<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Herd Immunity Jadi Strategi Swedia Lawan Corona, Efektifkah?</title><description>Setiap negara tampaknya memiliki strategi yang berbeda-beda untuk menangani pandemi virus corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah"/><item><title>Herd Immunity Jadi Strategi Swedia Lawan Corona, Efektifkah?</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah-ZjGoAA4GP4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/18/2217882/herd-immunity-jadi-strategi-swedia-lawan-corona-efektifkah-ZjGoAA4GP4.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Setiap negara tampaknya memiliki strategi yang berbeda-beda untuk menangani pandemi virus corona. Khususnya Swedia, negara ini mengadopsi langkah-langkah yang lebih santai untuk mengendalikan virus corona, dikutip CNN.com.

Dilaporkan hanya 7,3% orang di Stockholm yang mengembangkan antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit ini pada akhir April. Angka tersebut, yang dikonfirmasi oleh Otoritas Kesehatan Masyarakat Swedia kepada CNN, kira-kira sama dengan negara-negara lain dan jauh di bawah 70-90% yang diperlukan untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kawanan dalam suatu populasi.

Ini terjadi setelah negara mengadopsi strategi yang sangat berbeda untuk menghentikan penyebaran virus corona ke negara lain dengan hanya menerapkan pembatasan yang sangat ringan pada kehidupan sehari-hari.

Kepala ahli epidemiologi Swedia Anders Tegnell mengatakan jumlah itu &quot;sedikit lebih rendah&quot; dari yang diharapkan &quot;tetapi tidak terlalu rendah, mungkin satu atau beberapa persen&quot;.

&quot;Itu sesuai dengan model yang kami miliki,&quot; tambahnya, saat berbicara di konferensi pers di Stockholm.

Penelitian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Masyarakat Swedia bertujuan untuk menentukan potensi kekebalan kawanan dalam populasi, berdasarkan 1.118 tes yang dilakukan dalam satu minggu.

Ini bertujuan untuk melakukan jumlah tes yang sama setiap tujuh hari selama periode delapan minggu. Hasil dari daerah lain akan dirilis nanti, kata juru bicara Otoritas Kesehatan Masyarakat.

Swedia telah mengadopsi strategi yang berbeda dengan negara-negara Nordic lainnya selama pandemi, memilih untuk menghindari penutupan dan menjaga sebagian besar sekolah, restoran, salon dan bar terbuka. Namun, hal itu meminta orang untuk menahan diri dari melakukan perjalanan panjang, menekankan tanggung jawab pribadi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Setiap negara tampaknya memiliki strategi yang berbeda-beda untuk menangani pandemi virus corona. Khususnya Swedia, negara ini mengadopsi langkah-langkah yang lebih santai untuk mengendalikan virus corona, dikutip CNN.com.

Dilaporkan hanya 7,3% orang di Stockholm yang mengembangkan antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit ini pada akhir April. Angka tersebut, yang dikonfirmasi oleh Otoritas Kesehatan Masyarakat Swedia kepada CNN, kira-kira sama dengan negara-negara lain dan jauh di bawah 70-90% yang diperlukan untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kawanan dalam suatu populasi.

Ini terjadi setelah negara mengadopsi strategi yang sangat berbeda untuk menghentikan penyebaran virus corona ke negara lain dengan hanya menerapkan pembatasan yang sangat ringan pada kehidupan sehari-hari.

Kepala ahli epidemiologi Swedia Anders Tegnell mengatakan jumlah itu &quot;sedikit lebih rendah&quot; dari yang diharapkan &quot;tetapi tidak terlalu rendah, mungkin satu atau beberapa persen&quot;.

&quot;Itu sesuai dengan model yang kami miliki,&quot; tambahnya, saat berbicara di konferensi pers di Stockholm.

Penelitian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Masyarakat Swedia bertujuan untuk menentukan potensi kekebalan kawanan dalam populasi, berdasarkan 1.118 tes yang dilakukan dalam satu minggu.

Ini bertujuan untuk melakukan jumlah tes yang sama setiap tujuh hari selama periode delapan minggu. Hasil dari daerah lain akan dirilis nanti, kata juru bicara Otoritas Kesehatan Masyarakat.

Swedia telah mengadopsi strategi yang berbeda dengan negara-negara Nordic lainnya selama pandemi, memilih untuk menghindari penutupan dan menjaga sebagian besar sekolah, restoran, salon dan bar terbuka. Namun, hal itu meminta orang untuk menahan diri dari melakukan perjalanan panjang, menekankan tanggung jawab pribadi.
</content:encoded></item></channel></rss>
