<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menuju New Normal, Pemkot Solo Bakal Tutup Rumah Karantina</title><description>Meski ditutup, pengawasan bagi warga yang datang dari wilayah zona merah pandemi Covid-19 tetap dilakukan melibatkan kelurahan hingga RT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina"/><item><title>Menuju New Normal, Pemkot Solo Bakal Tutup Rumah Karantina</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina</guid><pubDate>Selasa 26 Mei 2020 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina-A97TW7DOvT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto : Okezone.com/Bramantyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/26/512/2219901/menuju-new-normal-pemkot-solo-bakal-tutup-rumah-karantina-A97TW7DOvT.jpg</image><title>Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. (Foto : Okezone.com/Bramantyo)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Menuju penerapan normal baru atau disebut new normal, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai berbenah diri. Ditengah pandemi Covid-19 ini, Pemkot Solo sedang meninjau kembali penerapan status kejadian luar biasa (KLB) Corona.

&quot;Masih kami koordinasikan apakah Kejadian Luar Biasa (KLB) corona akan dicabut atau hanya kelonggaran,&quot; kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (26/5/2020).

Salah satu tujuannya agar warga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, tapi tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan. Sebab sampai saat ini, masih ada penambahan pasien positif virus corona di Kota Solo.

&quot;Nanti kita lihat hasilnya (koordinasi) seperti apa,&quot; ujarnya.

Namun salah satu langkah yang akan diambil Pemkot Solo, di antaranya menutup rumah karantina di Graha Wisata Niaga Solo, mulai Jumat (29/3/2020).

Meski ditutup, pengawasan bagi warga yang datang dari wilayah zona merah pandemi Covid-19 tetap dilakukan dengan melibatkan kelurahan hingga rukun tetangga (RT).

&quot;Masyarakat tetap melakukan karantina secara mandiri bagi orang dalam pemantauan (ODP) agar penyebaran virus Covid-19 tidak meluas. Mulai dari lurah hingga RT harus  memantau warganya yang pulang dari zona merah agar mengarantina diri selama 14 hari di rumah,&quot; tutur Rudy.

Wali Kota menambahkan, saat ini Pemkot Solo sudah melakukan persiapan menuju  kondisi new normal. Khususnya di dunia pendidikan, terkait mekanisme kehadiran siswa di sekolah. Saat ini sedang proses untuk infrastrukturnya.

&quot;Jadi new normal itu bisa 30% di sekolah 70% di rumah. Atau sebaliknya 50% di sekolah dan 50% di rumah,&quot; katanya.

Saat ini ia banyak mendapat masukan dari orangtua murid jika aktivitas belajar mengajar dilaksanakan kembali pada Juni mendatang karena bahaya Covid-19 belum sepenuhnya menghilang.

&quot;Ada kekhawatiran dari orangtua jika  anaknya tertular virus corona,&quot; tutur Rudy.

</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Menuju penerapan normal baru atau disebut new normal, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai berbenah diri. Ditengah pandemi Covid-19 ini, Pemkot Solo sedang meninjau kembali penerapan status kejadian luar biasa (KLB) Corona.

&quot;Masih kami koordinasikan apakah Kejadian Luar Biasa (KLB) corona akan dicabut atau hanya kelonggaran,&quot; kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Selasa (26/5/2020).

Salah satu tujuannya agar warga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa, tapi tetap melaksanakan sesuai protokol kesehatan. Sebab sampai saat ini, masih ada penambahan pasien positif virus corona di Kota Solo.

&quot;Nanti kita lihat hasilnya (koordinasi) seperti apa,&quot; ujarnya.

Namun salah satu langkah yang akan diambil Pemkot Solo, di antaranya menutup rumah karantina di Graha Wisata Niaga Solo, mulai Jumat (29/3/2020).

Meski ditutup, pengawasan bagi warga yang datang dari wilayah zona merah pandemi Covid-19 tetap dilakukan dengan melibatkan kelurahan hingga rukun tetangga (RT).

&quot;Masyarakat tetap melakukan karantina secara mandiri bagi orang dalam pemantauan (ODP) agar penyebaran virus Covid-19 tidak meluas. Mulai dari lurah hingga RT harus  memantau warganya yang pulang dari zona merah agar mengarantina diri selama 14 hari di rumah,&quot; tutur Rudy.

Wali Kota menambahkan, saat ini Pemkot Solo sudah melakukan persiapan menuju  kondisi new normal. Khususnya di dunia pendidikan, terkait mekanisme kehadiran siswa di sekolah. Saat ini sedang proses untuk infrastrukturnya.

&quot;Jadi new normal itu bisa 30% di sekolah 70% di rumah. Atau sebaliknya 50% di sekolah dan 50% di rumah,&quot; katanya.

Saat ini ia banyak mendapat masukan dari orangtua murid jika aktivitas belajar mengajar dilaksanakan kembali pada Juni mendatang karena bahaya Covid-19 belum sepenuhnya menghilang.

&quot;Ada kekhawatiran dari orangtua jika  anaknya tertular virus corona,&quot; tutur Rudy.

</content:encoded></item></channel></rss>
