<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komedian Tanzania Diadili karena Tertawai Presiden </title><description>Sultan dituduh melanggar UU Kejahatan Dunia Maya dan mengejek presiden.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden"/><item><title>Komedian Tanzania Diadili karena Tertawai Presiden </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden</guid><pubDate>Rabu 27 Mei 2020 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden-oNeKhUjDiK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Tanzania, John Magufuli. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/27/18/2220501/komedian-tanzania-diadili-karena-tertawai-presiden-oNeKhUjDiK.jpg</image><title>Presiden Tanzania, John Magufuli. (Foto: Reuters)</title></images><description>DAR ES SALAAM - Komedian Tanzania Idris Sultan disidang di pengadilan ibu kota komersial Dar Es Salaam  pada Rabu pagi (27/5/2020), delapan hari setelah dia ditangkap karena menertawai Presiden John Magufuli.
Juru Bicara Kepolisian Tanzania mengatakan kepada BBC bahwa Sultan akan didakwa dengan tuduhan kejahatan siber, merusak bukti dan menggunakan kartu Sim yang terdaftar atas nama orang lain.
Dia ditangkap pada Selasa pekan lalu (19/5/2020) setelah sebuah video memperlihatkan komedian itu menertawakan foto lama Presiden John Magufuli yang mengenakan setelan kebesaran yang beredar di media sosial.
Menurut pengacaranya, Bennedict Ishabakaki, polisi menuduh Sultan melanggar UU Kejahatan Dunia Maya dan mengejek presiden.
Banyak pengguna media sosial telah membagikan ulang video tersebut dengan tagar #FreeIdrisSultan dan menetapkan fotonya sebagai foto profil mereka untuk menunjukkan solidaritas.
&quot;Kita harus mempromosikan &amp;amp; mendukung kebebasan artistik dan penciptaan (inovasi) sebagai bagian dari demokrasi partisipatif,&quot; cuit advokat hak digital Maxence Melo di Twitter sebagaimana dilansir BBC, .
Tahun lalu, Sultan ditahan setelah membagikan foto dirinya dan presiden yang bertukar muka.
Penahanan Sultan menjadi pengingat terbaru dari undang-undang regulasi digital yang oleh para aktivis dianggap melanggar kebebasan berekspresi.
</description><content:encoded>DAR ES SALAAM - Komedian Tanzania Idris Sultan disidang di pengadilan ibu kota komersial Dar Es Salaam  pada Rabu pagi (27/5/2020), delapan hari setelah dia ditangkap karena menertawai Presiden John Magufuli.
Juru Bicara Kepolisian Tanzania mengatakan kepada BBC bahwa Sultan akan didakwa dengan tuduhan kejahatan siber, merusak bukti dan menggunakan kartu Sim yang terdaftar atas nama orang lain.
Dia ditangkap pada Selasa pekan lalu (19/5/2020) setelah sebuah video memperlihatkan komedian itu menertawakan foto lama Presiden John Magufuli yang mengenakan setelan kebesaran yang beredar di media sosial.
Menurut pengacaranya, Bennedict Ishabakaki, polisi menuduh Sultan melanggar UU Kejahatan Dunia Maya dan mengejek presiden.
Banyak pengguna media sosial telah membagikan ulang video tersebut dengan tagar #FreeIdrisSultan dan menetapkan fotonya sebagai foto profil mereka untuk menunjukkan solidaritas.
&quot;Kita harus mempromosikan &amp;amp; mendukung kebebasan artistik dan penciptaan (inovasi) sebagai bagian dari demokrasi partisipatif,&quot; cuit advokat hak digital Maxence Melo di Twitter sebagaimana dilansir BBC, .
Tahun lalu, Sultan ditahan setelah membagikan foto dirinya dan presiden yang bertukar muka.
Penahanan Sultan menjadi pengingat terbaru dari undang-undang regulasi digital yang oleh para aktivis dianggap melanggar kebebasan berekspresi.
</content:encoded></item></channel></rss>
