<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curhat Penumpang KRL Padat: Social Distancing Tak Berlaku</title><description>Kepadatan terjadi di dalam KRL Commuter Line dari Jakarta menuju Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku"/><item><title>Curhat Penumpang KRL Padat: Social Distancing Tak Berlaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku</guid><pubDate>Minggu 24 Mei 2020 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku-kfW1SYjpmP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang KRL Berjubel dalam satu gerbong/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/24/338/2219000/curhat-penumpang-krl-padat-social-distancing-tak-berlaku-kfW1SYjpmP.jpg</image><title>Penumpang KRL Berjubel dalam satu gerbong/Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Kepadatan penumpang terlihat di dalam KRL Commuter Line dari Jakarta menuju Bogor. Situasi yang terjadi ini tentu saja membuat protokol kesehatan social distancing tidak bisa berlaku.
Padahal, minimal jarak antar penumpang adalah 1 meter. Sementara yang terjadi di kereta ini, bahkan tidak ada jarak. Dan penumpang saling bersentuhan akibat padatnya kondisi di dalam kereta.
VP Corporate Communications, PT KCI, Anne Purba sebelumnya menjelaskan, pihaknya hanya melayani perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari. Kemudian, dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari di seluruh lintas perjalanan.
&amp;ldquo;Pada waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup,&amp;rdquo; kata Anne dalam keterangannya.
Ia menyebut, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada di stasiun maupun di dalam KRL, pemeriksaan suhu tubuh saat akan naik KRL, penerapan physical distancing, serta membatasi hingga 60 orang per kereta.
Baca Juga: KRL Tujuan Bogor Padat saat Lebaran, Protokol Kesehatan Diabaikan
&quot;Keluhanya penumpang itu, di stasiun diberlakukan yang namanya social distansing, tapi di dalam kereta itu tidak ada pemberlakuan seperti itu. Maksimal 60 orang,  tapi karena pengurangan KRL kaya gini yang terjadi malah penumpukan penumpang di setiap stasiun,&quot; tutur Eka,  salah seorang penumpang yang merupakan pekerja  di daerah Jakarta, Minggu (24/5/2020).
Dia menjelaskan, kereta yang ditumpanginya adalah kereta pertama menuju Stasiun Bogor dengan pemberangkatan pertama dari Stasiun Jakarta Kota pada pukul 15.57 WIB.
Saking pdatnya, dia melanjutkan, petugas yang berada di dalam kereta itu tidak bisa berbuat apa-apa.
&quot;Kalau petugas yang di dalem kereta, dia cuma lewat doang tanpa ada pemberitahuan tentang masalah social distancing, karena saking nge-beledugnya penumpang KRL,&quot; tutur dia
Eka mengaku, dia naik kereta tersebut dari Stasiun Gondangdia. Saat naik, kondisi di dalam kereta sudah mulai padat. Seiring perjalanan, kereta kian padat karena penumpang terus bertambah di setiap stasiun.
&quot;Makin parah bukan padet lagi, yang namanya social distancing sudah engga di berlakukan tadi mah. Padet banget,&quot; jelas dia. (kha)</description><content:encoded>JAKARTA - Kepadatan penumpang terlihat di dalam KRL Commuter Line dari Jakarta menuju Bogor. Situasi yang terjadi ini tentu saja membuat protokol kesehatan social distancing tidak bisa berlaku.
Padahal, minimal jarak antar penumpang adalah 1 meter. Sementara yang terjadi di kereta ini, bahkan tidak ada jarak. Dan penumpang saling bersentuhan akibat padatnya kondisi di dalam kereta.
VP Corporate Communications, PT KCI, Anne Purba sebelumnya menjelaskan, pihaknya hanya melayani perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari. Kemudian, dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari di seluruh lintas perjalanan.
&amp;ldquo;Pada waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup,&amp;rdquo; kata Anne dalam keterangannya.
Ia menyebut, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada di stasiun maupun di dalam KRL, pemeriksaan suhu tubuh saat akan naik KRL, penerapan physical distancing, serta membatasi hingga 60 orang per kereta.
Baca Juga: KRL Tujuan Bogor Padat saat Lebaran, Protokol Kesehatan Diabaikan
&quot;Keluhanya penumpang itu, di stasiun diberlakukan yang namanya social distansing, tapi di dalam kereta itu tidak ada pemberlakuan seperti itu. Maksimal 60 orang,  tapi karena pengurangan KRL kaya gini yang terjadi malah penumpukan penumpang di setiap stasiun,&quot; tutur Eka,  salah seorang penumpang yang merupakan pekerja  di daerah Jakarta, Minggu (24/5/2020).
Dia menjelaskan, kereta yang ditumpanginya adalah kereta pertama menuju Stasiun Bogor dengan pemberangkatan pertama dari Stasiun Jakarta Kota pada pukul 15.57 WIB.
Saking pdatnya, dia melanjutkan, petugas yang berada di dalam kereta itu tidak bisa berbuat apa-apa.
&quot;Kalau petugas yang di dalem kereta, dia cuma lewat doang tanpa ada pemberitahuan tentang masalah social distancing, karena saking nge-beledugnya penumpang KRL,&quot; tutur dia
Eka mengaku, dia naik kereta tersebut dari Stasiun Gondangdia. Saat naik, kondisi di dalam kereta sudah mulai padat. Seiring perjalanan, kereta kian padat karena penumpang terus bertambah di setiap stasiun.
&quot;Makin parah bukan padet lagi, yang namanya social distancing sudah engga di berlakukan tadi mah. Padet banget,&quot; jelas dia. (kha)</content:encoded></item></channel></rss>
