<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>H+2 Lebaran, Kedatangan Penumpang di Soetta Masih Rendah</title><description>Angka itu menunjukkan bahwa belum ada peningkatan kedatangan penumpang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah"/><item><title>H+2 Lebaran, Kedatangan Penumpang di Soetta Masih Rendah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2020 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah-MbuuIFTkbU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penumpang di Bandara Soekarno Hatta (Foto: Isty Maulidya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/26/338/2219989/h-2-lebaran-kedatangan-penumpang-di-soetta-masih-rendah-MbuuIFTkbU.jpg</image><title>Penumpang di Bandara Soekarno Hatta (Foto: Isty Maulidya)</title></images><description>TANGERANG - Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri PT Angkasa Pura II mencatat ada 1.500 penumpang yang datang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Angka itu menunjukkan bahwa belum ada peningkatan kedatangan penumpang.

Angkasa Pura II juga mencatat setidaknya ada 22 jadwal penerbangan dengan rincian 8 penerbangan dari Garuda Indonesia, 12 penerbangan dari Batik Air dan 2 penerbangan dari Lion Air.

&quot;Tanggal 26 Mei hari ini Bandara Soetta belum mencatat adanya peningkatan traffic kedatangan. Hanya ada 22 penerbangan yang masuk ke Soetta. Estimasi penumpang  dan kru kurang lebih 1500, dari mulai pagi tadi hingga malam nanti,&quot; ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin di Terminal 2, Bandara Soetta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penumpang Pesawat Wajib Kantongi Hasil Swab PCR, Bandara Soetta Siapkan 3 Pos Pemeriksaan&amp;nbsp;
Begitu sampai di pintu kedatangan, penumpang tersebut akan menjalani pemeriksaan sesuai daerah asal dan tujuan. Jika akan memasuki wilayah DKI Jakarta, maka yang bersangkutan akan dimintai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Sedangkan untuk penumpang transit maka akan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan di dalam Surat Edaran nomor 04 Gugus Tugas Nasional mengenai pembatasan perjalanan org yang kemudian diturunkan melalui Surat Edaran Nomor 32 Dirjen Perhubungan Udara.

&quot;Pos pertama di dalam gedung terminal baik di T2 atau T3, itu dengan pemeriksaan kesehatan, suhu tubuh dan juga health alert card. Lalu, mereka akan lewati check point 2 di mana disitu ada pengklasifikasian  penumpang berdasarkan tempat tinggal dan tujuan Jabodetabek atau non-Jabodetabek,&quot; jelas Awaluddin.

Jika ada penumpang yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta, namun tidak melengkapi persyaratan perjalanan, maka pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soetta akan langsung menyerahkan kepada pihak Pemprov DKI Jakarta. Penumpang akan dibawa ke tempat karantina di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng dan beberapa tempat yang akan segera disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menunggu hasil PCR.

&quot;Serahkan ke pemerintah daerah kalau tidak memenuhi persyaratan gugus tugas di bandara. Kamu serahkan mekanisme ke Pemprov DKI dan sudah menyiapkan asrama atau tempat karantina di GOR Cengkareng,&quot; tutup Awaluddin.
</description><content:encoded>TANGERANG - Memasuki H+2 Hari Raya Idul Fitri PT Angkasa Pura II mencatat ada 1.500 penumpang yang datang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Angka itu menunjukkan bahwa belum ada peningkatan kedatangan penumpang.

Angkasa Pura II juga mencatat setidaknya ada 22 jadwal penerbangan dengan rincian 8 penerbangan dari Garuda Indonesia, 12 penerbangan dari Batik Air dan 2 penerbangan dari Lion Air.

&quot;Tanggal 26 Mei hari ini Bandara Soetta belum mencatat adanya peningkatan traffic kedatangan. Hanya ada 22 penerbangan yang masuk ke Soetta. Estimasi penumpang  dan kru kurang lebih 1500, dari mulai pagi tadi hingga malam nanti,&quot; ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin di Terminal 2, Bandara Soetta.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penumpang Pesawat Wajib Kantongi Hasil Swab PCR, Bandara Soetta Siapkan 3 Pos Pemeriksaan&amp;nbsp;
Begitu sampai di pintu kedatangan, penumpang tersebut akan menjalani pemeriksaan sesuai daerah asal dan tujuan. Jika akan memasuki wilayah DKI Jakarta, maka yang bersangkutan akan dimintai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Sedangkan untuk penumpang transit maka akan dilakukan pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan di dalam Surat Edaran nomor 04 Gugus Tugas Nasional mengenai pembatasan perjalanan org yang kemudian diturunkan melalui Surat Edaran Nomor 32 Dirjen Perhubungan Udara.

&quot;Pos pertama di dalam gedung terminal baik di T2 atau T3, itu dengan pemeriksaan kesehatan, suhu tubuh dan juga health alert card. Lalu, mereka akan lewati check point 2 di mana disitu ada pengklasifikasian  penumpang berdasarkan tempat tinggal dan tujuan Jabodetabek atau non-Jabodetabek,&quot; jelas Awaluddin.

Jika ada penumpang yang akan memasuki wilayah DKI Jakarta, namun tidak melengkapi persyaratan perjalanan, maka pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bandara Soetta akan langsung menyerahkan kepada pihak Pemprov DKI Jakarta. Penumpang akan dibawa ke tempat karantina di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng dan beberapa tempat yang akan segera disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk menunggu hasil PCR.

&quot;Serahkan ke pemerintah daerah kalau tidak memenuhi persyaratan gugus tugas di bandara. Kamu serahkan mekanisme ke Pemprov DKI dan sudah menyiapkan asrama atau tempat karantina di GOR Cengkareng,&quot; tutup Awaluddin.
</content:encoded></item></channel></rss>
