<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pemudik Disuruh Putar Balik di Gerbang Tol Cileunyi   </title><description>Polisi menindak ratusan pemudik yang nekat untuk pulang kampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi"/><item><title>Ratusan Pemudik Disuruh Putar Balik di Gerbang Tol Cileunyi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi</guid><pubDate>Jum'at 22 Mei 2020 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi-U1EknQhaB8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi saat menghalau pemudik yang melintasi gerbang tol Cileunyi (foto: Okezone.com/CDB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/22/525/2218013/ratusan-pemudik-disuruh-putar-balik-di-gerbang-tol-cileunyi-U1EknQhaB8.jpg</image><title>Polisi saat menghalau pemudik yang melintasi gerbang tol Cileunyi (foto: Okezone.com/CDB)</title></images><description>

BANDUNG - Polisi menindak ratusan pemudik yang nekat untuk pulang kampung. Ratusan pemudik itu, terjaring di pos penyekatan Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (22/5/2020), atau pada H-2 Lebaran.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Majalengka Zero Kasus Covid-19, Kapolres Imbau Perantau Jangan Pulang Dulu
Mereka yang terjaring polisi, kebanyakan mengarah ke Kabupaten Garut, Tasik dan Ciamis. Banyak diantaranya tidak membawa surat protokol kesehatan.

&quot;Bahkan ada yang terang-terangan mengatakan akan mudik, kita menghalau (putar balik) karena tidak ada kejelasan,&quot; kata Perwira Pengendali Exit Tol Cileunyi, AKP Sumartono, di pos Cileunyi.
&amp;nbsp;
Adapun pelanggaran di dominasi oleh kendaraan roda empat pribadi, yang rata-ratanya berasal dari Bandung. Selain memutar balikan kendaraan melanggar, polisi juga keluarkan 20 surat teguran.

&quot;Jadi tindakannya putar balik dan kita juga beri surat teguran,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Warga Blora di Jalur Pantura: Bukan Mudik, Tapi Pulang Kampung&amp;nbsp;
Menurut Sumartono, jumlah kendaraan yang melintas di GT Cileunyi lebih sedikit daripada hari biasanya. Karena, kata dia, pada hari biasanya banyak kendaraan pabrik atau kendaraan karyawan yang beroperasi.

&quot;Lebih banyak pada hari normal sebelum H-7, karena karyawan banyak yang bekerja,&quot; kata dia.</description><content:encoded>

BANDUNG - Polisi menindak ratusan pemudik yang nekat untuk pulang kampung. Ratusan pemudik itu, terjaring di pos penyekatan Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (22/5/2020), atau pada H-2 Lebaran.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Majalengka Zero Kasus Covid-19, Kapolres Imbau Perantau Jangan Pulang Dulu
Mereka yang terjaring polisi, kebanyakan mengarah ke Kabupaten Garut, Tasik dan Ciamis. Banyak diantaranya tidak membawa surat protokol kesehatan.

&quot;Bahkan ada yang terang-terangan mengatakan akan mudik, kita menghalau (putar balik) karena tidak ada kejelasan,&quot; kata Perwira Pengendali Exit Tol Cileunyi, AKP Sumartono, di pos Cileunyi.
&amp;nbsp;
Adapun pelanggaran di dominasi oleh kendaraan roda empat pribadi, yang rata-ratanya berasal dari Bandung. Selain memutar balikan kendaraan melanggar, polisi juga keluarkan 20 surat teguran.

&quot;Jadi tindakannya putar balik dan kita juga beri surat teguran,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Warga Blora di Jalur Pantura: Bukan Mudik, Tapi Pulang Kampung&amp;nbsp;
Menurut Sumartono, jumlah kendaraan yang melintas di GT Cileunyi lebih sedikit daripada hari biasanya. Karena, kata dia, pada hari biasanya banyak kendaraan pabrik atau kendaraan karyawan yang beroperasi.

&quot;Lebih banyak pada hari normal sebelum H-7, karena karyawan banyak yang bekerja,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
