ini masih kami tempatkan di ruang pembinaan. Sambil nunggu dia bisa berkomunikasi dengan baik. Sampai sekarang masih dalam pengaruh alkohol,&amp;rdquo; kata Sayoga.
</content:encoded></item></channel></rss>
