<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korea Selatan Desak Negara-Negara Laporkan Data Virus Corona ke WHO</title><description>Xi Jinping, bersikukuh bahwa negaranya bertindak secara bertanggung jawab pada fase awal wabah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who"/><item><title>Korea Selatan Desak Negara-Negara Laporkan Data Virus Corona ke WHO</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who</guid><pubDate>Selasa 19 Mei 2020 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who-rHdAsNcYcf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. (Foto/Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/19/18/2216398/korea-selatan-desak-negara-negara-laporkan-data-virus-corona-ke-who-rHdAsNcYcf.jpg</image><title>Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. (Foto/Twitter)</title></images><description>SEOUL - Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus diberi kekuasaan yang lebih besar untuk memerangi wabah Covid-19.
Dalam pidato di pertemuan tahunan Majelis Kesehatan Dunia ke-73, yang diselenggarakan secara daring, Presiden Moon mengatakan regulasi WHO harus didukung dengan regulasi yang mengikat secara hukum, untuk memastikan negara-negara melaporkan wabah dan membagikan data.
&quot;Kita harus memutakhirkan regulasi kesehatan internasional WHO dan aturan-aturan lain yang relevan dan memperkuatnya dengan payung hukum yang mengikat,&quot; kata Presiden Moon.
&quot;Penyakit menular baru bisa muncul kapan saja dan kita harus mampu menanganinya secara lebih cepat dan efisien. Data terkait dengan penularan, seharusnya dibagikan kepada negara-negara lain secara lebih transparan. Sistem peringatan dini dan mekanisme kerja sama juga perlu dibentuk bersama-sama,&quot; katanya.

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, berjanji bahwa akan dibentuk tim independen yang mengevaluasi respons WHO dalam menangangi wabah Covid-19.
Dalam pidato pembukaan, ia menyambut baik seruan perlunya WHO melakukan evaluasi dan mengatakan evaluasi atas penanganan wabah &quot;akan dilakukan secepatnya&quot;.
Ia juga mengatakan dunia tidak kekurangan alat, ilmu pengetahuan, atau sumber daya untuk menghadapi wabah.
&quot;Yang kurang adalah komitmen berkelanjutan untuk menggunakan alat, ilmu pengetahun dan sumber daya tersebut. Ini harus berubah dan perubahan itu harus dilakukan hari ini,&quot; katanya.
&quot;Saya menyerukan semua negara agar wabah yang terjadi pada 2020 ini tidak terulang lagi,&quot; tegas dirjen WHO.
Sementara itu, Presiden China, Xi Jinping, bersikukuh bahwa negaranya bertindak secara bertanggung jawab pada fase awal wabah.
Namun Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, negara-negara harus membayar sangat mahal karena tidak melakukan kerja sama secara efektif.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xOS8xLzEyMTMyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>SEOUL - Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) harus diberi kekuasaan yang lebih besar untuk memerangi wabah Covid-19.
Dalam pidato di pertemuan tahunan Majelis Kesehatan Dunia ke-73, yang diselenggarakan secara daring, Presiden Moon mengatakan regulasi WHO harus didukung dengan regulasi yang mengikat secara hukum, untuk memastikan negara-negara melaporkan wabah dan membagikan data.
&quot;Kita harus memutakhirkan regulasi kesehatan internasional WHO dan aturan-aturan lain yang relevan dan memperkuatnya dengan payung hukum yang mengikat,&quot; kata Presiden Moon.
&quot;Penyakit menular baru bisa muncul kapan saja dan kita harus mampu menanganinya secara lebih cepat dan efisien. Data terkait dengan penularan, seharusnya dibagikan kepada negara-negara lain secara lebih transparan. Sistem peringatan dini dan mekanisme kerja sama juga perlu dibentuk bersama-sama,&quot; katanya.

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, berjanji bahwa akan dibentuk tim independen yang mengevaluasi respons WHO dalam menangangi wabah Covid-19.
Dalam pidato pembukaan, ia menyambut baik seruan perlunya WHO melakukan evaluasi dan mengatakan evaluasi atas penanganan wabah &quot;akan dilakukan secepatnya&quot;.
Ia juga mengatakan dunia tidak kekurangan alat, ilmu pengetahuan, atau sumber daya untuk menghadapi wabah.
&quot;Yang kurang adalah komitmen berkelanjutan untuk menggunakan alat, ilmu pengetahun dan sumber daya tersebut. Ini harus berubah dan perubahan itu harus dilakukan hari ini,&quot; katanya.
&quot;Saya menyerukan semua negara agar wabah yang terjadi pada 2020 ini tidak terulang lagi,&quot; tegas dirjen WHO.
Sementara itu, Presiden China, Xi Jinping, bersikukuh bahwa negaranya bertindak secara bertanggung jawab pada fase awal wabah.
Namun Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, negara-negara harus membayar sangat mahal karena tidak melakukan kerja sama secara efektif.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNS8xOS8xLzEyMTMyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
