<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Larang Warganya Salat Id di Masjid, Risma: Gusti Allah Maha Mengerti</title><description>Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warganya untuk tidak melakukan sholat Idul Fitri secara berjamaah di Masjid maupun lapangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti"/><item><title>Larang Warganya Salat Id di Masjid, Risma: Gusti Allah Maha Mengerti</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti</guid><pubDate>Rabu 20 Mei 2020 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti-7PZGyc5XbR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/20/519/2217182/larang-warganya-salat-id-di-masjid-risma-gusti-allah-maha-mengerti-7PZGyc5XbR.jpg</image><title>Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Okezone)</title></images><description>SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warganya untuk tidak melakukan sholat Idul Fitri secara berjamaah di Masjid maupun lapangan. Sebab rawan terjadi penularan covid-19 atau virus corona.

Selama ini sudah ada tiga klaster Masjid dari 16 klaster penularan covid-19 yang ada di Kota Surabaya. Penularan klaster masjid cukup berat, karena jika sudah ada yang terpapar covid-19, maka yang lain diprediksi ikut terpapar.

Bahkan di salah satu klaster masjid ada anak-anak yang terpapar covid-19. Jika sudah begitu, maka akan semakin berat dalam penanganan covid-19.

&quot;Gak boleh (sholat id) masih kondisi seperti ini. Gusti Allah maha tahu, Gusti Allah maha pengerti, Gusti Allah ono wong dusone sak pirang-pirang yo diampuni (ada dosanya banyak diampuni). Kalau kita dipaksakan (sholat id berjamaah di masjid) nanti kalau ada apa-apa berat,&quot; terang Risma, Selasa (19/5/2020).

Menurut Risma, klaster masjid ada 3 dari 16 klaster yang ada di Kota Surabaya. Sehingga kondisi tersebut harus diperhatikan oleh masyarakat. Peran dari masyarakat sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Surabaya.

Pihaknya berharap kasus covid-19 segera turun. Kemudian masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa dihantui penyebaran virus corona.

&quot;Peran dari masyarakat penting, harus guyub. Jika tidak guyub berat. Mudah-mudahan habis lebaran turun (kasus covid-19),&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warganya untuk tidak melakukan sholat Idul Fitri secara berjamaah di Masjid maupun lapangan. Sebab rawan terjadi penularan covid-19 atau virus corona.

Selama ini sudah ada tiga klaster Masjid dari 16 klaster penularan covid-19 yang ada di Kota Surabaya. Penularan klaster masjid cukup berat, karena jika sudah ada yang terpapar covid-19, maka yang lain diprediksi ikut terpapar.

Bahkan di salah satu klaster masjid ada anak-anak yang terpapar covid-19. Jika sudah begitu, maka akan semakin berat dalam penanganan covid-19.

&quot;Gak boleh (sholat id) masih kondisi seperti ini. Gusti Allah maha tahu, Gusti Allah maha pengerti, Gusti Allah ono wong dusone sak pirang-pirang yo diampuni (ada dosanya banyak diampuni). Kalau kita dipaksakan (sholat id berjamaah di masjid) nanti kalau ada apa-apa berat,&quot; terang Risma, Selasa (19/5/2020).

Menurut Risma, klaster masjid ada 3 dari 16 klaster yang ada di Kota Surabaya. Sehingga kondisi tersebut harus diperhatikan oleh masyarakat. Peran dari masyarakat sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Surabaya.

Pihaknya berharap kasus covid-19 segera turun. Kemudian masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa dihantui penyebaran virus corona.

&quot;Peran dari masyarakat penting, harus guyub. Jika tidak guyub berat. Mudah-mudahan habis lebaran turun (kasus covid-19),&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
