<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konser Virtual Covid-19 Bikin Heboh, Bamsoet: Saya yang Patut Disalahkan</title><description>Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan, bukan yang lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan"/><item><title>Konser Virtual Covid-19 Bikin Heboh, Bamsoet: Saya yang Patut Disalahkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan-TRg3J7h4dC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/337/2218059/konser-virtual-covid-19-bikin-heboh-bamsoet-saya-yang-patut-disalahkan-TRg3J7h4dC.jpg</image><title>Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Sebagai salah satu penggagas konsel amal untuk penanganan Covid-19, Bamabang Soesatyo menyampaikan permintaan maafnya pada seluruh pihak atas kegaduhan yang ditimbulkan konser virtual tersebut.
&quot;Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan, bukan yang lain,&quot; ujar Bamsoet dalam siaran langsung di Channel Youtube BNPB, Jumat (22/5/2020).
Bamsoet mengatakan, acara tersebut &quot;digoreng&quot; luar biasa. Namun, pihaknya akan menghadapi dengan senyuman. &quot;Ada sebaran hoaks dari emak-emak di Kalimantan, ada prank buruh Jambi mengaku pengusaha tambang kemudian kabarnya ditangkap polisi&quot; tuturnya.
Namun, poliitkus Partai Golar itu mengatu seluruh jajarannya yang terlibat dalam konser tersebut memohon untuk keduanya dilepas aparat kepolisian. &quot;Karena tidak ada yang dirugikan, karena peminat motor listrik milik dan bertanda tangan Pak Jokowi ini sangat banyak,&quot; ujar Bamsoet.
&quot;Bahkan setelah M. Nuh mundur, ada yang ngebid lebih tinggi. Namun, kami konsisten dengan aturan, kita serahkan kepada peserta lelang di bawahnya,&quot; ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Kota Jambi, M Nuh sempat dinyatakan sebagai pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun itu dibatalkan karena yang bersangkutan salah paham, mengira lelang sebagai undian.
Baca Juga :&amp;nbsp;367 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Turun 61% Dibanding Lebaran 2019
Sempat tersiar kabar bahwa M Nuh ditangkap, namun belakangan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi membantahnya.
&quot;Isu soal penangkapan pemenang lelang motor listrik Presiden Jokowi itu tidak benar. Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan (M Nuh),&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebagai salah satu penggagas konsel amal untuk penanganan Covid-19, Bamabang Soesatyo menyampaikan permintaan maafnya pada seluruh pihak atas kegaduhan yang ditimbulkan konser virtual tersebut.
&quot;Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan, bukan yang lain,&quot; ujar Bamsoet dalam siaran langsung di Channel Youtube BNPB, Jumat (22/5/2020).
Bamsoet mengatakan, acara tersebut &quot;digoreng&quot; luar biasa. Namun, pihaknya akan menghadapi dengan senyuman. &quot;Ada sebaran hoaks dari emak-emak di Kalimantan, ada prank buruh Jambi mengaku pengusaha tambang kemudian kabarnya ditangkap polisi&quot; tuturnya.
Namun, poliitkus Partai Golar itu mengatu seluruh jajarannya yang terlibat dalam konser tersebut memohon untuk keduanya dilepas aparat kepolisian. &quot;Karena tidak ada yang dirugikan, karena peminat motor listrik milik dan bertanda tangan Pak Jokowi ini sangat banyak,&quot; ujar Bamsoet.
&quot;Bahkan setelah M. Nuh mundur, ada yang ngebid lebih tinggi. Namun, kami konsisten dengan aturan, kita serahkan kepada peserta lelang di bawahnya,&quot; ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Kampung Manggis, Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Kota Jambi, M Nuh sempat dinyatakan sebagai pemenang lelang motor listrik milik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun itu dibatalkan karena yang bersangkutan salah paham, mengira lelang sebagai undian.
Baca Juga :&amp;nbsp;367 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Turun 61% Dibanding Lebaran 2019
Sempat tersiar kabar bahwa M Nuh ditangkap, namun belakangan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi membantahnya.
&quot;Isu soal penangkapan pemenang lelang motor listrik Presiden Jokowi itu tidak benar. Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan (M Nuh),&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
