<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Rendam 10 Kelurahan di Samarinda, Sudah 4 Hari Tak Surut   </title><description>anjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 1 meter merendam 10 kelurahan di 4 kecamatan di Samarinda, Kaltim.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut"/><item><title>Banjir Rendam 10 Kelurahan di Samarinda, Sudah 4 Hari Tak Surut   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2020 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fuji Mustopan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut-pCO9ShLo17.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Samarinda. Foto: iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/26/340/2219921/banjir-rendam-10-kelurahan-di-samarinda-sudah-4-hari-tak-surut-pCO9ShLo17.jpg</image><title>Banjir di Samarinda. Foto: iNews</title></images><description>SAMARINDA - Banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 1 meter merendam 10 kelurahan di 4 kecamatan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Banjir tersebut diakibatkan oleh tingginya curah hujan tinggi sehingga Sungai Mahakam meluap. Informasi yang dihimpun, bencana ini sudah berlangsung dalam empat hari terakhir.

Meski demikian Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, penanggulangan banjir di wilayahnya masih terkendala anggaran normalisasi sungai. Anggaran tertunda akibat pendemi virus corona (Covid-19).

&amp;ldquo;Sampai sekarang, berketepatan dengan pandemi Covid-19 ini, semua anggaran dipangkas, diarahkan ke pendidikan dan kesehatan. Itu yang membuat kita tertunda lagi (untuk normalisasi Sungai Mahakam),&amp;rdquo; ujarnya pada Selasa (26/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Banjir di Kalimantan, Bappenas Sebut Itu Bukan Wilayah Ibu Kota Baru&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi mudah-mudahan, waktu kita sampaikan itu Kementerian PUPR menanggapi positif memberikan bantuan untuk penanggulangan (normalisasi sungai),&amp;rdquo; tambah Hadi.

Sementara itu terhitung sejak hari Pemerintah Kota Samarinda telah menetapkan status tanggap darurat untuk penanganan banjir tersebut. Sebab terdapat 31.946 yang terdampak bencana ini.
</description><content:encoded>SAMARINDA - Banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 1 meter merendam 10 kelurahan di 4 kecamatan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Banjir tersebut diakibatkan oleh tingginya curah hujan tinggi sehingga Sungai Mahakam meluap. Informasi yang dihimpun, bencana ini sudah berlangsung dalam empat hari terakhir.

Meski demikian Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, penanggulangan banjir di wilayahnya masih terkendala anggaran normalisasi sungai. Anggaran tertunda akibat pendemi virus corona (Covid-19).

&amp;ldquo;Sampai sekarang, berketepatan dengan pandemi Covid-19 ini, semua anggaran dipangkas, diarahkan ke pendidikan dan kesehatan. Itu yang membuat kita tertunda lagi (untuk normalisasi Sungai Mahakam),&amp;rdquo; ujarnya pada Selasa (26/5/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Banjir di Kalimantan, Bappenas Sebut Itu Bukan Wilayah Ibu Kota Baru&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Tapi mudah-mudahan, waktu kita sampaikan itu Kementerian PUPR menanggapi positif memberikan bantuan untuk penanggulangan (normalisasi sungai),&amp;rdquo; tambah Hadi.

Sementara itu terhitung sejak hari Pemerintah Kota Samarinda telah menetapkan status tanggap darurat untuk penanganan banjir tersebut. Sebab terdapat 31.946 yang terdampak bencana ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
