<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Kebayoran Lama Ramai, Polisi: Masih Banyak Pedagang yang Nakal</title><description>Polisi sudah menindaklanjuti keramaian di Pasar Kebayoran Lama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal"/><item><title>Pasar Kebayoran Lama Ramai, Polisi: Masih Banyak Pedagang yang Nakal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal-ixei9CYv7U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Kebayoran Lama padat (Foto : Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/338/2218076/pasar-kebayoran-lama-ramai-polisi-masih-banyak-pedagang-yang-nakal-ixei9CYv7U.jpg</image><title>Pasar Kebayoran Lama padat (Foto : Instagram)</title></images><description>JAKARTA -  Sejumlah foto Pasar Kebayoran Lama yang dipenuhi pedagang dan pembeli jelang H-3 Idul Fitri ditengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) media sosial instagram @jktinfo.

Menanggapi itu, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Indra Ranudikarta membenarkan beredarnya foto-foto keramaian itu. Menurutnya sejauh ini sudah dilakukan tindakan untuk mengurangi hal itu.

&quot;Iya memang (ramai namun) sudah kita tindaklanjuti,&quot; kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, (22/5/2020).

Indra mengatakan, pihak kepolisian bersama petugas dari Satpol PP dan lainnya sudah berupaya mengatur agar masyarakat tidak berkerumun, namun hal itu sangat sulit dilakukan.

&quot;Dari malam, sore kita sudah tindaklanjuti terus itu. Cuma memang permasalahannya masih juga banyak yang nakal-nakal (pedagang -red), memang agak susah budaya masyarakat,&quot; tuturnya.

Indra mengatakan, di kawasan Pasar Kebayoran Lama ada Pos Pam untuk memantau aktifitas masyarakat namun pihaknya juga terkendala dengan terbatasnya anggota kepolisian. &quot;Pedagang juga jumlahnya jomplang banget sama petugas kan. Anggota juga terbagi di berbagai pos mungkin salah satu kendalanya itu,&quot; tuturnya.

&quot;Tetapi bukan berarti kita tidak  tindaklanjuti, kalau ada pelanggaran pasti kita tindaklanjuti, tapi kalau ditanya masih ada (pelanggaran) masih adalah, kita kan sifatnya cuma meminimalisir, syukur-syukur enggak ada, cuma kesadaran masyarakat kan susah kadang dilema juga cuma gimana,&quot; tandasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Konser Virtual Covid-19 Bikin Heboh, Bamsoet: Saya yang Patut Disalahkan

Diketahui sebelumnya, dalam foto yang diunggah @jktinfo, terlihat ramainya Pasar Kebayoran Lama dipadati dengan warga, pengendara motor hingga angkot di sepanjang jalan.

&quot;Suasana Pasar Kebayoran Lama, Jaksel pagi ini. Selalu berhati-hati dan waspada ya,&quot; tulis akun @jktinformasi.</description><content:encoded>JAKARTA -  Sejumlah foto Pasar Kebayoran Lama yang dipenuhi pedagang dan pembeli jelang H-3 Idul Fitri ditengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) media sosial instagram @jktinfo.

Menanggapi itu, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Indra Ranudikarta membenarkan beredarnya foto-foto keramaian itu. Menurutnya sejauh ini sudah dilakukan tindakan untuk mengurangi hal itu.

&quot;Iya memang (ramai namun) sudah kita tindaklanjuti,&quot; kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, (22/5/2020).

Indra mengatakan, pihak kepolisian bersama petugas dari Satpol PP dan lainnya sudah berupaya mengatur agar masyarakat tidak berkerumun, namun hal itu sangat sulit dilakukan.

&quot;Dari malam, sore kita sudah tindaklanjuti terus itu. Cuma memang permasalahannya masih juga banyak yang nakal-nakal (pedagang -red), memang agak susah budaya masyarakat,&quot; tuturnya.

Indra mengatakan, di kawasan Pasar Kebayoran Lama ada Pos Pam untuk memantau aktifitas masyarakat namun pihaknya juga terkendala dengan terbatasnya anggota kepolisian. &quot;Pedagang juga jumlahnya jomplang banget sama petugas kan. Anggota juga terbagi di berbagai pos mungkin salah satu kendalanya itu,&quot; tuturnya.

&quot;Tetapi bukan berarti kita tidak  tindaklanjuti, kalau ada pelanggaran pasti kita tindaklanjuti, tapi kalau ditanya masih ada (pelanggaran) masih adalah, kita kan sifatnya cuma meminimalisir, syukur-syukur enggak ada, cuma kesadaran masyarakat kan susah kadang dilema juga cuma gimana,&quot; tandasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Konser Virtual Covid-19 Bikin Heboh, Bamsoet: Saya yang Patut Disalahkan

Diketahui sebelumnya, dalam foto yang diunggah @jktinfo, terlihat ramainya Pasar Kebayoran Lama dipadati dengan warga, pengendara motor hingga angkot di sepanjang jalan.

&quot;Suasana Pasar Kebayoran Lama, Jaksel pagi ini. Selalu berhati-hati dan waspada ya,&quot; tulis akun @jktinformasi.</content:encoded></item></channel></rss>
