<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengunjung Sesaki Pamulang Square Tangsel saat PSBB</title><description>Pengelola mengaku tak bisa berbuat banyak mencegah para pemilik tenant tetap menggelar barang dagangannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb"/><item><title>Pengunjung Sesaki Pamulang Square Tangsel saat PSBB</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 20:43 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb-CgxqfzAQwC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengunjung sesaki Pamulang Square Tangsel saat PSBB. (Foto : Okezone.com/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/338/2218259/pengunjung-sesaki-pamulang-square-tangsel-saat-psbb-CgxqfzAQwC.jpg</image><title>Pengunjung sesaki Pamulang Square Tangsel saat PSBB. (Foto : Okezone.com/Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Antusiasme masyarakat yang ingin berbelanja jelang hari raya Idul Fitri kian tak terbendung. Kepadatan terlihat di pusat perbelanjaan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Di sana, pengunjung menyerbu berbagai tenant penjual pakaian, konter handphone, toko aksesori, toko sepatu-sendal, dan sebagainya. Kian sore, area bagian dalam Pamulang Square kian dipenuhi para pengunjung.

Dari sisi depan lobi utama, sepintas seolah pusat perbelanjaan itu sedang tak melakukan aktivitas apapun. Bagian pintu masuknya juga tertutup rapat. Namun, begitu menelusuri dari pintu samping, jelas terlihat silih berganti pengunjung datang masuk ke dalamnya.

Sementara itu, Chief Operasional Managemen Pamulang Square, Eru Cipta, mengaku tak bisa berbuat banyak mencegah para pemilik tenant tetap menggelar barang dagangannya. Dia mengatakan, total ada sekira 400 tenant termasuk kantin di Pamulang Square.

&quot;Total ada 400 tenant, tapi enggak semua buka. Sebenarnya kan ini tutup tadinya, tapi kita enggak bisa mencegah juga para pemilik toko untuk tetap buka. Kalau sudah bicara urusan dapur, perut, kita juga enggak tega kan,&quot; katanya kepada Okezone, Jumat (22/5/2020).



Menurut Eru, pihak Satpol PP telah 2 kali menegur manajemen Pamulang Square karena tetap membuka usahanya. Namun begitu ditutup, lagi-lagi pemilik tenant diam-diam kembali menggelar dagangannya. Terlebih, mereka juga menuding ada tempat usaha serupa di lokasi lain yang dibiarkan tetap operasional.

&quot;Sudah 2 kali ditegur. Kita sempat tutup, tapi ya pedagang di bawah maunya kan tetap usaha. Akhirnya buka lagi, ditegur lagi terus tutup. Tapi terakhir ini buka lagi. Pedagang itu menganggap banyak lokasi lain tetap buka. Jadi ya mereka ikutan buka,&quot; ucap Eru.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Al Fachry menjelaskan, beberapa hari ini pihaknya masih banyak mendapati para pemilik usaha yang membandel. Satu sisi pedagang berdalih kebutuhan ekonomi, sisi lainnya adalah soal peraturan demi kepentingan bersama.

&quot;Beberapa hari ini memang hampir merata terjadi, tempat-tempat usaha kembali beroperasi. Intinya kita tak bosan, akan tetap kembali melakukan penegakan PSBB,&quot; tuturnya.

PSBB Kota Tangsel i kini memasuki tahap 3. Dimulai sejak 18 Mei dan akan berakhir pada 31 Mei 2020. Disebutkan, pembatasan tahap 3 bakal dipertegas dengan sanksi bagi pelanggar. Termasuk adalah pencabutan izin usaha.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Pasar di Sejumlah Daerah Ramai Pengunjung



</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Antusiasme masyarakat yang ingin berbelanja jelang hari raya Idul Fitri kian tak terbendung. Kepadatan terlihat di pusat perbelanjaan Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Di sana, pengunjung menyerbu berbagai tenant penjual pakaian, konter handphone, toko aksesori, toko sepatu-sendal, dan sebagainya. Kian sore, area bagian dalam Pamulang Square kian dipenuhi para pengunjung.

Dari sisi depan lobi utama, sepintas seolah pusat perbelanjaan itu sedang tak melakukan aktivitas apapun. Bagian pintu masuknya juga tertutup rapat. Namun, begitu menelusuri dari pintu samping, jelas terlihat silih berganti pengunjung datang masuk ke dalamnya.

Sementara itu, Chief Operasional Managemen Pamulang Square, Eru Cipta, mengaku tak bisa berbuat banyak mencegah para pemilik tenant tetap menggelar barang dagangannya. Dia mengatakan, total ada sekira 400 tenant termasuk kantin di Pamulang Square.

&quot;Total ada 400 tenant, tapi enggak semua buka. Sebenarnya kan ini tutup tadinya, tapi kita enggak bisa mencegah juga para pemilik toko untuk tetap buka. Kalau sudah bicara urusan dapur, perut, kita juga enggak tega kan,&quot; katanya kepada Okezone, Jumat (22/5/2020).



Menurut Eru, pihak Satpol PP telah 2 kali menegur manajemen Pamulang Square karena tetap membuka usahanya. Namun begitu ditutup, lagi-lagi pemilik tenant diam-diam kembali menggelar dagangannya. Terlebih, mereka juga menuding ada tempat usaha serupa di lokasi lain yang dibiarkan tetap operasional.

&quot;Sudah 2 kali ditegur. Kita sempat tutup, tapi ya pedagang di bawah maunya kan tetap usaha. Akhirnya buka lagi, ditegur lagi terus tutup. Tapi terakhir ini buka lagi. Pedagang itu menganggap banyak lokasi lain tetap buka. Jadi ya mereka ikutan buka,&quot; ucap Eru.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Al Fachry menjelaskan, beberapa hari ini pihaknya masih banyak mendapati para pemilik usaha yang membandel. Satu sisi pedagang berdalih kebutuhan ekonomi, sisi lainnya adalah soal peraturan demi kepentingan bersama.

&quot;Beberapa hari ini memang hampir merata terjadi, tempat-tempat usaha kembali beroperasi. Intinya kita tak bosan, akan tetap kembali melakukan penegakan PSBB,&quot; tuturnya.

PSBB Kota Tangsel i kini memasuki tahap 3. Dimulai sejak 18 Mei dan akan berakhir pada 31 Mei 2020. Disebutkan, pembatasan tahap 3 bakal dipertegas dengan sanksi bagi pelanggar. Termasuk adalah pencabutan izin usaha.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Pasar di Sejumlah Daerah Ramai Pengunjung



</content:encoded></item></channel></rss>
