<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebaran Pertama, Arus Kendaraan Masuk ke Padang Sepi</title><description>Kondisi ini berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya di mana arus kendaraan keluar-masuk Ibu Kota Sumatera Barat ramai.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi"/><item><title>Lebaran Pertama, Arus Kendaraan Masuk ke Padang Sepi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi</guid><pubDate>Minggu 24 Mei 2020 20:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi-Lj9T9BDpHw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Posko pemeriksaan kesehatan di Jalan By Pass, Padang (Okezone.com/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/24/340/2219060/lebaran-pertama-arus-kendaraan-masuk-ke-padang-sepi-Lj9T9BDpHw.jpg</image><title>Posko pemeriksaan kesehatan di Jalan By Pass, Padang (Okezone.com/Rus Akbar)</title></images><description>PADANG &amp;ndash; Arus kendaraan masuk ke Kota Padang menurun drastis bahkan cenderung sepi di hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020). Kondisi ini berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya di mana arus kendaraan keluar-masuk Ibu Kota Sumatera Barat ramai.

Sepinya kendaraan yang masuk Padang pada Idul Fitri kali ini karena adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta larangan mudik akibat pandemi Covid-19.

Sepinya arus kendaraan masuk Padang terpantau di Posko Protek Perbatasan Anak Aie, Jalan By Pass Padang. Posko itu tak sesibuk biasanya melayani seperti mencatat kendaraan dan memeriksa suhu tubuh pengendara.

&quot;Kondisi hari ini relatif sepi dari hari biasa,&quot; ujar Vino, petugas pencatat kendaraan di Posko Protek Perbatasan Anak Aie.
&amp;nbsp;
Diakui Vino, sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, hanya 20 kendaraan yang melewati posko dan diperiksa. &quot;Kalau hari biasanya di jam yang sama, kendaraan yang datang berkisar antara 35-40 unit kendaraan,&quot; bebernya.

Vino juga menyebut bahwa dari 20 kendaraan yang masuk, seluruhnya memiliki KTP Padang. &quot;Pada umumnya yang datang adalah warga Padang yang kebetulan sempat keluar Padang,&quot; jelasnya.

Tanpa Open House

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno  dan Wakilnya Nasrul Abit tak menggelar open house pada lebaran kali ini. Salat Idul Fitri juga digelar di rumah.
&quot;Masa pandemi Covid-19 dan tidak boleh ada kerumunan. Kami mohon maaf tidak menggelar open house pada lebaran tahun ini.  Insya Allah nilai-nilai silaturrahmi yang merupakan tradisi masyarakat kita secara turun-temurun dapat kita lalukan sesuai dengan kondisinya saat ini,  dan dimasa normal nantinya kita dapat beraktifitas seperti waktu-waktu sebelum kondisi pandemi ini,&amp;rdquo; kata Irwan.
Nasrul Abit menyampaikan hal sama. &quot;Keputusan ini diambil semata-mata demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 akibat mengumpulkan orang. Saya berharap masyarakat dapat mengerti dan memaklumi kondisi tersebut,&quot; ucap Nasrul Abit.
Nasrul Abit mengingatkan masyarakat yang hendak bersilaturrahmi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan pola hidup bersih cuci tangan pakai sabun setiap berkatifitas.
&amp;ldquo;Jangan pernah kita lalai dan lengah menjaga diri lebih baik dari pada pengobatinya,&quot; pinta Nasrul Abit.
Nasrul Abit mengajak masyarakat tak bersedih karena belum bisa mudik, karena silaturahmi bisa dilakukan dengan memanfaat teknologi.
&amp;ldquo;Bisa menggunakan media sosial dan video conference untuk bersilahturahmi bersama keluarga tercinta.&amp;rdquo;
</description><content:encoded>PADANG &amp;ndash; Arus kendaraan masuk ke Kota Padang menurun drastis bahkan cenderung sepi di hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5/2020). Kondisi ini berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya di mana arus kendaraan keluar-masuk Ibu Kota Sumatera Barat ramai.

Sepinya kendaraan yang masuk Padang pada Idul Fitri kali ini karena adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta larangan mudik akibat pandemi Covid-19.

Sepinya arus kendaraan masuk Padang terpantau di Posko Protek Perbatasan Anak Aie, Jalan By Pass Padang. Posko itu tak sesibuk biasanya melayani seperti mencatat kendaraan dan memeriksa suhu tubuh pengendara.

&quot;Kondisi hari ini relatif sepi dari hari biasa,&quot; ujar Vino, petugas pencatat kendaraan di Posko Protek Perbatasan Anak Aie.
&amp;nbsp;
Diakui Vino, sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, hanya 20 kendaraan yang melewati posko dan diperiksa. &quot;Kalau hari biasanya di jam yang sama, kendaraan yang datang berkisar antara 35-40 unit kendaraan,&quot; bebernya.

Vino juga menyebut bahwa dari 20 kendaraan yang masuk, seluruhnya memiliki KTP Padang. &quot;Pada umumnya yang datang adalah warga Padang yang kebetulan sempat keluar Padang,&quot; jelasnya.

Tanpa Open House

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno  dan Wakilnya Nasrul Abit tak menggelar open house pada lebaran kali ini. Salat Idul Fitri juga digelar di rumah.
&quot;Masa pandemi Covid-19 dan tidak boleh ada kerumunan. Kami mohon maaf tidak menggelar open house pada lebaran tahun ini.  Insya Allah nilai-nilai silaturrahmi yang merupakan tradisi masyarakat kita secara turun-temurun dapat kita lalukan sesuai dengan kondisinya saat ini,  dan dimasa normal nantinya kita dapat beraktifitas seperti waktu-waktu sebelum kondisi pandemi ini,&amp;rdquo; kata Irwan.
Nasrul Abit menyampaikan hal sama. &quot;Keputusan ini diambil semata-mata demi mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 akibat mengumpulkan orang. Saya berharap masyarakat dapat mengerti dan memaklumi kondisi tersebut,&quot; ucap Nasrul Abit.
Nasrul Abit mengingatkan masyarakat yang hendak bersilaturrahmi tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan pola hidup bersih cuci tangan pakai sabun setiap berkatifitas.
&amp;ldquo;Jangan pernah kita lalai dan lengah menjaga diri lebih baik dari pada pengobatinya,&quot; pinta Nasrul Abit.
Nasrul Abit mengajak masyarakat tak bersedih karena belum bisa mudik, karena silaturahmi bisa dilakukan dengan memanfaat teknologi.
&amp;ldquo;Bisa menggunakan media sosial dan video conference untuk bersilahturahmi bersama keluarga tercinta.&amp;rdquo;
</content:encoded></item></channel></rss>
